ID / EN
Berita Kampus

Bahas Tantangan Komunikasi Global dalam Kuliah Tamu, Prodi Manajemen UPER Hadirkan Praktisi Industri


Published by: Universitas Pertamina Selasa, 31 Maret 2026
Dibaca: 121 kali
Di tengah arus komunikasi global yang semakin dinamis, perguruan tinggi dituntut untuk bisa melahirkan lulusan yang memiliki kemampuan komunikasi yang efektif, adaptif serta mampu memahami perbedaan perspektif budaya dan bahasa yang ada.

Kemampuan ini menjadi sangat penting, karena menjadi salah satu kunci daya saing di dunia profesional. Maka dari itu, mahasiswa didorong untuk mampu membangun interaksi dan memperluas wawasan, sehingga bisa meminimalkan potensi kesalahpahaman komunikasi lintas budaya.

Sejalan dengan hal tersebut, Program Studi Manajemen Universitas Pertamina menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk Communication Challenges in a Diverse, Global Market pada 10 Maret 2026 di Auditorium Universitas Pertamina, Jakarta Selatan. 

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 150 mahasiswa dari mata kuliah Pengantar Manajemen dan Komunikasi Bisnis sebagai bagian dari upaya penguatan pembelajaran berbasis praktik industri.

Kuliah tamu ini menghadirkan Hasbi A. Lubis, S.T., M.B.A., Presiden Direktur PT Vopak Indonesia, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai tantangan komunikasi yang kerap muncul dalam konteks global, mulai dari perbedaan persepsi, hambatan bahasa, hingga perbedaan nilai budaya yang dapat memengaruhi efektivitas komunikasi dalam dunia bisnis internasional.

Hasbi menegaskan bahwa kemampuan memahami perbedaan budaya merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa sebagai calon profesional. 

“Dalam perbedaan budaya tidak diperkenankan untuk stereotip karena membatasi sudut pandang, sedangkan pemahaman budaya justru membuka peluang dalam pasar global. Penting untuk memahami perbedaan bahasa dan mempelajari budaya luar,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa komunikasi global tidak hanya berkaitan dengan penyampaian pesan, tetapi juga kemampuan membaca konteks sosial dan budaya lawan bicara. Hal ini menjadi penting dalam membangun kepercayaan, menjaga hubungan profesional, serta meningkatkan efektivitas kerja sama dalam lingkungan multinasional.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh wawasan yang lebih komprehensif mengenai pentingnya komunikasi lintas budaya dalam dunia kerja global. Mahasiswa tidak hanya memahami konsep teoritis, tetapi juga mendapatkan perspektif praktis dari pengalaman industri yang relevan dengan dinamika bisnis internasional saat ini.

Kegiatan ini sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kompetensi komunikasi global mahasiswa, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan kesiapan lulusan dalam menghadapi pasar kerja internasional. 

Dengan menghadirkan praktisi industri sebagai narasumber, Universitas Pertamina terus memperkuat relevansi pembelajaran dengan kebutuhan dunia profesional yang semakin terhubung secara global. [MV]
Thumbnail Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved