ID / EN
Berita Populer

Net Zero Emissions: Pengertian, Target Indonesia, dan Cara Mencapainya


Published by: Universitas Pertamina Rabu, 1 April 2026
Dibaca: 106 kali
Upaya global dalam menghadapi perubahan iklim semakin menguat seiring meningkatnya suhu bumi yang berdampak luas terhadap lingkungan dan kehidupan manusia. Laporan terbaru dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menegaskan bahwa untuk membatasi kenaikan suhu global hingga 1,5°C, dunia harus mencapai kondisi net zero emissions pada pertengahan abad ini. Di Indonesia, komitmen tersebut ditegaskan melalui Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) yang dipublikasikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dengan target mencapai net zero emissions paling lambat tahun 2060 atau lebih cepat. 

Pengertian Net Zero Emissions

Net zero emissions adalah kondisi ketika jumlah emisi gas rumah kaca yang dilepaskan ke atmosfer seimbang dengan jumlah emisi yang diserap kembali, baik melalui teknologi maupun mekanisme alami seperti hutan dan lautan. Artinya, tidak ada penambahan emisi bersih ke atmosfer.
Konsep ini tidak berarti menghentikan seluruh aktivitas yang menghasilkan emisi, melainkan mengurangi emisi seminimal mungkin dan mengimbangi sisanya dengan upaya penyerapan karbon (carbon offset). Beberapa sektor utama yang berkontribusi terhadap emisi meliputi energi, transportasi, industri, dan limbah.

Target Net Zero Emissions Indonesia

Indonesia sebagai negara berkembang dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat memiliki tantangan tersendiri dalam menekan emisi. Pemerintah Indonesia menargetkan pengurangan emisi sebesar 31,89% secara mandiri pada tahun 2030, hingga 43,20% dengan dukungan internasional, serta mencapai net zero emissions pada tahun 2060 atau lebih cepat

Target ini didukung oleh berbagai kebijakan strategis, seperti pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT), transisi energi dari batu bara ke energi bersih, serta penguatan sektor kehutanan sebagai penyerap karbon.

Cara Mencapai Net Zero Emissions

Untuk mencapai target tersebut, diperlukan kolaborasi lintas sektor dan inovasi teknologi yang berkelanjutan. Berikut beberapa langkah strategis yang dapat dilakukan:

1. Transisi Energi Bersih

Mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan beralih ke energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan panas bumi menjadi langkah utama. Indonesia memiliki potensi besar dalam energi panas bumi yang dapat dimanfaatkan secara optimal.

2. Efisiensi Energi

Penggunaan energi yang lebih efisien di sektor industri, bangunan, dan rumah tangga dapat menekan konsumsi energi secara signifikan. Teknologi smart grid dan sistem kelistrikan modern menjadi solusi yang semakin relevan.

3. Elektrifikasi Sektor Transportasi

Percepatan penggunaan kendaraan listrik menjadi salah satu strategi penting dalam mengurangi emisi karbon di sektor transportasi.

4. Pengembangan Teknologi Penangkapan Karbon

Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) menjadi inovasi penting untuk menangkap emisi karbon dari industri sebelum dilepaskan ke atmosfer.

5. Rehabilitasi Hutan dan Lahan

Upaya reboisasi dan perlindungan hutan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas penyerapan karbon alami.

Peran Pendidikan dalam Mendukung Net Zero Emissions

Pencapaian net zero emissions tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah dan teknologi, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia yang kompeten. Di sinilah peran institusi pendidikan tinggi menjadi sangat penting dalam mencetak generasi yang mampu menghadapi tantangan transisi energi.

Universitas Pertamina hadir sebagai salah satu perguruan tinggi yang berkomitmen dalam pengembangan energi berkelanjutan melalui berbagai program studi unggulan, termasuk Program Studi Teknik Elektro. Program ini berfokus pada penguasaan teknologi kelistrikan modern, energi terbarukan, serta sistem energi cerdas yang menjadi kunci dalam mendukung pencapaian net zero emissions di Indonesia.

Melalui integrasi pendidikan, penelitian, dan inovasi teknologi, Universitas Pertamina turut berperan dalam mendukung pencapaian target SDG no 7 (Energi Bersih dan Terjangkau). Dengan pendekatan multidisiplin yang diterapkan memungkinkan mahasiswa untuk memahami isu energi dan lingkungan secara komprehensif serta memberikan solusi yang berkelanjutan.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Universitas Pertamina terus berkontribusi dalam mencetak talenta unggul di bidang energi, khususnya melalui Program Studi Teknik Elektro yang relevan dengan kebutuhan masa depan industri energi bersih.

Bagi Anda yang ingin menjadi bagian dari solusi global dalam menghadapi perubahan iklim dan berkontribusi langsung dalam pengembangan energi berkelanjutan, saatnya mengambil langkah nyata dengan melanjutkan pendidikan di bidang yang tepat. Kunjungi laman https://pmb.universitaspertamina.ac.id/ untuk informasi lebih lanjut dan bergabunglah bersama generasi inovator energi masa depan.

Sumber: 
- https://kemenlh.go.id/news/detail/indonesia-tegaskan-kepemimpinan-global-di-cop30-aksi-nyata-menuju-net-zero-emission-dan-ekonomi-hijau-yang-inklusif
- https://ekon.go.id/publikasi/detail/4652/akselerasi-net-zero-emissions-indonesia-deklarasikan-target-terbaru-penurunan-emisi-karbon
- https://iesr.or.id/siaran-pers-laporan-ipcc-sr15-dan-implikasinya-bagi-sektor-energi-indonesia/

Foto: freepik.com
Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved