Universitas Pertamina resmi melantik Prof. Dr. Ir. Ichsan Setya Putra sebagai Rektor Universitas Pertamina periode 2026–2031 pada Jumat 31 Juli 2026. Kepemimpinan baru ini menandai dimulainya babak penguatan transformasi Universitas Pertamina sebagai perguruan tinggi berbasis riset yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.
Prof. Ichsan menggantikan Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU yang telah memimpin Universitas Pertamina pada periode 2023–2026. Di bawah kepemimpinan Prof. Wawan, Universitas Pertamina mencatat berbagai capaian strategis, mulai dari penguatan tata kelola institusi, peningkatan kualitas akademik, perluasan kolaborasi nasional maupun internasional, hingga keberhasilan meraih Akreditasi Unggul sebagai pengakuan atas mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Melanjutkan fondasi tersebut, kepemimpinan Prof. Ichsan akan difokuskan pada percepatan pengembangan universitas melalui penguatan pendidikan, riset, inovasi, serta kolaborasi strategis bersama industri untuk menghasilkan solusi yang memberikan dampak bagi masyarakat.
"Transformasi Universitas Pertamina bukan hanya berfokus pada akademik. Akselerasi nilai perguruan tinggi melalui pendidikan, riset, dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri harus berjalan dalam satu ekosistem. Universitas harus menjadi penggerak perubahan, bukan sekadar penghasil pengetahuan," ujar Prof. Ichsan.
Sebagai perguruan tinggi yang tumbuh dalam ekosistem PT Pertamina (Persero), Universitas Pertamina memiliki posisi strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul sekaligus menghasilkan inovasi yang mampu menjawab tantangan industri, khususnya di bidang energi, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan.
Dalam masa kepemimpinannya, Prof. Ichsan menargetkan penguatan pembelajaran berbasis riset (research-based learning) dan proyek (project-based learning), peningkatan kualitas publikasi ilmiah, pengembangan hilirisasi hasil riset, serta penguatan ekosistem inovasi yang terintegrasi dengan kebutuhan industri.
Salah satu inisiatif strategis yang akan dikembangkan adalah Energy Innovation Hub, sebuah ekosistem kolaboratif yang mempertemukan mahasiswa, dosen, peneliti, masyarakat, pemerintah, dan mitra industri dalam menghasilkan inovasi berbasis teknologi.
"Untuk mengoptimalkan capaian Tri Dharma Perguruan Tinggi, Energy Innovation Hub menjadi wadah bagi mahasiswa, dosen, masyarakat, dan industri dalam berkolaborasi menghadirkan inovasi dan riset global, sekaligus mendorong pengembangan kewirausahaan berbasis teknologi sebagai bagian dari strategi pengembangan universitas," tambahnya.
Melalui pendekatan tersebut, Universitas Pertamina menargetkan lahirnya lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan teknis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, adaptif, kolaboratif, berkarakter, serta memiliki entrepreneurial mindset yang dibutuhkan dalam menghadapi dinamika industri dan tantangan global.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum bagi Universitas Pertamina untuk melanjutkan transformasi institusi menuju perguruan tinggi riset yang mampu menghasilkan pengetahuan, inovasi, dan solusi nyata bagi pembangunan nasional maupun global. Dengan memperkuat sinergi antara dunia akademik, industri, pemerintah, dan masyarakat, Universitas Pertamina berkomitmen terus menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan, berdampak, dan mampu mencetak pemimpin masa depan. [MD]