ID / EN
Berita Kampus

Teknik Geologi UPER Bahas Pendekatan Mega Sequence untuk Tingkatkan Akurasi Eksplorasi Migas


Published by: Universitas Pertamina Kamis, 28 Mei 2026
Dibaca: 10 kali
Di tengah meningkatnya kebutuhan eksplorasi migas yang lebih efisien dan berbasis data geosains terintegrasi, pemahaman terhadap sedimentary cycle dan mega sequence menjadi salah satu pendekatan penting dalam mengurangi risiko eksplorasi serta meningkatkan akurasi identifikasi potensi hidrokarbon.
 
Pendekatan ini semakin relevan seiring kompleksitas pencarian cadangan energi yang menuntut analisis bawah permukaan secara lebih komprehensif dan terarah.

Untuk memperkenalkan pendekatan tersebut kepada mahasiswa, Program Studi Teknik Geologi Universitas Pertamina menyelenggarakan Kuliah Dosen Tamu Mata Kuliah Interpretasi Seismik Geologi (ISG) 2026 bertajuk “Play Based Exploration Workflow and Sedimentary Cycle/Mega Sequence” pada 18 Mei 2026 di Auditorium Griya Legita Lantai 3 Universitas Pertamina. 

Kegiatan ini diikuti sekitar 85 peserta yang terdiri atas mahasiswa Program Studi Teknik Geologi, dua dosen, serta enam asisten dosen.

Kuliah tamu menghadirkan I Wayan Adana Darma, Executive Geoscience Advisor, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya pendekatan play-based exploration workflow dalam mendukung proses eksplorasi migas modern melalui integrasi analisis siklus sedimen, mega sequence, serta interpretasi data geologi dan seismik secara komprehensif.

Pembahasan juga menyoroti bagaimana identifikasi pola sedimentasi dan evolusi cekungan dapat membantu meningkatkan akurasi interpretasi bawah permukaan. Pendekatan tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pengambilan keputusan eksplorasi yang lebih efektif, khususnya pada tahap evaluasi potensi hidrokarbon dan pengurangan risiko eksplorasi.

I Wayan Adana Darma menegaskan bahwa pemahaman terhadap sistem sedimen menjadi fondasi utama dalam membangun strategi eksplorasi yang lebih terarah.

“Memahami siklus sedimen dan mega sequence adalah kunci membangun workflow eksplorasi berbasis play yang lebih terarah dan efektif,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai penerapan konsep sedimentary cycle dan mega sequence dalam interpretasi seismik geologi secara langsung dari praktisi industri. Mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep tersebut dari sisi akademik, tetapi juga memahami bagaimana data geologi dan seismik digunakan dalam proses pengambilan keputusan eksplorasi migas yang sesungguhnya di industri.

Selain memperkuat pemahaman akademik, kegiatan ini membantu mahasiswa memahami keterkaitan antara teori geologi dengan praktik eksplorasi di lapangan, termasuk tantangan yang dihadapi industri energi dalam mengidentifikasi sumber daya secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan pembelajaran berbasis pengalaman industri, serta SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan kompetensi geosains dan eksplorasi energi yang adaptif terhadap kebutuhan industri modern. [MV]
Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved