ID / EN
Berita Kampus

Industri Energi Butuh Insinyur Lingkungan yang Mampu Kelola Risiko, Mahasiswa Universitas Pertamina Belajar dari Praktisi


Published by: Universitas Pertamina Rabu, 24 Juni 2026
Dibaca: 13 kali
Peran insinyur lingkungan di sektor energi terus berkembang seiring meningkatnya tuntutan keberlanjutan dan penguatan standar lingkungan global. Jika sebelumnya aspek lingkungan kerap dipandang sebagai bagian dari kepatuhan regulasi, kini pengelolaan lingkungan menjadi salah satu elemen penting dalam strategi bisnis dan manajemen risiko perusahaan.

Perubahan tersebut turut memengaruhi kompetensi yang dibutuhkan industri. Selain menguasai aspek teknis, insinyur lingkungan dituntut mampu menganalisis risiko, mengelola proyek, serta mengambil keputusan berbasis data untuk menjawab tantangan operasional yang semakin kompleks.

Perspektif tersebut disampaikan oleh Ir. Tri Wisono, M.Sc. dalam kuliah tamu yang diselenggarakan Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Pertamina. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai praktik pengelolaan lingkungan, remediasi lahan terkontaminasi, serta implementasi prinsip keberlanjutan di sektor energi.

Ir. Tri Wisono, M.Sc. merupakan praktisi lingkungan yang memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di industri minyak dan gas. Sepanjang kariernya, ia pernah menduduki berbagai posisi strategis di Chevron Indonesia, Chevron North America Exploration & Production di Amerika Serikat, hingga Pertamina Hulu Rokan.

Menurutnya, pengelolaan lingkungan saat ini tidak dapat dipisahkan dari proses pengambilan keputusan bisnis. Setiap kebijakan operasional perlu mempertimbangkan dampak lingkungan, risiko jangka panjang, serta berbagai data pendukung yang relevan.

“Industri energi menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Karena itu, pendekatan pengelolaan lingkungan harus berbasis data, sains, dan pemahaman yang kuat terhadap risiko jangka panjang. Kompetensi tersebut perlu mulai dibangun sejak berada di bangku perkuliahan,” ujar Tri.

Ia menjelaskan bahwa penyelesaian persoalan lingkungan di industri tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis. Banyak kasus membutuhkan kolaborasi lintas disiplin, mulai dari aspek operasional, ekonomi, hingga pengambilan keputusan strategis.

Karena itu, calon insinyur lingkungan perlu mengembangkan kemampuan yang lebih luas, termasuk komunikasi risiko, manajemen proyek, dan kerja sama multidisiplin. Keterampilan tersebut dinilai semakin penting seiring meningkatnya perhatian perusahaan terhadap keberlanjutan dan pengelolaan risiko lingkungan.

Bagi mahasiswa, diskusi bersama praktisi memberikan konteks mengenai penerapan ilmu yang dipelajari di ruang kuliah dalam berbagai situasi nyata di lapangan. Geofrey Calvin Oscar, salah satu peserta, menilai pengalaman profesional yang dibagikan narasumber membantu mahasiswa memahami kompleksitas persoalan lingkungan yang dihadapi industri.

“Materi yang disampaikan memberikan perspektif yang lebih luas mengenai tantangan pengelolaan lingkungan di industri. Kami jadi memahami bahwa penyelesaian masalah lingkungan membutuhkan pendekatan yang terintegrasi, mulai dari aspek teknis hingga pengambilan keputusan yang berkelanjutan,” katanya.

Melalui sesi ini, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai kompetensi yang semakin dibutuhkan dalam pengelolaan lingkungan sektor energi. Wawasan tersebut menjadi bekal penting bagi calon insinyur lingkungan untuk menghadapi perubahan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Melalui pembahasan mengenai pengelolaan lingkungan berbasis data, remediasi lahan, dan pengelolaan risiko lingkungan, kegiatan ini mendukung SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab dengan menekankan pentingnya penerapan praktik pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dalam operasional industri energi. 

Di sisi lain, keterlibatan praktisi yang memiliki pengalaman di sektor energi turut memperkuat pencapaian SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran yang menghubungkan teori di ruang kelas dengan tantangan yang dihadapi dunia profesional.  [MV]
Thumbnail Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved