ID / EN
Berita Kampus

Di Balik Ketepatan Waktu MRT, Mahasiswa UPER Pelajari Tata Kelola Transportasi Publik Modern


Published by: Universitas Pertamina Selasa, 23 Juni 2026
Dibaca: 11 kali
Ketepatan waktu layanan MRT Jakarta tidak hanya ditentukan oleh pergerakan kereta di lintasan, tetapi juga oleh koordinasi berbagai fungsi organisasi yang bekerja di balik operasional sehari-hari. Mulai dari pengelolaan sumber daya manusia, pemeliharaan sarana, hingga pelayanan penumpang, seluruh proses harus berjalan selaras untuk menjaga kualitas layanan transportasi publik di tengah tingginya mobilitas perkotaan.

Untuk memahami sistem tersebut secara langsung, Program Studi Manajemen Universitas Pertamina menggelar kunjungan industri ke PT MRT Jakarta (Perseroda) pada Kamis, 11 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti 142 mahasiswa ini menjadi kesempatan untuk mempelajari bagaimana organisasi transportasi publik mengelola operasional, sumber daya manusia, dan layanan secara terintegrasi dalam menghadapi dinamika mobilitas kota besar.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh pemaparan dari Departemen Stakeholder Relation, Human Capital, dan Station Service mengenai sejarah MRT Jakarta, mandat perusahaan, kinerja operasional, strategi pemeliharaan, hingga tantangan yang dihadapi transportasi publik perkotaan. 

Mahasiswa juga mempelajari bagaimana kompetensi pegawai dikembangkan untuk mendukung keberlangsungan layanan yang aman, andal, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.

Ketua Program Studi Manajemen Universitas Pertamina, Arif Murti Rozamuri, B.B.A., M.Sc., Ph.D., mengatakan kunjungan ini membantu mahasiswa memahami keterkaitan antara teori manajemen yang dipelajari di kelas dan praktik yang diterapkan di industri. 

Menurutnya, MRT Jakarta memberikan contoh bagaimana organisasi berskala besar mengelola operasional dan sumber daya manusia secara terintegrasi dalam penyelenggaraan layanan publik.

“Interaksi dengan praktisi MRT memberi gambaran nyata tentang standar kerja, proses pengambilan keputusan, serta tantangan pengelolaan transportasi publik di kota besar seperti Jakarta yang kompleks dan padat, sekaligus menunjukkan cara organisasi menjaga layanan tetap berjalan efektif,” ujar Arif.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian mahasiswa adalah bagaimana MRT Jakarta menjaga keterhubungan antarunit kerja dalam mendukung kelancaran operasional. 

Di balik layanan yang terlihat sederhana bagi pengguna, terdapat proses koordinasi yang melibatkan berbagai divisi untuk memastikan jadwal perjalanan, pelayanan stasiun, keselamatan, dan kenyamanan penumpang dapat berjalan sesuai standar.

Melalui pemaparan dan diskusi bersama para praktisi, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai mekanisme pengambilan keputusan dalam organisasi layanan publik yang beroperasi secara berkelanjutan. Mereka juga memahami bagaimana setiap fungsi dalam organisasi memiliki peran yang saling terkait untuk menjaga efektivitas layanan di tengah kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat.

“Kunjungan ini membuat saya melihat langsung bagaimana setiap divisi bekerja saling terhubung untuk menjaga ketepatan layanan MRT Jakarta. Saya jadi paham bahwa koordinasi menjadi kunci utama dalam operasional transportasi modern yang efektif,” ujar salah satu mahasiswa peserta.

Pengalaman lapangan tersebut memberikan konteks yang lebih nyata terhadap berbagai konsep yang dipelajari dalam perkuliahan, mulai dari manajemen operasi, manajemen sumber daya manusia, hingga manajemen layanan. 

Mahasiswa tidak hanya melihat bagaimana sebuah organisasi menjalankan aktivitas operasional, tetapi juga memahami bagaimana keputusan strategis diterjemahkan menjadi layanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kegiatan ini turut memperlihatkan peran transportasi publik dalam mendukung pembangunan kota yang lebih berkelanjutan. Sistem transportasi massal yang terintegrasi membantu meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan kawasan perkotaan yang lebih tertata, inklusif, dan ramah lingkungan. Pemahaman tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan. [MP]
Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved