Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), serta perubahan pola konsumsi informasi mendorong industri media dan komunikasi terus beradaptasi. Praktisi public relations kini tidak hanya dituntut mampu membangun hubungan dengan publik, tetapi juga menguasai komunikasi digital, memahami dinamika media, serta menyusun strategi komunikasi yang responsif terhadap perubahan.
Di tengah perkembangan tersebut, pengalaman belajar yang mempertemukan mahasiswa dengan dunia profesional menjadi bagian penting dalam mempersiapkan lulusan yang mampu memahami kebutuhan industri sekaligus mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah.
Melalui pendekatan tersebut, Program Studi Komunikasi Universitas Pertamina menyelenggarakan Company Visit 2026 bertajuk “From Campus to Industry: Exploring Public Relations and Media Practice” di Kompas Gramedia, Jakarta, pada 10 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti mahasiswa Program Studi Komunikasi Universitas Pertamina angkatan 2024 ini menghadirkan ruang belajar langsung mengenai praktik public relations, transformasi industri media, serta budaya kerja profesional di salah satu perusahaan media terbesar di Indonesia.
Mahasiswa mengikuti sesi diskusi bersama praktisi Kompas Gramedia yang membahas perkembangan industri media di era digital, strategi komunikasi korporat, pengembangan bisnis media, hingga kompetensi yang semakin dibutuhkan oleh insan komunikasi.
Selain kemampuan menulis dan membangun relasi, praktisi komunikasi kini dituntut memiliki kemampuan berpikir strategis, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta memahami karakteristik berbagai platform komunikasi yang terus berkembang.
Pembelajaran kemudian berlanjut melalui studio tour yang mengajak mahasiswa melihat secara langsung proses produksi media di Kompas Gramedia. Mulai dari alur perencanaan pemberitaan, proses koordinasi di control room, hingga kolaborasi antardivisi dalam menghasilkan produk jurnalistik yang akurat dan kredibel. Pengalaman ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai bagaimana fungsi editorial, komunikasi korporat, dan pengembangan bisnis saling terhubung dalam ekosistem industri media.
Godfrida Winda selaku Corporate Communication Kompas Gramedia, menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami dinamika dunia kerja secara lebih dekat.
"Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan gambaran nyata mengenai dunia media profesional sekaligus menginspirasi mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan industri. Sinergi antara kampus dan dunia kerja menjadi kunci dalam mencetak lulusan yang adaptif dan siap menghadapi perubahan," ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Salah satu mahasiswa Program Studi Komunikasi Universitas Pertamina, Seren Ramadhani, mengaku memperoleh perspektif baru mengenai dunia media setelah mengikuti company visit tersebut.
"Saya sangat senang bisa berkunjung ke Kompas Gramedia dan memahami bagaimana industri media bekerja dari balik layar. Pengalaman ini memberikan motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan kemampuan agar siap menghadapi dunia profesional," ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan mengenai proses kerja industri media, tetapi juga memahami bagaimana teori komunikasi diterapkan dalam praktik profesional. Interaksi langsung dengan praktisi memberikan gambaran mengenai kompetensi yang dibutuhkan industri sekaligus memperluas perspektif mahasiswa terhadap berbagai peluang karier di bidang komunikasi.
Kolaborasi antara Universitas Pertamina dan Kompas Gramedia menunjukkan bahwa pembelajaran akan semakin bermakna ketika mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menguji pengetahuan melalui pengalaman nyata. Pendekatan ini menjadi bagian dari semangat UPER Berdampak, yaitu menghadirkan proses pembelajaran yang menghasilkan lulusan adaptif, memiliki kesiapan profesional, serta mampu memberikan kontribusi bagi perkembangan industri dan masyarakat.
Kegiatan ini selaras dengan Asta Cita ke-4, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan, penguasaan ilmu pengetahuan, dan teknologi.
Selain itu, kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas dengan menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman yang menghubungkan teori dengan praktik industri; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kompetensi dan kesiapan kerja mahasiswa sesuai kebutuhan dunia profesional; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi Universitas Pertamina dan Kompas Gramedia dalam membangun ekosistem pembelajaran yang relevan dengan perkembangan industri. [MV]