Perubahan teknologi, dinamika industri, dan tantangan pembangunan berkelanjutan membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu beradaptasi, berkolaborasi, dan menghasilkan gagasan inovatif. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan kapasitas tersebut sejak mahasiswa memulai perjalanan pendidikannya.
Kebutuhan tersebut menjadi bagian dari komitmen Universitas Pertamina (UPER) melalui Pekan Orientasi dan Pengenalan Universitas Pertamina (POP UP) 2026. Mengusung tema "Navigate The Future: Empowering Sustainability Innovators", rangkaian POP UP 2026 ditutup pada Jumat, 18 September 2026 di GOR Universitas Pertamina dan diikuti 1.700 mahasiswa baru.
Lebih dari sekadar pengenalan lingkungan kampus, POP UP 2026 menjadi ruang awal bagi mahasiswa untuk mengenal kehidupan akademik, membangun kebersamaan, mengembangkan kreativitas, serta menumbuhkan kesadaran mengenai tantangan masa depan. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi mahasiswa dalam menjalani proses pembelajaran dan mengembangkan potensi selama menempuh pendidikan di UPER.
Penutupan POP UP 2026 dikemas melalui berbagai kegiatan yang merefleksikan kreativitas dan kebersamaan mahasiswa, mulai dari arak-arakan, tari tradisional, penayangan video rekap, penampilan seni mahasiswa, hingga pemberian penghargaan kepada peserta dan kelompok terbaik. Apresiasi diberikan dalam sejumlah kategori, seperti video perkenalan terbaik, daily vlog terbaik, 10 peserta berprestasi terbaik, yel-yel terbaik, arak-arakan terbaik, peserta terbaik, dan kelompok terbaik.
Rangkaian tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap partisipasi dan kreativitas mahasiswa selama mengikuti POP UP 2026. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan, penampilan musik, serta jingle POP UP 2026 sebagai penanda berakhirnya masa pengenalan dan dimulainya kehidupan akademik mahasiswa di UPER.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dra. Dwi Anita Suryandari, M. Biomed, mengajak mahasiswa memaknai perjalanan akademik sebagai proses untuk membangun kompetensi, karakter, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
“Universitas Pertamina tidak hanya mempersiapkan mahasiswa untuk memperoleh gelar, tetapi membekali mahasiswa dengan pengetahuan, karakter, dan kemampuan untuk menghadapi perubahan serta memberikan kontribusi bagi masyarakat,” ujar Dr. Dwi.
Pesan tersebut sejalan dengan apresiasi Adhwaa Atsiilah Adzharib, Project Manager POP UP 2026, kepada mahasiswa baru atas antusiasme dan partisipasi selama rangkaian kegiatan.
“Terima kasih atas semangat dan partisipasi seluruh mahasiswa selama rangkaian POP UP 2026. Terus kembangkan potensi, jaga semangat kebersamaan, dan jadikan pengalaman ini sebagai bekal dalam menjalani perjalanan akademik di Universitas Pertamina,” ujarnya.
Pembekalan mahasiswa sejak awal masa studi tersebut sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas serta Asta Cita ke-4 yang menekankan penguatan pembangunan sumber daya manusia, pendidikan, sains, dan teknologi. Melalui pengalaman akademik dan pengembangan potensi sejak awal perkuliahan, mahasiswa didorong untuk menjadi generasi yang adaptif, inovatif, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan nasional.
Berbekal pengalaman POP UP 2026, 1.700 mahasiswa baru UPER kini memasuki kehidupan akademik dengan bekal untuk terus belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan gagasan. Sejalan dengan semangat UPER Berdampak, proses tersebut diharapkan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi berkembang menjadi karya dan kontribusi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan berkelanjutan. [MP]