ID / EN
Berita Populer

Konsep Green Finance, dan Perannya dalam Energi Berkelanjutan


Published by: Universitas Pertamina Selasa, 7 April 2026
Dibaca: 28 kali
Pada 2023, World Bank melaporkan bahwa pembiayaan untuk aksi iklim terus meningkat, didorong oleh peran bank pembangunan multilateral dan institusi keuangan lainnya. Sementara itu, laporan dari Reuters mencatat bahwa pembiayaan iklim dari lembaga multilateral mencapai sekitar $125 miliar, angka yang terus meningkat tetapi belum cukup untuk mendukung target transisi energi bersih secara global.

Di sisi lain, World Bank juga menyebutkan bahwa lembaga keuangan pembangunan nasional mengelola aset hingga $19 triliun, atau lebih dari 10% total investasi dunia. Artinya, arah pembangunan global sangat dipengaruhi oleh bagaimana dana tersebut dialokasikan.

Kondisi ini menegaskan bahwa tantangan perubahan iklim tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga ditentukan oleh ke mana aliran dana diarahkan dalam mendukung transisi energi. Oleh karena itu, diperlukan investasi yang mampu menjawab tantangan tersebut. Dari sinilah konsep green finance mulai berkembang.

Apa Itu Green Finance?

Green finance adalah konsep dalam sistem keuangan yang berfokus pada pembiayaan berkelanjutan, yaitu penyaluran dana ke proyek yang berdampak positif bagi lingkungan. Berbeda dengan investasi konvensional, investasi hijau tidak hanya mengejar keuntungan finansial, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan. Dengan demikian, green finance menjadi penghubung antara sektor keuangan dan upaya pelestarian lingkungan.

Bentuk pengimplementasian green finance melalui berbagai instrumen, seperti green bonds untuk pendanaan proyek ramah lingkungan, investasi energi terbarukan yang mendukung pengembangan energi bersih, serta pembiayaan efisiensi energi untuk mengurangi konsumsi energi secara lebih efektif.

Peran Green Finance dalam Energi Berkelanjutan

Dalam konteks energi, green finance memiliki peran strategis dalam mempercepat transisi menuju sumber energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.

1. Mendorong Pengembangan Energi Terbarukan
Green finance mendorong pengembangan energi terbarukan dengan menyediakan akses pendanaan bagi proyek-proyek seperti tenaga surya, angin, dan panas bumi.

2. Mengurangi Risiko Investasi
Instrumen keuangan berkelanjutan seperti green bonds membantu mengurangi risiko investasi, sehingga meningkatkan kepercayaan investor terhadap proyek energi hijau.

3. Mempercepat Transisi Energi
Green finance berkontribusi dalam mempercepat transisi energi global dengan mengalihkan aliran dana dari energi fosil ke energi bersih

Meski demikian, tantangan seperti greenwashing, keterbatasan regulasi, dan akses pembiayaan di negara berkembang masih perlu diatasi.

Seiring meningkatnya komitmen global menuju net zero emission, kebutuhan akan investasi hijau terus tumbuh dan membuka peluang besar di bidang ekonomi. Hal ini menuntut sumber daya manusia yang tidak hanya memahami ekonomi, tetapi juga isu keberlanjutan.

Program Studi Ekonomi di Universitas Pertamina hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan membekali mahasiswa pengetahuan tentang investasi hijau, pembiayaan berkelanjutan, dan ekonomi energi, sehingga siap berkontribusi dalam mendorong transisi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

Green finance secara langsung mendukung SDGs poin 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) dan SDGs poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim) karena berperan dalam mendorong pengembangan energi bersih serta mengurangi emisi karbon.

Tertarik menjadi bagian dari perubahan ini? Yuk, pelajari lebih lanjut di Program Studi Ekonomi Universitas Pertamina dan jadilah generasi yang mendorong masa depan energi yang lebih hijau!

Daftar Pustaka
Pesme, J. (2023). How national development financial institutions can scale green finance. World Bank. https://blogs.worldbank.org/en/voices/how-national-development-financial-institutions-can-scale-green-finance
Ayres, M. (2024). Climate finance from multilateral banks reached $125 billion in 2023. Reuters. https://www.reuters.com/sustainability/sustainable-finance-reporting/climate-finance-multilateral-banks-up-125-billion-2023-2024-09-20/
International Energy Agency. (2023). World energy investment 2023. https://www.iea.org/reports/world-energy-investment-2023



Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved