Menjalani pengobatan kanker tidak hanya menjadi tantangan fisik bagi anak-anak, tetapi juga berdampak pada kondisi emosional dan psikologis mereka. Untuk membantu anak tetap aktif, kreatif, dan memiliki ruang berekspresi selama masa perawatan, mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Diplomasi (FKD) Universitas Pertamina mengembangkan Activity Book khusus bagi anak penderita kanker melalui program “Little Heroes UP”.
Activity Book tersebut didistribusikan kepada anak-anak yang menjalani pengobatan kanker di Rumah Singgah Sahabat Nusantara, Rumah Singgah Ayah Sarah, dan Rumah Singgah Lentera Pejuang pada Juni 2026. Sebanyak 100 eksemplar buku dibagikan sebagai media pendampingan psikososial yang dirancang untuk mendukung aktivitas belajar, bermain, serta perkembangan emosional anak selama proses pengobatan.
Inisiatif ini berangkat dari masih tingginya kasus kanker anak di dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat lebih dari 400.000 kasus baru kanker anak setiap tahun. Di banyak negara berkembang, tingkat kesembuhan masih berada pada kisaran 30 persen. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya dukungan yang tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga pada kesejahteraan psikologis anak selama menjalani perawatan.
Dosen Pembina Little Heroes UP, Dr. Atiqa Khaneef Harahap, S.Ikom., M.Si., menjelaskan bahwa Activity Book dikembangkan sebagai media pendamping yang dapat membantu anak menjalani masa pengobatan dengan lebih positif.
“Activity Book ini dirancang untuk menemani anak selama pengobatan. Kami berharap buku ini membantu mereka tetap belajar, bermain, dan mengekspresikan diri di tengah proses perawatan,” ujarnya.
Buku tersebut disusun melalui kolaborasi mahasiswa dengan komunitas pendamping anak kanker serta melibatkan psikolog dan dokter anak dalam proses pengembangannya. Beragam aktivitas di dalamnya, mulai dari mewarnai, permainan edukatif, latihan motorik, hingga kegiatan interaktif lainnya, dirancang untuk mendukung perkembangan kognitif dan emosional anak.
Salah satu penulis Activity Book, Mutiara Permatasari, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2023, mengatakan bahwa buku ini hadir untuk memberikan pengalaman belajar dan bermain yang sesuai dengan kebutuhan anak selama menjalani pengobatan.
“Kami ingin menghadirkan ruang yang membantu adik-adik tetap belajar, berkreasi, serta membangun semangat positif selama menjalani proses pengobatan,” jelasnya.
Tidak hanya mendistribusikan buku, mahasiswa dan relawan juga melakukan kunjungan langsung ke rumah singgah untuk mendampingi anak-anak menggunakan Activity Book melalui berbagai kegiatan interaktif. Pendampingan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk melihat bagaimana buku dimanfaatkan dalam aktivitas sehari-hari anak selama masa perawatan.
Program Little Heroes UP menjangkau 42 penerima manfaat langsung dan 58 penerima manfaat tidak langsung. Kehadiran Activity Book mendapat respons positif dari para pendamping dan pengelola rumah singgah yang sehari-hari mendampingi anak-anak penderita kanker.
Founder Rumah Singgah Sahabat Nusantara, Parman, menilai program tersebut memberikan manfaat nyata bagi anak-anak yang tengah menjalani pengobatan.
“Activity Book khusus untuk anak dengan kanker seperti ini masih sangat jarang. Kami berharap buku ini dapat menjadi teman bagi anak-anak untuk tetap beraktivitas, mengembangkan kreativitas, dan menjaga semangat selama masa pengobatan,” ungkapnya.
Melalui pengembangan media pendampingan psikososial berbasis Activity Book, mahasiswa Universitas Pertamina berupaya menghadirkan dukungan yang lebih dekat dengan kebutuhan anak penderita kanker. Program ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3, Good Health and Well-being, melalui upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan anak selama menjalani proses pengobatan. [MP]