ID / EN
Berita Kampus

Industri dan Keandalan Mesin Jadi Fokus Kuliah Umum Mekatronika Lanjut di Universitas Pertamina


Published by: Universitas Pertamina Kamis, 16 Juli 2026
Dibaca: 4 kali
Keandalan mesin menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas industri. Namun, International Council for Machinery Lubrication (ICML) menyebutkan bahwa kesalahan praktik pelumasan masih menjadi salah satu penyebab utama kerusakan peralatan. Kondisi ini menunjukkan pentingnya tenaga profesional yang memahami manajemen lubrikasi untuk mendukung operasional industri yang efisien dan berkelanjutan.

Menjawab kebutuhan tersebut, Program Studi Teknik Mesin Universitas Pertamina menyelenggarakan kuliah umum bertajuk "Reliability and Lubrication" pada Jumat, 19 Juni 2026. Kegiatan yang terintegrasi dengan Mata Kuliah Mekatronika Lanjut ini diikuti oleh 60 mahasiswa dan menghadirkan Manajer Quality Assurance Pertamina Lubricants, Nurudin, sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Nurudin menjelaskan bahwa sekitar 50 persen kegagalan sistem disebabkan oleh mechanical wear akibat kesalahan prosedur maupun pemilihan pelumas. Dampaknya tidak hanya menurunkan performa mesin, tetapi juga meningkatkan biaya operasional karena menyumbang sekitar 43 persen biaya downtime dan perbaikan mesin di industri.

"Keandalan mesin tidak hanya bergantung pada kualitas peralatan, tetapi juga pada pengelolaan sistem pelumasan yang tepat. Seiring pertumbuhan industri nasional, kebutuhan lubrication specialist bersertifikasi akan terus meningkat," ujar Nurudin.

Selain memahami aspek teknis pelumasan, mahasiswa juga mempelajari keterkaitan lubrikasi dengan produktivitas, keselamatan kerja, dan efisiensi biaya. Materi tersebut memberikan gambaran bahwa sistem pelumasan merupakan bagian penting dalam menjaga keandalan mesin sekaligus mendukung keberlanjutan operasional industri.

Kuliah umum ini juga memperkenalkan peluang karier di bidang manajemen lubrikasi. Menurut Nurudin, jumlah tenaga ahli bersertifikasi ICML di Indonesia masih relatif sedikit sehingga kebutuhan industri terhadap profesional yang kompeten di bidang ini terus meningkat.

Melalui kegiatan ini, Universitas Pertamina terus mewujudkan semangat UPER Berdampak dengan menghadirkan pembelajaran yang terhubung langsung dengan kebutuhan industri. Kolaborasi bersama praktisi tidak hanya memperkaya wawasan mahasiswa mengenai reliability dan lubrication, tetapi juga membekali mereka dengan kompetensi yang relevan untuk menghadapi tantangan sektor energi dan manufaktur.

Kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita ke-4, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan, penguasaan sains, teknologi, dan inovasi. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan kompetensi calon insinyur yang mampu mendorong terciptanya sistem industri yang lebih andal, efisien, dan berkelanjutan. [MP]

Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved