ID / EN
Berita Kampus

UPER dan Universitas Terbuka Bertukar Praktik untuk Perkuat Tata Kelola Sustainability


Published by: Universitas Pertamina Senin, 7 September 2026
Dibaca: 11 kali
Membangun kampus yang berkelanjutan tidak cukup hanya dengan menjalankan berbagai program. Di balik setiap inisiatif, diperlukan pengelolaan yang terarah agar prinsip sustainability dapat terintegrasi dalam pendidikan, penelitian, dan tata kelola institusi secara berkelanjutan.

Kebutuhan tersebut mendorong perguruan tinggi untuk terus belajar dan bertukar praktik. Salah satunya dilakukan Sustainability Center (SC) Universitas Pertamina (UPER) melalui kegiatan Benchmarking Sustainability Center Universitas Pertamina dengan Universitas Terbuka (UT) pada 6 Agustus 2026 di Ruang Rapat Universitas Pertamina.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi UPER dan UT untuk saling berbagi pengalaman mengenai pengelolaan sustainability di lingkungan perguruan tinggi. Pembahasan tidak hanya mencakup pelaksanaan program, tetapi juga bagaimana keberlanjutan dapat dikelola secara lebih sistematis dan didukung oleh data serta eviden yang memadai.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengenalan Sustainability Center dari masing-masing institusi. Diskusi kemudian berlanjut pada berbagai praktik pengelolaan program sustainability, termasuk strategi pelaksanaan kegiatan, pengelolaan eviden untuk mendukung THE Impact Rankings, serta integrasi Sustainable Development Goals (SDGs) dalam pendidikan dan penelitian.

Pertukaran pengalaman tersebut memberikan perspektif bagi kedua institusi mengenai pentingnya membangun ekosistem sustainability yang tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga terhubung dengan aktivitas akademik dan tata kelola perguruan tinggi. Melalui pendekatan tersebut, keberlanjutan dapat menjadi bagian dari proses pengembangan institusi secara lebih terarah.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. techn. Djoko Triyono, S.Si., M.Si., selaku Pjs Rektor Universitas Pertamina pada saat kegiatan berlangsung, menekankan pentingnya integrasi SDGs dalam aktivitas perguruan tinggi, khususnya penelitian.

“Integrasi SDGs dalam kegiatan perguruan tinggi, khususnya penelitian, menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas riset sekaligus memperkuat kontribusi universitas terhadap pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, benchmarking bersama UT juga membuka ruang bagi UPER untuk memperluas jejaring dan mengidentifikasi praktik yang dapat menjadi referensi dalam pengembangan pengelolaan sustainability. Pertukaran pengetahuan antarlembaga menjadi bagian penting dalam menghadirkan pendekatan yang lebih terukur dan relevan terhadap kebutuhan perguruan tinggi.

Bagi Universitas Pertamina, penguatan sustainability merupakan bagian dari upaya menghadirkan perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga mampu memberikan dampak melalui tata kelola dan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan. Upaya tersebut sejalan dengan semangat UPER Berdampak serta mendukung Asta Cita ke-4, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia, sains, teknologi, dan pendidikan.

Kegiatan ini juga berkontribusi pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan integrasi keberlanjutan dalam pendidikan dan penelitian serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui pertukaran pengetahuan dan penguatan jejaring antarlembaga pendidikan.

Melalui kolaborasi dan pembelajaran bersama, penguatan sustainability di perguruan tinggi diharapkan tidak berhenti sebagai komitmen di atas kertas, tetapi tumbuh menjadi praktik yang terintegrasi dalam cara kampus mendidik, meneliti, dan mengambil peran bagi pembangunan berkelanjutan. [MV]
Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved