ID / EN
Berita Kampus

Anak Daerah yang Menolak Menyerah, Chintya Maulini Raih Predikat Lulusan Terbaik UPER 2026


Published by: Universitas Pertamina Jumat, 12 Juni 2026
Dibaca: 34 kali
Pendidikan tinggi bukan hanya soal gelar. Kampus menjadi ruang untuk membentuk karakter, memperluas pengalaman, dan melatih kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta kolaborasi yang semakin dibutuhkan di dunia kerja. Pengalaman organisasi dan kontribusi sosial juga menjadi bagian penting dalam membangun kualitas generasi muda.

Nilai-nilai tersebut tercermin dalam sosok Chintya Maulini, lulusan Program Studi Komunikasi yang berhasil dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik Wisuda XIV Universitas Pertamina Periode Mei 2026. Prestasi tersebut melengkapi perjalanan akademiknya yang juga mengantarkannya menjadi lulusan terbaik Fakultas Komunikasi dan Diplomasi serta menyelesaikan studi dalam waktu 3,5 tahun dengan IPK 3,94.

Di balik berbagai pencapaian tersebut, perjalanan Chintya tidak dimulai dari kemudahan, melainkan datang dari Sumatera Selatan sebagai penerima Sekolah Unggulan Nusantara (SUN) dari Universitas Pertamina. Merantau ke Jakarta menjadi langkah besar yang membawanya pada berbagai pengalaman baru.

Dalam pidato wisudanya, Chintya memperkenalkan dirinya sebagai "anak daerah yang datang jauh dari Bumi Sriwijaya untuk belajar, bertumbuh, dan menemukan makna perjuangan di kampus ini." Kalimat tersebut bukan sekadar pengenalan diri. Di baliknya terdapat cerita panjang tentang mimpi, keterbatasan, dan perjuangan.

Perjalanan Chintya selama kuliah tidak hanya berfokus pada prestasi akademik. Melainkan aktif di organisasi, program sosial, serta forum nasional dan internasional. Chintya juga pernah menjadi delegasi Indonesia dalam UNICEF East Asia Pacific Young People's Action Team (YPAT).

Berbagai pengalaman tersebut membentuk kemampuan komunikasi Chintya dan memperluas perspektifnya. Pengalaman di bidang hubungan masyarakat, komunikasi institusi, dan kegiatan kepemudaan membuatnya memahami pentingnya memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Chintya Berbagi Kiat Menjadi Mahasiswa Berprestasi dan Aktif

Berani Keluar dari Zona Nyaman

Berani keluar dari zona nyaman menjadi prinsip yang dipegang Chintya selama kuliah. Ia aktif mengikuti organisasi, forum internasional, program sosial, dan magang. “Jangan takut mencoba hal baru. Banyak kesempatan besar datang ketika kita berani memulai,” ujar Chintya.

Menjaga Keseimbangan Akademik dan Organisasi

Selama masa kuliah, Chintya menjalani banyak peran sekaligus, mulai dari mahasiswa, fasilitator, mentor, MC, hingga pemimpin program. "Kesibukan memang banyak, tetapi saya belajar bahwa semuanya bisa dijalani jika kita memahami prioritas dan tujuan kita," jelasnya.

Menjadikan Keterbatasan Sebagai Motivasi

Dalam pidato wisudanya, Chintya menyampaikan rasa terima kasih kepada ayahnya yang bekerja keras setiap hari demi mendukung pendidikan anaknya. Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan besar sering lahir dari pengorbanan yang sederhana namun penuh makna.

Terus Memberi Dampak bagi Lingkungan

Bagi Chintya, keberhasilan tidak berhenti pada pencapaian pribadi. Ilmu dan pengalaman memiliki arti ketika mampu memberikan manfaat bagi orang lain. "Ilmu yang kita peroleh tidak berhenti hanya sebagai gelar atau pencapaian pribadi, tetapi menjadi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara," pesannya dalam pidato wisuda.

Perjalanan Chintya Maulini membuktikan bahwa mimpi besar lahir dari keberanian untuk terus melangkah. Dari anak daerah yang sempat meragukan dirinya, kini Chintya berhasil meraih predikat Lulusan Terbaik Wisuda XIV Universitas Pertamina dan menginspirasi banyak anak muda untuk berani bermimpi lebih tinggi.

Selain itu, kisah Chintya Maulini sejalan dengan upaya pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pemanfaatan akses pendidikan tinggi untuk mengembangkan kompetensi akademik, kepemimpinan, dan keterampilan abad ke-21. 

Perjalanannya sebagai penerima beasiswa dari daerah juga mencerminkan dukungan terhadap SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) dengan membuka kesempatan yang lebih setara bagi mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia. 

Selain itu, pengalaman organisasi dan keterlibatannya dalam forum internasional turut mendukung SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kapasitas generasi muda dan kolaborasi global. [MP]
Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved