ID / EN
Berita Kampus

Industrial Gathering 2026 Universitas Pertamina Perkuat Sinergi Akademisi, Industri, dan Pemerintah


Published by: Universitas Pertamina Jumat, 31 Juli 2026
Dibaca: 13 kali
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) mendorong dunia pendidikan, industri, dan pemerintah memperkuat kolaborasi dalam menyiapkan talenta yang adaptif terhadap transformasi dunia kerja. Sinergi lintas sektor menjadi fondasi penting agar pemanfaatan AI tidak hanya mendorong inovasi, tetapi juga meningkatkan daya saing nasional dan mendukung pembangunan Indonesia di masa depan.

Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Pertamina menyelenggarakan Industrial Gathering 2026 bertajuk “Adapting to Industry Needs in the Era of Artificial Intelligence (AI)” pada 22 Maret 2026 di Auditorium MyPertamina, Jakarta. Kegiatan ini menjadi forum kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah untuk membahas implementasi AI sekaligus pengembangan talenta yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja.

Sebanyak 29 perusahaan dan 78 perwakilan industri berpartisipasi dalam kegiatan ini. Forum tersebut menjadi wadah untuk menyelaraskan kebutuhan industri dengan pengembangan pendidikan tinggi, riset, serta kompetensi lulusan agar mampu menghadapi perubahan yang semakin cepat akibat kemajuan teknologi digital.
Kepala Pusat Perencanaan Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan RI, Dr. Eng. Mohammad Mustafa Sarinanto, IPU, menegaskan bahwa penguasaan AI kini menjadi kompetensi yang tidak dapat diabaikan.

"Siapa yang tidak turut belajar AI akan tertinggal. Manusia harus tetap memanfaatkan AI, bukan sebaliknya. Karena itu, Kementerian Ketenagakerjaan terus mendorong program pemagangan dan menyiapkan regulasi untuk mengantisipasi dampak AI terhadap dunia kerja," ujar Dr. Mustafa.

Dalam sesi diskusi, Director of Human Capital PT Pertamina International Shipping, Septiadi Nugroho, menekankan pentingnya mempererat kemitraan antara perguruan tinggi dan industri. Menurutnya, kolaborasi yang lebih erat akan mempercepat penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus memperluas kesempatan mahasiswa memperoleh pengalaman pembelajaran berbasis praktik.

"Laboratorium Pertamina terbuka untuk dimanfaatkan. Studi kasus dan riset sudah tersedia sehingga proses pembelajaran dapat lebih selaras dengan kebutuhan industri tanpa harus menunggu perubahan kurikulum dalam waktu yang lama," kata Septiadi.

Sementara itu, Country Head Digital and Integration SLB Indonesia, M. Arief Dharmawan, menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Menurutnya, keterlibatan pemerintah, industri, penyedia teknologi, akademisi, hingga mahasiswa diperlukan untuk menghasilkan solusi inovatif yang mampu menjawab berbagai tantangan strategis bangsa.

Penyelenggaraan Industrial Gathering 2026 sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 17, Partnerships for the Goals, yang menekankan pentingnya kemitraan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Melalui forum ini, Universitas Pertamina terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna membangun ekosistem pendidikan yang relevan dengan perkembangan industri dan teknologi.

Kegiatan ini juga mendukung Asta Cita keempat yang berfokus pada penguatan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas. Pengembangan kompetensi di bidang AI menjadi salah satu langkah strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global.

Melalui Industrial Gathering 2026, Universitas Pertamina kembali menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan berdampak yang terhubung dengan kebutuhan industri dan tantangan masa depan. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu melahirkan talenta, inovasi, dan solusi yang memberikan dampak nyata bagi dunia industri, masyarakat, serta pembangunan nasional. [MP]
Thumbnail Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved