ID / EN
Berita Kampus

Langkah Menuju Dunia Global, Lima Mahasiswa Teknik Lingkungan UPER Study Abroad ke Malaysia


Published by: Universitas Pertamina Rabu, 23 September 2026
Dibaca: 7 kali
Lima mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Pertamina (UPER) angkatan 2023 akan menjalani program Universitas Pertamina Study Abroad (UP-SA) selama empat bulan di Universiti Teknologi Petronas (UTP), Malaysia. Berlangsung pada September hingga Desember 2026, program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran di lingkungan akademik internasional sekaligus memperluas pengalaman mereka dalam bidang Teknik Lingkungan.

Kelima mahasiswa tersebut terdiri atas Geofrey Calvin Oscar, Dyah Alyana Sulaksono, Muhammad Syafiq Zhafiri, Rivana Deborah Satriani, dan Adelia Laradini. Selama mengikuti UP-SA, mereka akan mengambil sejumlah kelas di UTP yang disesuaikan dengan minat dan bidang yang ingin mereka kembangkan.

Pengalaman tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk melihat bagaimana pengetahuan yang selama ini diperoleh di bangku kuliah diterapkan dalam lingkungan akademik yang berbeda. Perbedaan pendekatan pembelajaran, lingkungan kampus, hingga interaksi dengan mahasiswa dari latar belakang yang beragam menjadi bagian dari proses belajar yang akan mereka jalani selama berada di Malaysia.

Bagi mahasiswa Teknik Lingkungan, pengalaman lintas negara juga membuka kesempatan untuk memperluas perspektif dalam memahami persoalan lingkungan yang tidak terbatas pada satu wilayah. Isu seperti pengelolaan lingkungan, keberlanjutan, energi, maupun pengelolaan sumber daya memiliki tantangan yang berbeda di setiap negara sehingga pengalaman belajar di lingkungan akademik lain dapat menjadi referensi bagi mahasiswa dalam memahami persoalan tersebut secara lebih luas.

Selain kegiatan akademik, mahasiswa juga akan berinteraksi secara langsung dengan lingkungan sosial dan budaya Malaysia. Interaksi tersebut menjadi bagian dari proses adaptasi yang mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kemandirian, serta kesiapan bekerja dan berkolaborasi dalam lingkungan multikultural.

Kepala Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Pertamina, Dr. Eng. Ari Rahman, S.T., M.Eng., menilai pengalaman internasional dapat memberikan perspektif tambahan bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi akademiknya.

“Pembelajaran di lingkungan yang berbeda memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat suatu persoalan dari perspektif yang lebih luas. Bagi mahasiswa Teknik Lingkungan, pengalaman tersebut penting karena berbagai persoalan lingkungan memiliki karakteristik dan pendekatan penanganan yang dapat berbeda di setiap negara. Kami berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar selama mengikuti program, tetapi juga mampu membawa pengetahuan dan perspektif baru tersebut kembali ke lingkungan akademik di Universitas Pertamina,” ujarnya.

Menurutnya, pengalaman tersebut juga dapat mendorong mahasiswa untuk lebih aktif mengeksplorasi bidang yang diminati serta menghubungkan pembelajaran di kelas dengan perkembangan isu lingkungan yang terjadi secara global.

Dekan Fakultas Perencanaan Infrastruktur (FPI) Universitas Pertamina, Dr. Eng. Ir. Mega Mutiara Sari, S.T., M.Si., CSDS, menyampaikan bahwa kesempatan belajar di luar negeri merupakan bagian dari proses pengembangan mahasiswa yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pada kesiapan menghadapi lingkungan yang semakin terhubung secara global.

“Pengalaman belajar di luar negeri memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berhadapan langsung dengan sistem pembelajaran, budaya akademik, dan lingkungan sosial yang berbeda. Proses tersebut melatih mahasiswa untuk beradaptasi, berkomunikasi, dan membangun jejaring dengan lingkungan yang lebih beragam. Kompetensi seperti ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kesiapan mahasiswa ketika nantinya memasuki dunia profesional,” jelasnya.

Keikutsertaan lima mahasiswa Teknik Lingkungan dalam UP-SA sekaligus menjadi bagian dari upaya Universitas Pertamina memperluas pengalaman pembelajaran internasional bagi mahasiswa. Setelah menyelesaikan program di UTP, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bagian dari pengembangan akademik mahasiswa serta dibagikan kepada lingkungan kampus.

Program UP-SA juga sejalan dengan semangat UPER Berdampak dalam menghadirkan pengalaman pendidikan yang mendorong mahasiswa untuk belajar melampaui ruang kelas dan mengenal perspektif yang lebih luas. Kegiatan ini turut mendukung Asta Cita ke-4 melalui penguatan kualitas sumber daya manusia, sains, teknologi, dan pendidikan, serta berkontribusi pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pengalaman pembelajaran internasional dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi pendidikan lintas institusi dan negara. [MV]
Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved