ID / EN
Berita Kampus

Universitas Pertamina Dorong Inovasi Pembelajaran melalui Program UPGRADING untuk Dosen


Published by: Universitas Pertamina Selasa, 28 Juli 2026
Dibaca: 29 kali
Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara mahasiswa belajar, berinteraksi, dan menyerap informasi. Mahasiswa Generasi Z yang tumbuh di tengah kemajuan teknologi cenderung menyukai pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, serta memberikan ruang untuk berpartisipasi aktif. 

Perubahan karakteristik tersebut mendorong perguruan tinggi untuk terus mengembangkan pendekatan pembelajaran yang relevan agar proses pendidikan tidak hanya efektif, tetapi juga mampu membangun kompetensi dan kemandirian belajar mahasiswa.

Sebagai bagian dari komitmen meningkatkan mutu pendidikan, Universitas Pertamina melalui Direktorat Pendidikan menyelenggarakan program UPGRADING bertajuk “Strategi Membangun Proaktivitas Mahasiswa melalui Desain Pembelajaran Ramah Gen Z”. 

Program ini menghadirkan Dr. Lucia Retno Mursitolaksmi, M.Si., M.Sp.Ed., sebagai narasumber utama. Dalam sesi seminar, Dr. Lucia membagikan berbagai pendekatan praktis yang dapat diterapkan dosen untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna sekaligus mendorong mahasiswa menjadi pembelajar yang aktif, mandiri, dan bertanggung jawab.

Menurut Dr. Lucia, mahasiswa Generasi Z memiliki kemampuan beradaptasi yang tinggi terhadap perkembangan teknologi. Namun, karakter tersebut perlu diimbangi dengan lingkungan belajar yang memberikan rasa aman, kesempatan untuk berekspresi, serta ruang untuk berkolaborasi. 

Oleh karena itu, peran dosen tidak lagi sebatas menyampaikan materi, tetapi juga merancang pengalaman belajar yang mampu membangkitkan rasa ingin tahu, menumbuhkan inisiatif, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.

Salah satu materi yang menjadi perhatian dalam sesi tersebut adalah pentingnya membangun psychological safety di ruang kelas. Lingkungan belajar yang aman secara psikologis dinilai mampu meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa untuk bertanya, menyampaikan pendapat, berdiskusi, hingga belajar dari kesalahan tanpa rasa takut terhadap penilaian negatif. Dengan terciptanya suasana yang inklusif, proses pembelajaran menjadi lebih terbuka sehingga mahasiswa terdorong untuk aktif berpartisipasi dan mengembangkan potensinya secara optimal.

Selain itu, peserta juga memperoleh berbagai strategi dalam merancang aktivitas pembelajaran, penugasan, hingga asesmen yang berorientasi pada peningkatan proaktivitas mahasiswa. 

Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan proses belajar yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga membentuk kemampuan mahasiswa dalam memecahkan masalah, bekerja sama, berkomunikasi, dan mengambil inisiatif di berbagai situasi.

Menutup sesi seminar, Dr. Lucia menegaskan bahwa keberhasilan pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh metode mengajar ataupun pemanfaatan teknologi, melainkan juga oleh kualitas hubungan yang dibangun antara dosen dan mahasiswa. 

Menurutnya, setiap pendidik memiliki pengalaman, nilai, dan ketulusan yang dapat menjadi kekuatan dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna apabila disampaikan dengan pendekatan yang sesuai dengan karakter mahasiswa saat ini.

"Pada akhirnya, mengajar Gen Z bukan tentang menjadi orang lain, melainkan tentang menemukan cara untuk menyampaikan pengalaman, ketulusan, dan nilai-nilai yang kita miliki agar dapat membangun koneksi serta menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi mereka. Ketika mahasiswa merasa dihargai, didengarkan, dan diberi ruang untuk bertumbuh, mereka akan lebih berani mengambil inisiatif, berkolaborasi, serta memiliki motivasi belajar yang datang dari dalam dirinya sendiri. Di situlah proses pembelajaran benar-benar mampu menciptakan dampak yang berkelanjutan," ujar Dr. Lucia.

Pada kesempatan yang sama, Universitas Pertamina juga memberikan apresiasi kepada dosen bidang pengajaran Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi para dosen dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.

Melalui penguatan kompetensi dosen, Universitas Pertamina terus menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan siap menghadapi dinamika dunia kerja. 

Komitmen tersebut menjadi bagian dari implementasi UPER Berdampak, yaitu menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan unggul, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. 

Upaya ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan, serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). [MV]
Thumbnail Thumbnail Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved