ID / EN
Berita Kampus

Mahasiswa IÉSEG School of Management Prancis Pelajari Manajemen dan Budaya Indonesia Lewat Student Exchange di UPER


Published by: Universitas Pertamina Senin, 6 April 2026
Dibaca: 157 kali
Pengalaman belajar lintas negara kembali menjadi sorotan melalui kehadiran mahasiswa inbound asal Prancis, George William Bouedo, yang tengah menjalani program pertukaran pelajar di Universitas Pertamina. Mengambil program studi Manajemen, George melihat kesempatan ini sebagai langkah strategis untuk memperluas wawasan akademik sekaligus memahami dinamika bisnis dalam konteks global.

George, yang berasal dari IÉSEG School of Management, Prancis, mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada Universitas Pertamina tidak lepas dari pendekatan pembelajaran yang dinilai terbuka dan adaptif. Ia menilai sistem akademik di Universitas Pertamina memiliki kemiripan dengan sistem pendidikan Amerika, yang memberikan ruang lebih luas bagi mahasiswa untuk berdiskusi dan mengeksplorasi ide.

“Program Manajemen di sini menarik karena tidak terlalu kaku. Mahasiswa didorong untuk berpikir kritis dan aktif dalam proses belajar,” ujarnya.

Selama satu bulan berada di Jakarta, George tidak hanya mendalami materi perkuliahan, tetapi juga merasakan langsung tantangan belajar di lingkungan baru. Ia mengaku sempat mengalami cultural shock, terutama terhadap cuaca panas, tingkat kelembapan, serta perbedaan cara berinteraksi.

Namun, melalui program studi yang diambilnya, George justru melihat tantangan tersebut sebagai bagian penting dari proses pembelajaran. Ilmu manajemen yang dipelajari tidak hanya terbatas pada teori di kelas, tetapi juga tercermin dalam kemampuan beradaptasi, membangun relasi, serta memahami perilaku manusia dalam konteks budaya yang berbeda.

“Belajar manajemen di sini bukan hanya soal bisnis, tapi juga tentang bagaimana memahami orang lain dan bekerja sama dalam keberagaman,” tambahnya.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, George berusaha lebih terbuka, aktif berinteraksi dengan mahasiswa lokal, serta tidak ragu untuk bertanya ketika menghadapi kesulitan. Pendekatan ini membantunya tidak hanya dalam akademik, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia.

Pengalaman ini pun memberikan kesan mendalam bagi George. Ia mengaku menikmati proses belajar di Universitas Pertamina, terutama karena kesempatan berinteraksi langsung dengan mahasiswa Indonesia yang dinilainya ramah dan suportif. Lebih dari sekadar pertukaran pelajar, program ini menjadi ruang baginya untuk memahami pentingnya keluar dari zona nyaman dan membangun perspektif global.

Di akhir pengalamannya, George menyatakan bahwa ia akan merekomendasikan Universitas Pertamina sebagai destinasi studi bagi mahasiswa internasional. Selain menawarkan program akademik yang menarik, kampus ini juga memberikan pengalaman budaya yang kaya.

Sejalan dengan itu, program student exchange ini juga mendukung tujuan United Nations melalui Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Quality Education. Secara sederhana, SDG ini menekankan pentingnya pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi semua. 

Melalui pertukaran pelajar, mahasiswa tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga membangun pemahaman lintas budaya, toleransi, serta kemampuan beradaptasi—keterampilan penting dalam menghadapi dunia yang semakin terhubung. [MD]
Thumbnail Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved