Indonesia masih menghadapi tantangan pemenuhan talenta digital. Pada tahun 2025, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memperkirakan kebutuhan talenta digital nasional mencapai sekitar 9 juta orang pada 2030. Oleh karena itu, perguruan tinggi didorong menjadi salah satu motor utama pencetak sumber daya manusia di bidang tersebut.
Sebagai bagian dari upaya menyiapkan talenta digital masa depan, Universitas Pertamina dan PT Indosat Tbk memperkuat kolaborasi untuk mendukung pengembangan pendidikan, riset, dan ekosistem digital di lingkungan kampus.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi serta Penyediaan Jaringan dan Jasa Telekomunikasi, Informasi, dan Teknologi di lingkungan Universitas Pertamina, pada 20 April 2026 yang bertempat di Kantor Pusat PT Indosat Tbk.
Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Muhammad Buldansyah selaku Director & Chief Business Officer PT Indosat Tbk dan Prof. Dr. techn. Djoko Triyono selaku Penjabat Sementara (Pjs.) Rektor Universitas Pertamina.
Melalui kemitraan ini, kedua institusi sepakat menjajaki berbagai program yang mencakup pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, program magang mahasiswa, hingga dukungan layanan telekomunikasi dan teknologi informasi yang menunjang aktivitas akademik maupun operasional kampus.
Kerja sama antara perguruan tinggi dan industri menjadi semakin penting seiring berkembangnya teknologi digital yang turut mengubah kebutuhan kompetensi di dunia kerja.
Selain memperkaya pengalaman belajar mahasiswa melalui paparan langsung terhadap dunia industri, kolaborasi ini juga membuka peluang pengembangan riset terapan dan inovasi yang lebih relevan dengan tantangan sektor teknologi dan telekomunikasi.
Pjs. Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. techn. Djoko Triyono, menegaskan bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan industri merupakan langkah strategis dalam menyiapkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mampu berkontribusi dalam pembangunan nasional.
“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri merupakan kunci untuk menghasilkan inovasi yang berdampak serta menyiapkan lulusan yang mampu menjawab tantangan transformasi digital. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, dan seluruh sivitas akademika Universitas Pertamina,” ujarnya.
Melalui kerja sama ini, mahasiswa Universitas Pertamina diharapkan memperoleh lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan kompetensi profesional melalui program pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri, pengalaman magang, serta berbagai kegiatan pengembangan kapasitas yang akan dijalankan bersama.
Di sisi lain, dosen dan peneliti juga memiliki peluang untuk memperluas kolaborasi riset yang aplikatif dan berorientasi pada kebutuhan dunia usaha dan masyarakat.
Selain mendukung pengembangan sumber daya manusia, kemitraan ini juga diharapkan memperkuat ekosistem digital kampus melalui penyediaan jaringan dan layanan teknologi informasi yang andal. Dukungan infrastruktur tersebut menjadi fondasi penting dalam menunjang proses pembelajaran, penelitian, dan inovasi yang semakin terintegrasi dengan teknologi.
Ke depan, Universitas Pertamina dan Indosat berkomitmen mengembangkan berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat langsung bagi sivitas akademika sekaligus mendukung upaya peningkatan kualitas talenta digital Indonesia. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri dalam menghadapi kebutuhan kompetensi masa depan.
Kerja sama ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia, riset, dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.