ID / EN
Berita Populer

Mengapa Lulusan Teknik Elektro Semakin Dibutuhkan di Era Transisi Energi


Published by: Universitas Pertamina Jumat, 17 Juli 2026
Dibaca: 5 kali
Peralihan dari energi fosil menuju Energi Baru Terbarukan (EBT) bukan lagi sekadar agenda lingkungan, tetapi telah menjadi penggerak lahirnya jutaan peluang kerja baru. Laporan Renewable Energy and Jobs: Annual Review 2024 dari International Renewable Energy Agency (IRENA) mencatat industri energi terbarukan telah menyerap lebih dari 16 juta tenaga kerja secara global. 

Di Indonesia, Institute for Essential Services Reform (IESR) memperkirakan transisi energi berpotensi menciptakan 2,1–3,7 juta lapangan kerja langsung pada 2030. Tren tersebut menjadikan lulusan Teknik Elektro sebagai salah satu profesi yang memiliki prospek besar untuk mendukung pembangunan sistem energi yang andal, efisien, dan berkelanjutan.

Peran Teknik Elektro dalam Transisi Energi

Banyak orang menganggap transisi energi hanya sebatas pembangunan pembangkit listrik tenaga surya atau angin. Padahal, transformasi ini juga mencakup modernisasi sistem kelistrikan agar mampu mengintegrasikan berbagai sumber energi baru terbarukan secara aman dan efisien. Dibutuhkan teknologi seperti smart grid, Battery Energy Storage System (BESS), hingga infrastruktur pengisian kendaraan listrik (SPKLU) untuk menjaga keandalan pasokan energi.

Di sinilah peran lulusan Teknik Elektro menjadi semakin penting. Mereka bertanggung jawab merancang sistem tenaga listrik, mengembangkan teknologi penyimpanan energi, membangun sistem kendali pembangkit, serta mengintegrasikan Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam pengelolaan energi modern. Dengan kata lain, transisi energi tidak hanya tentang menghasilkan listrik yang lebih bersih, tetapi juga tentang membangun sistem energi yang lebih cerdas melalui elektrifikasi dan digitalisasi.

Seiring berkembangnya industri renewable energy, kebutuhan terhadap talenta Teknik Elektro pun terus meningkat. Lulusan bidang ini memiliki prospek karier yang semakin luas, baik di sektor energi maupun industri berbasis teknologi. 

Mereka dapat berkiprah sebagai engineer sistem tenaga listrik, engineer energi baru terbarukan, spesialis smart grid, engineer kendaraan listrik, hingga engineer sistem penyimpanan energi yang berperan dalam mendukung keandalan sistem kelistrikan modern. Selain itu, peluang juga terbuka sebagai konsultan energi, auditor energi, peneliti, maupun technopreneur yang mengembangkan inovasi di bidang energi dan teknologi. 

Membangun Kompetensi untuk Menjawab Tantangan Industri

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Program Studi Teknik Elektro Universitas Pertamina menghadirkan pembelajaran yang dirancang selaras dengan perkembangan industri energi. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga dibekali pengalaman menyelesaikan permasalahan nyata melalui pendekatan Project-Based Learning (PBL).

Proses pembelajaran didukung oleh Laboratorium Sistem Kontrol dan Laboratorium Komputasi Sistem Tenaga Listrik yang dilengkapi perangkat dan perangkat lunak yang digunakan di dunia industri sehingga mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif, seperti PLC, Arduino, FPGA, ETAP, GAMS, dan Multisim. Mahasiswa juga berkesempatan terlibat dalam riset di bidang smart grid, Artificial Intelligence (AI), machine learning, Internet of Things (IoT), hingga Energi Baru Terbarukan (EBT).

Didukung kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri dan fasilitas pembelajaran modern, lulusan Teknik Elektro Universitas Pertamina dipersiapkan menjadi insinyur yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan transisi energi.

Sejalan dengan semangat UPER Berdampak, program studi ini turut mendukung Asta Cita ke-4 melalui penguatan sumber daya manusia unggul di bidang sains dan teknologi, sekaligus berkontribusi pada pencapaian SDG 4 (Quality Education), SDG 7 (Affordable and Clean Energy), SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), dan SDG 13 (Climate Action).

Ingin menjadi bagian dari jutaan talenta yang akan mendorong transisi energi Indonesia? Bergabunglah dengan Program Studi Teknik Elektro Universitas Pertamina dan kembangkan kompetensi di bidang sistem tenaga listrik, energi baru terbarukan, serta teknologi energi cerdas. Kunjungi Portal Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Pertamina untuk memperoleh informasi mengenai kurikulum, fasilitas, dan proses pendaftaran

Referensi:
International Renewable Energy Agency (IRENA). Renewable Energy and Jobs: Annual Review 2024 
Institute for Essential Services Reform (IESR) 2023. Kesiapan Ketenagakerjaan untuk Energi Terbarukan di Indonesia 

Gambar: Nicolas Thomas/Unplash.jpg

Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved