ID / EN
Berita Kampus

Universitas Pertamina Bahas Peran Manajemen Program dalam Mendukung Transformasi Digital


Published by: Universitas Pertamina Selasa, 28 Juli 2026
Dibaca: 30 kali
Transformasi digital kini menjadi bagian penting dari strategi organisasi dalam meningkatkan efisiensi, inovasi, dan kualitas layanan di berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pemerintahan, hingga industri. Namun, keberhasilan transformasi tersebut tidak hanya ditentukan oleh adopsi teknologi, melainkan juga kemampuan mengelola berbagai inisiatif secara terintegrasi agar mampu menghasilkan manfaat strategis yang berkelanjutan.
Kebutuhan akan talenta yang mampu memimpin proses transformasi tersebut pun semakin meningkat. 

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami aspek teknis digitalisasi, tetapi juga memiliki kompetensi dalam manajemen program agar mampu memastikan setiap inisiatif perubahan memberikan nilai nyata bagi organisasi maupun masyarakat.

Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Pertamina melalui Program Cipta Karsa menyelenggarakan kuliah umum bertajuk "Program Management for Digital Transformation: Lessons from National Digital Health, Smart City, and Enterprise Systems: From Managing Projects to Delivering Strategic Benefitspada Selasa, 23 Juni 2026. 

Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti sekitar 400 mahasiswa Universitas Pertamina dan menghadirkan Surahyo, M.Eng.Sc., Director & Senior International Consultant, sebagai narasumber. Kuliah umum dimoderatori oleh Muhammad Arham, Ph.D., dosen Program Studi Manajemen Universitas Pertamina.

Dalam pemaparannya, Surahyo menjelaskan bahwa transformasi digital memerlukan pendekatan manajemen program yang mampu menyelaraskan strategi organisasi, implementasi teknologi, serta pencapaian manfaat jangka panjang. Menurutnya, transformasi digital tidak dapat dipandang sebagai kumpulan proyek yang berdiri sendiri, melainkan sebagai rangkaian program yang saling terhubung untuk mewujudkan tujuan strategis organisasi.

Untuk memberikan gambaran implementasi di lapangan, Surahyo memaparkan sejumlah studi kasus, mulai dari pengembangan digital health, penerapan konsep smart city, hingga implementasi enterprise systems. Berbagai contoh tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya diukur dari selesainya sebuah proyek, tetapi dari sejauh mana program tersebut mampu meningkatkan kinerja organisasi, memperbaiki layanan publik, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Materi disampaikan secara interaktif melalui pembahasan studi kasus dan sesi diskusi yang mengulas berbagai tantangan implementasi transformasi digital, seperti koordinasi lintas pemangku kepentingan, pengelolaan perubahan organisasi (change management), hingga pentingnya menyelaraskan strategi bisnis dengan inovasi teknologi. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan mengenai penerapan transformasi digital di beragam sektor industri.

"Transformasi digital yang berhasil tidak hanya berfokus pada penyelesaian proyek, tetapi pada kemampuan menciptakan manfaat strategis yang berkelanjutan bagi organisasi dan masyarakat. Karena itu, setiap inisiatif perlu dikelola sebagai bagian dari sebuah program yang memiliki arah, tujuan, dan nilai yang jelas sehingga mampu memberikan dampak jangka panjang," ungkap Surahyo.

Melalui kuliah umum ini, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi manfaat dalam manajemen program transformasi digital. Wawasan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja yang semakin membutuhkan kemampuan mengelola inovasi, memimpin perubahan organisasi, serta mengawal transformasi berbasis teknologi.

Penyelenggaraan kuliah umum Cipta Karsa ini mencerminkan komitmen Universitas Pertamina dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan dinamika industri dan tantangan masa depan. Sejalan dengan semangat UPER Berdampak, kegiatan ini turut mendukung Asta Cita ke-4, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia unggul melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengembangan inovasi yang berdaya saing.

Kuliah umum ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui penguatan kompetensi di bidang inovasi dan transformasi digital, serta SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui pembahasan penerapan teknologi digital untuk mendukung pembangunan kota yang lebih cerdas, inklusif, dan berkelanjutan. [AN]
Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved