Meningkatnya biaya hidup dan ketidakpastian kondisi ekonomi mendorong pentingnya perencanaan keuangan sejak usia produktif, termasuk dalam mempersiapkan masa pensiun. Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Pertamina melalui Direktorat Sumber Daya Manusia menyelenggarakan kegiatan Sustaining Joy in Your Later Years pada Jumat, 10 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti oleh dosen dan karyawan ini menghadirkan Corporate Relationship Manager Bank Negara Indonesia (BNI), Dina Dinarwati, MM., CFP., untuk memberikan edukasi mengenai pengelolaan dana pensiun dan literasi keuangan.
Program ini menjadi bagian dari upaya Universitas Pertamina dalam memperkuat kesejahteraan pegawai melalui peningkatan kapasitas di bidang pengelolaan keuangan. Selain mengenalkan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK), peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menyusun perencanaan finansial sejak dini agar memiliki kesiapan ekonomi ketika memasuki masa purna tugas.
Dalam pemaparannya, Dina Dinarwati menjelaskan bahwa dana pensiun bukan hanya instrumen tabungan jangka panjang, tetapi juga bagian dari strategi menjaga kualitas hidup setelah memasuki masa pensiun. Melalui DPLK, peserta dapat merencanakan investasi secara bertahap sesuai kemampuan dan profil risiko masing-masing, sekaligus memperoleh manfaat pensiun yang dikelola secara profesional. Materi juga membahas perubahan ketentuan dana pensiun berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023, pilihan paket investasi, hingga mekanisme pencairan manfaat pensiun.
Selain membahas aspek teknis DPLK, peserta juga diajak memahami pentingnya membangun kebiasaan finansial yang sehat. Mulai dari menyusun anggaran, mengendalikan pengeluaran rutin, membangun dana darurat, hingga menentukan instrumen investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan. Literasi tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi pegawai dalam mengambil keputusan finansial yang lebih terencana.
“Perencanaan keuangan tidak hanya tentang menabung, tetapi juga mengendalikan pengeluaran kecil yang berulang 'bocor halus' serta menyusun prioritas mulai dari dana darurat hingga perencanaan pajak,” ujar Dina.
Melalui kegiatan ini, Universitas Pertamina berharap dosen dan tenaga kependidikan semakin siap merencanakan masa depan secara finansial, sehingga dapat menjalani masa purna tugas dengan lebih sejahtera. Upaya tersebut menjadi bagian dari inisiatif UPER Berdampak, yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh sivitas akademika melalui penguatan kesejahteraan dan pengembangan sumber daya manusia.
Komitmen tersebut sejalan dengan Asta Cita poin ke 4, khususnya dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas sebagai fondasi Indonesia Emas 2045. Melalui penguatan literasi keuangan dan perlindungan kesejahteraan pegawai, Universitas Pertamina berkontribusi menciptakan lingkungan kerja yang produktif, adaptif, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kesejahteraan finansial pegawai, serta SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) dengan mendorong terciptanya pekerjaan yang layak dan perlindungan kesejahteraan jangka panjang bagi tenaga kerja. (AN)