Dari sekitar 240 perguruan tinggi di Jakarta, tujuh mahasiswa terbaik resmi terpilih sebagai delegasi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Wilayah III 2026 menuju tingkat nasional. Pengumuman tersebut menjadi puncak rangkaian seleksi ketat yang diselenggarakan di Universitas Pertamina pada 30 April 2026, setelah sebelumnya mempertemukan 23 finalis terbaik jenjang sarjana dan diploma dari berbagai perguruan tinggi di Wilayah III.
Melalui proses penilaian yang mencakup capaian unggulan, gagasan kreatif, kemampuan komunikasi, hingga penguasaan bahasa Inggris, Pilmapres tidak hanya menjadi ajang kompetisi akademik, tetapi juga ruang untuk menjaring mahasiswa dengan kepemimpinan, inovasi, dan kontribusi sosial yang relevan terhadap tantangan masa depan.
Berikut nama tujuh mahasiswa yang terpilih terdiri atas empat delegasi program sarjana dan tiga delegasi program diploma:
Mahasiswa Terpilih Jenjang Sarjana
1. Tiffney Tyara Setyoko – Universitas Pelita Harapan
2. Fayana Ailisha Davianny – Universitas Indonesia
3. Stanley Nathanael Wijaya – Universitas Bina Nusantara
4. Angeline Chandra – Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
Mahasiswa Terpilih Jenjang Diploma
1. Athiyah – Politeknik Negeri Media Kreatif
2. Maudy Safitri Zaya – Universitas Negeri Jakarta
3. Benecia Glory Shevania Valerie – Institut Pariwisata TrisaktiKepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah III, Tri Munanto, menyampaikan bahwa para delegasi terpilih diharapkan mampu menunjukkan kapasitas terbaiknya di tingkat nasional, baik dari sisi integritas, kepemimpinan, maupun inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
“Mahasiswa terpilih diharapkan mampu menampilkan performa terbaik di tingkat nasional melalui integritas, inovasi, dan kepemimpinan yang berdampak. Sementara itu, peserta lainnya tetap memiliki ruang luas untuk mengembangkan kapasitas diri, memperluas jejaring, serta menghadirkan kontribusi nyata di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Rudy Sayoga Gautama, IPU, menilai Pilmapres menjadi ruang penting dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu merespons tantangan masyarakat secara kritis dan solutif.
“Ajang ini tidak semata menilai capaian akademik, tetapi juga mengukur integritas, kepemimpinan, serta ketajaman berpikir dalam merumuskan solusi atas persoalan nyata di masyarakat. Para perwakilan diharapkan mampu menghadirkan gagasan yang berdampak, memperkuat kontribusi, serta membawa nilai kemajuan di tingkat nasional,” ungkapnya.
Sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pilmapres Wilayah III 2026, Universitas Pertamina turut memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan talenta mahasiswa melalui ekosistem pendidikan tinggi yang kolaboratif, inovatif, dan kompetitif. Ajang ini juga menjadi ruang pertukaran gagasan antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam mendorong lahirnya generasi muda yang adaptif dan berdaya saing global.
Dengan berakhirnya seleksi tingkat wilayah, para delegasi terpilih akan menjalani pembekalan sebelum melanjutkan kompetisi di tingkat nasional. Proses ini tidak hanya mempersiapkan mahasiswa dari sisi akademik dan presentasi, tetapi juga memperkuat kemampuan kepemimpinan, komunikasi, serta penyusunan gagasan yang relevan dengan tantangan masyarakat dan pembangunan masa depan.
Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan talenta muda yang inovatif, kompetitif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan Indonesia.
Melalui ajang Pilmapres, mahasiswa didorong untuk menghadirkan solusi, karya, dan kontribusi nyata yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjawab kebutuhan dunia kerja dan perkembangan global. [MP]