Persaingan dunia kerja masih menjadi tantangan bagi lulusan perguruan tinggi. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2026 sebesar 4,68 persen. Kondisi ini mendorong pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri untuk meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat keterhubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri, Career Development Center (CDC) Universitas Pertamina berkolaborasi dengan PT Serasi Autoraya (SERA), member of Astra, menyelenggarakan “SERA Explore Goes to Universitas Pertamina” pada Kamis 18 Juni 2026. Kegiatan ini memadukan sesi pengenalan industri, pengembangan keterampilan rekrutmen, hingga campus hiring bagi alumni.
Kegiatan yang diikuti oleh 37 peserta tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri. Selain memperoleh wawasan mengenai perkembangan bisnis dan kebutuhan dunia kerja, peserta juga berinteraksi langsung dengan praktisi serta tim rekrutmen perusahaan untuk memahami kompetensi yang dibutuhkan di lingkungan profesional.
Pada sesi Bright UP Session, Benhard Humisar selaku IBID Account Division Head memperkenalkan profil IBID sebagai salah satu unit bisnis SERA yang bergerak di bidang pelelangan barang secara daring. Ia menjelaskan perkembangan bisnis perusahaan, jaringan operasional, layanan digital, hingga peluang karier yang tersedia di lingkungan SERA Group sehingga peserta memperoleh gambaran mengenai prospek industri dan kebutuhan talenta di sektor tersebut.
Pembekalan kemudian dilanjutkan melalui sesi pelatihan penyusunan Curriculum Vitae (CV), penulisan surat lamaran kerja, serta strategi menghadapi wawancara yang dipandu oleh Reza Anggriawan selaku HR Recruitment SERA. Dalam sesi ini, peserta memperoleh berbagai tips praktis untuk meningkatkan kualitas dokumen lamaran sekaligus mempersiapkan diri menghadapi proses seleksi kerja.
Reza Anggriawan menegaskan bahwa kesiapan memasuki dunia kerja merupakan kompetensi yang dapat terus diasah melalui proses belajar dan pengembangan diri.
“Semua proses yang teman-teman pelajari itu dapat ditingkatkan. Mencari pekerjaan bukan hanya sekadar kesempatan yang datang, tetapi dibutuhkan kemampuan agar ada kecocokan antara kamu dan perusahaan yang kamu lamar,” ujarnya.
Tidak berhenti pada pembekalan, SERA juga membuka program Campus Hiring yang memberikan kesempatan bagi alumni Universitas Pertamina untuk mengikuti proses rekrutmen secara langsung. Sejumlah peserta berhasil lolos tahap administrasi untuk posisi Auction IBID dan melanjutkan ke tahap wawancara, sehingga kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan, tetapi juga membuka akses nyata menuju dunia kerja.
Sementara itu, Benhard Humisar menekankan bahwa pemahaman terhadap dinamika industri menjadi bekal penting bagi lulusan dalam merencanakan karier.
“Pahami bisnis dan kebutuhan industri agar dapat melihat peluang karier yang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki serta mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia usaha,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi dengan dunia industri, Universitas Pertamina terus menghadirkan berbagai program yang memperkuat kesiapan karier mahasiswa dan alumni. Kehadiran Bright UP Session dan Campus Hiring tidak hanya membekali peserta dengan pemahaman mengenai proses rekrutmen, tetapi juga memberikan kesempatan untuk terhubung langsung dengan perusahaan dan mengikuti seleksi kerja.
Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Universitas Pertamina dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8: Decent Work and Economic Growth, melalui penguatan kompetensi lulusan serta perluasan akses terhadap peluang kerja yang berkualitas. [MP]