Di industri energi, kualitas keputusan sangat bergantung pada bagaimana data dikelola. Hal ini menjadi fokus utama dalam kuliah tamu bertajuk “Aplikasi Manajemen Data di Dunia Industri” yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Geofisika Universitas Pertamina pada Selasa, 7 April 2026 di Gedung Griya Legita.
Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Manajemen Proyek dan Data yang diikuti oleh 40 mahasiswa. Melalui kuliah tamu ini, mahasiswa diajak memahami bagaimana pengelolaan data diterapkan secara nyata di industri serta perannya dalam mendukung pengambilan keputusan yang akurat dan efisien.
Hadir sebagai narasumber, Oddy Anggadi Pranidhana selaku Country Representative Indonesia dari Cegal Indonesia Office, membagikan pengalaman profesionalnya dalam mengelola data di sektor drilling dan geofisika.
Dalam pemaparannya, Oddy menjelaskan bahwa pengelolaan data tidak hanya sebatas penyimpanan, tetapi mencakup keseluruhan siklus hidup data. Ia memperkenalkan konsep CRUD (Create, Read, Update, Delete) sebagai fondasi utama dalam manajemen data industri.
“CRUD bukan sekadar konsep teknis, tetapi kerangka dasar yang memastikan data tetap akurat, terstruktur, dan dapat digunakan untuk pengambilan keputusan,” jelas Oddy.
Ia juga menyoroti bagaimana dalam industri drilling dan geofisika, data seperti log sumur, data seismik, hingga data operasi harian harus dikelola secara sistematis. Kesalahan kecil dalam pengelolaan data dapat berdampak besar terhadap analisis dan keputusan operasional.
Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan pada pentingnya integritas data dan konsistensi dalam pengolahan informasi. Dengan pengelolaan data yang baik, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi kerja, meminimalkan risiko kesalahan, serta menghasilkan analisis yang lebih akurat dalam menghadapi kompleksitas industri energi.
Tidak hanya membahas aspek teknis, Oddy menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi perkembangan teknologi.
“Industri saat ini membutuhkan talenta yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu beradaptasi dan mengimplementasikan konsep tersebut dalam situasi nyata,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan gambaran langsung mengenai tuntutan dunia kerja, khususnya dalam bidang pengelolaan data industri. Kuliah tamu ini juga menjadi jembatan antara pembelajaran di kelas dengan praktik di lapangan.
Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 tentang pendidikan berkualitas dan poin 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Kuliah tamu ini memberikan mahasiswa akses pada pembelajaran yang tidak hanya teoritis, tetapi juga langsung dari praktik industri, sehingga meningkatkan kualitas proses belajar (SDG 4).
Di sisi lain, materi yang dibahas membantu mahasiswa memahami kebutuhan nyata dunia kerja dan membekali mereka dengan keterampilan yang relevan, sehingga mendukung kesiapan mereka untuk berkarier dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi (SDG 8).