Logo Universitas Pertamina
ID / EN
Berita Kampus

Indonesia Economic Review 10.0 Dorong Peran Mahasiswa dalam Diskusi Strategis Menuju Indonesia Emas 2045


Published by: Universitas Pertamina Senin, 29 Desember 2025
Dibaca: 58 kali
Himpunan Mahasiswa Ekonomi Universitas Pertamina kembali menyelenggarakan Indonesian Economic Review (IER) 10.0 sebagai ruang diskusi akademik yang mempertemukan mahasiswa dengan akademisi serta praktisi. Mengusung tema Strengthening the Vision of Indonesia Emas 2045 Through Productive Employment, Sustainable Infrastructure, and Poverty Alleviation, kegiatan ini berlangsung di Auditorium Universitas Pertamina dan diikuti sekitar 700 peserta secara luring maupun daring.

Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pertamina serta sivitas akademika Universitas Pertamina. Hadir dalam kesempatan tersebut Dr. Dewi Hanggraeni, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Komunikasi dan Diplomasi Universitas Pertamina; Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pertamina Eka Puspitawati, Ph.D.; Dr. Feriansyah, Ketua Program Studi Ekonomi Universitas Pertamina; serta dosen Ekonomi Dr. Nanda R. Nurdianto, S.E., M.E. Kehadiran jajaran pimpinan dan akademisi tersebut memperkuat substansi kegiatan yang dikemas melalui sesi talkshow kebijakan publik dan seminar tematik.

Rangkaian acara dibuka dengan sambutan Ketua Pelaksana IER 10.0, Andika Pratama. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam memahami isu-isu pembangunan berkelanjutan agar kontribusi yang diberikan dapat berdampak jangka panjang bagi pembangunan nasional.

Sejalan dengan pesan tersebut, sesi utama IER 10.0 diarahkan pada pembahasan isu strategis pembangunan nasional melalui diskusi mengenai transformasi energi sebagai fondasi pembangunan infrastruktur berkelanjutan. Diskusi ini menghadirkan Ketua Komisioner Informasi Pusat, Dr. Ir. Donny Yoesgiantoro, M.M., M.P.A., yang memaparkan urgensi transisi energi dari sumber fosil menuju energi ramah lingkungan, serta tantangan kebijakan dan teknologi dalam mendukung pembangunan nasional.

Selain menyoroti aspek kebijakan dan infrastruktur, IER 10.0 juga membuka ruang refleksi bagi generasi muda melalui sesi seminar bersama Rian Fahardhi, S.Kom. Dalam sesi ini, mahasiswa diajak merefleksikan peran generasi muda di tengah berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan ekologi, sekaligus menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045.

Dari perspektif institusional, Universitas Pertamina memandang kegiatan akademik seperti IER 10.0 sebagai bagian penting dalam menyiapkan generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan global. Dr. Dewi Hanggraeni menekankan pentingnya penguatan literasi digital dan kompetensi masa depan bagi mahasiswa lintas disiplin.

“Mahasiswa perlu dibekali literasi digital dan kompetensi masa depan agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak serta berperan sebagai agen perubahan dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan,” tegasnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Dr. Feriansyah menilai bahwa forum diskusi seperti IER 10.0 berperan strategis dalam menumbuhkan daya kritis mahasiswa terhadap isu-isu ekonomi makro, kebijakan publik, dan pembangunan nasional, khususnya dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Melalui penyelenggaraan Indonesian Economic Review (IER) 10.0, Universitas Pertamina terus mendorong terciptanya ruang dialog akademik yang konstruktif serta lahirnya gagasan kritis dan kontribusi nyata dari mahasiswa dalam mendukung agenda pembangunan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Thumbnail Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved