ID / EN
Berita Kampus

Bangun Jurnalis Kampus yang Kritis dan Berintegritas, PERISAI Gelar Workshop Jurnalistik


Published by: Universitas Pertamina Kamis, 4 Juni 2026
Dibaca: 14 kali
Perkembangan media digital di Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan tingkat penetrasi internet nasional telah melampaui 79 persen pada 2025. 
Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya penyebaran konten di berbagai platform digital, kemampuan memilah, mengolah, dan menyampaikan informasi secara akurat menjadi keterampilan yang semakin penting, khususnya bagi generasi muda.
Kondisi tersebut memperkuat peran pers mahasiswa sebagai ruang pembelajaran jurnalistik yang tidak hanya melatih kemampuan menulis dan peliputan, tetapi juga membangun budaya berpikir kritis, etika komunikasi, serta tanggung jawab dalam menyebarkan informasi kepada publik.
Sebagai upaya meningkatkan kualitas jurnalisme kampus, UKM PERISAI Pers Mahasiswa Universitas Pertamina menggelar Workshop Pelatihan Jurnalistik dan studi banding bersama LENTUNA Pers Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Jakarta II pada 17 Mei 2026 di Auditorium Griya Legita Universitas Pertamina.
Kegiatan bertema “JEJAK: Jalin Erat Jurnalisme Kampus: Kolaborasi & Karya” ini diikuti oleh 87 peserta dari kedua institusi. Workshop menghadirkan Muhammad Zaky, S.Sos., M.H., Former Senior News Producer sekaligus dosen, yang membagikan wawasan mengenai dasar-dasar jurnalistik televisi, proses produksi berita, serta pentingnya membangun karakter jurnalis muda yang profesional, kritis, dan berintegritas.
Dalam pemaparannya, Muhammad Zaky menekankan bahwa keberimbangan informasi merupakan prinsip utama dalam menjaga kredibilitas media, terutama di era digital ketika informasi dapat tersebar dengan sangat cepat.
“Dalam jurnalisme televisi, setiap informasi harus disampaikan secara berimbang agar masyarakat dapat memahami peristiwa secara utuh dari berbagai sudut pandang. Jurnalis tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga menjaga kepercayaan publik melalui informasi yang akurat dan bertanggung jawab,” jelas Zaky.
Selain membahas aspek teknis jurnalistik, peserta juga diajak memahami tantangan yang dihadapi industri media saat ini, mulai dari persaingan kecepatan publikasi hingga pentingnya verifikasi informasi di tengah maraknya misinformasi dan disinformasi. Melalui materi tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai standar profesional yang perlu diterapkan dalam praktik jurnalistik.
Usai pelaksanaan workshop, kegiatan dilanjutkan dengan sesi studi banding antara UKM PERISAI Pers Mahasiswa Universitas Pertamina dan LENTUNA Pers Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Jakarta II. Rangkaian kegiatan meliputi pemaparan profil organisasi, berbagi pengalaman pengelolaan media kampus, sesi tanya jawab, hingga Focus Group Discussion (FGD) antar-divisi.
Melalui diskusi tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk bertukar ide, membandingkan strategi pengelolaan organisasi, serta mengeksplorasi berbagai inovasi yang dapat diterapkan dalam pengembangan pers mahasiswa di masing-masing institusi.
Ketua UKM PERISAI, Rendi Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah pertukaran wawasan dan pengalaman yang berharga bagi anggota pers mahasiswa. Menurutnya, kolaborasi antarorganisasi pers kampus memiliki peran penting dalam memperluas perspektif mahasiswa sekaligus memperkuat ekosistem jurnalistik yang sehat dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya membangun relasi antarpers mahasiswa, tetapi juga memperkuat budaya kolaborasi, pertukaran ide, serta semangat menghasilkan karya jurnalistik yang kritis, informatif, dan berdampak positif bagi lingkungan kampus maupun masyarakat,” ujar Rendi.
Melalui pelatihan dan studi banding ini, mahasiswa tidak hanya meningkatkan keterampilan jurnalistik, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan berpikir kritis yang relevan untuk berbagai bidang profesi di masa depan. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen mahasiswa dalam membangun budaya informasi yang kredibel, transparan, dan bertanggung jawab di lingkungan kampus.
Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 16, Peace, Justice and Strong Institutions, khususnya dalam mendukung akses terhadap informasi yang kredibel serta penguatan institusi yang transparan dan akuntabel. 
Melalui pengembangan kapasitas jurnalis muda, mahasiswa dibekali kemampuan untuk menghasilkan karya jurnalistik yang faktual, berimbang, dan bertanggung jawab. Selain meningkatkan kualitas pers mahasiswa, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya budaya literasi informasi dan berpikir kritis di lingkungan kampus yang penting dalam menghadapi tantangan era digital. [MP]
Thumbnail Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved