ID / EN
Berita Kampus

CommAction: Cara HIMAKOM UPER Berbagi Ruang, Belajar, dan Tumbuh Bersama Anak Panti


Published by: Universitas Pertamina Selasa, 1 September 2026
Dibaca: 18 kali
Belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas. Bagi 13 anak di Panti Asuhan Yatim dan Dhuafa Mizan Amanah, Cidodol, Jakarta Selatan, belajar hadir melalui permainan, kebersamaan, hingga aktivitas kreatif yang dilakukan bersama mahasiswa Universitas Pertamina (UPER).

Pengalaman tersebut dihadirkan melalui CommAction, kegiatan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKOM) Universitas Pertamina pada 9 Agustus 2026. Dalam kegiatan ini, mahasiswa HIMAKOM UPER berinteraksi langsung dengan 13 anak berusia 5 hingga 13 tahun yang terdiri atas 12 anak laki-laki dan satu anak perempuan.

Melalui suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, anak-anak mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan interaktif. Mulai dari penyampaian materi inspiratif, permainan yang melibatkan partisipasi aktif, hingga kegiatan membuat tasbih sendiri, seluruh rangkaian dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memberi ruang bagi anak-anak untuk berkreasi.

Kegiatan membuat tasbih menjadi salah satu momen bagi anak-anak untuk menuangkan kreativitas melalui karya yang mereka hasilkan sendiri. Sementara itu, permainan dan aktivitas kelompok mendorong mereka untuk saling berinteraksi, bekerja sama, serta terlibat aktif dalam setiap proses kegiatan.

Kayla selaku panitia kegiatan menjelaskan bahwa CommAction dirancang sebagai ruang kebersamaan yang memungkinkan mahasiswa untuk hadir lebih dekat dengan anak-anak sekaligus berbagi pengalaman positif.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi momen berbagi, tetapi juga dapat memberikan pengalaman positif dan menumbuhkan semangat belajar bagi adik-adik di sini,” ujarnya.

Bagi mahasiswa HIMAKOM UPER, CommAction tidak hanya menjadi kesempatan untuk menyelenggarakan kegiatan di luar kampus, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kepedulian dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Antusiasme anak-anak selama mengikuti setiap rangkaian kegiatan pun menjadi pengalaman tersendiri bagi para mahasiswa yang terlibat.

“Melihat adik-adik antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan menjadi pengalaman yang berharga bagi kami. Kami berharap mereka dapat membawa pulang rasa percaya diri, semangat untuk terus belajar, serta keberanian untuk menunjukkan kemampuan dan potensi yang mereka miliki,” tambah Kayla.

Melalui aktivitas yang melibatkan interaksi dan pengalaman langsung, CommAction menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk belajar sekaligus mengekspresikan diri. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun kedekatan dengan masyarakat dan memahami bahwa proses belajar dapat tumbuh dari berbagai ruang, termasuk melalui kebersamaan dan aktivitas sederhana.

CommAction turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-10 tentang Berkurangnya Kesenjangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa HIMAKOM UPER berupaya menghadirkan ruang yang inklusif bagi anak-anak untuk memperoleh pengalaman belajar, berkreasi, berinteraksi, serta mengembangkan kepercayaan diri dan potensi yang mereka miliki.

Inisiatif ini juga selaras dengan Asta Cita ke-4 yang menempatkan penguatan pembangunan sumber daya manusia sebagai salah satu agenda strategis. Pengembangan sumber daya manusia tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal, tetapi juga melalui pengalaman, keterampilan, dan ruang-ruang pembelajaran yang mendorong setiap individu untuk terus berkembang sesuai potensinya.

Sebagai bagian dari semangat UPER Berdampak, CommAction mencerminkan bagaimana kepedulian dapat dimulai dari langkah sederhana: hadir, berinteraksi, dan tumbuh bersama masyarakat. Melalui aksi yang dilakukan langsung di lingkungan sekitar, mahasiswa HIMAKOM UPER tidak hanya membawa pengetahuan dari kampus, tetapi juga membangun ruang kebersamaan yang diharapkan dapat meninggalkan pengalaman positif bagi anak-anak.

Melalui CommAction, Universitas Pertamina terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat yang peka terhadap lingkungan sekitarnya. Sebab, dampak tidak selalu harus dimulai dari langkah besar, tetapi dapat tumbuh dari kepedulian dan kehadiran yang nyata. [MP]
Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved