Di tengah ketidakpastian ekonomi modern, profesi aktuaris semakin menjadi alat strategis krusial bagi perusahaan. Dengan keahlian dalam analisis risiko dan matematika probabilitas, aktuaris mampu membantu organisasi merencanakan masa depan yang lebih aman dan stabil dan salah satu jalur terbaik untuk mengejar karir ini adalah melalui Program Sains Aktuaria Universitas Pertamina.
Kenapa Aktuaris Itu Menjanjikan
Aktuaris adalah profesional yang ahli dalam mengidentifikasi, mengukur, dan menilai risiko. Mereka menggunakan data matematika untuk memprediksi berbagai peristiwa yang bisa menimbulkan dampak finansial besar. Di tengah kompleksitas dunia keuangan dan kondisi global yang cepat berubah seperti krisis kesehatan atau gejolak pasar, keahlian ini sangat dibutuhkan di banyak sektor.
Profesi aktuaris juga sangat dekat dengan teknologi. Aktuaris masa kini sering memakai big data, keterampilan pemrograman, dan metode machine learning untuk membuat model risiko, meningkatkan efisiensi kerja, serta menghasilkan analisis yang lebih tepat dan mendalam.
Peluang Karir Aktuaris: Lebih dari Sekadar Asuransi
Aktuaris tidak hanya dibutuhkan di industri asuransi dan pensiun, tetapi juga di perbankan, fintech, hingga pemerintahan.
Lulusan Sains Aktuaria Universitas Pertamina bisa bekerja sebagai:
Gaji Aktuaris: Benar-benar Puluhan Juta?
Pendapatan aktuaris meningkat seiring pengalaman dan sertifikasi.
Sebagai gambaran:
Aktuaris pemula bisa mendapatkan Rp 8–12 juta per bulan.
Setelah memperoleh sertifikasi ASAI, pendapatan dapat naik menjadi Rp 20–40 juta.
Untuk profesional papan atas (FSAI) atau aktuaris senior, gaji bisa menembus Rp 70–120 juta per bulan.
Seorang aktuaris senior atau manajerial di perusahaan besar bisa meraih puluhan hingga ratusan juta rupiah, khususnya di industri strategis seperti energi.
Kenapa Harus Pilih Program Sains Aktuaria di Universitas Pertamina
Program Sains Aktuaria Universitas Pertamina memberi kombinasi yang unik: teori aktuaria + aplikasi di sektor energi. Kurikulum dirancang tidak hanya untuk mendalami probabilitas, statistika, dan pemodelan keuangan, tetapi juga penerapan nyata dalam manajemen risiko sektor energi sangat relevan di era transisi energi saat ini. Mahasiswa program studi ini juga dibekali kemampuan programming dan analisis data, yang sangat penting dalam profesi sebagai aktuaris.
Permintaan Aktuaris di Indonesia Masih Tinggi
Menurut data Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI), jumlah aktuaris bersertifikasi masih terbatas dibandingkan permintaan industri. Bahkan ada laporan bahwa 8–9 perusahaan asuransi umum belum memiliki aktuaris tetap, menunjukkan potensi besar bagi lulusan baru. Dengan keahlian yang langka dan sangat dibutuhkan, lulusan Sains Aktuaria Universitas Pertamina memiliki peluang besar untuk langsung terserap ke dalam industri strategis.
Siapa yang Cocok untuk Jurusan Ini?
Kalau kamu suka matematika, statistika, suka berpikir kritis, dan tertarik pada isu risiko finansial program ini sangat cocok untukmu.Apalagi jika kamu ingin berkontribusi di sektor energi, karena Universitas Pertamina membawa unsur “energi” ke dalam kurikulum aktuaria.
Peluang Masa Depan di Tanganmu
Profesi aktuaris bukan hanya menjanjikan dari segi gaji yang bisa tembus puluhan juta tetapi juga sangat strategis untuk masa depan. Melalui Program Sains Aktuaria Universitas Pertamina, kamu bisa belajar ilmu yang dalam dan aplikatif di industri keuangan dan energi, di tengah kebutuhan tinggi tenaga ahli risiko.
Punya ambisi besar untuk karir aktuaris? Ini waktu yang tepat untuk mempertimbangkan Sains Aktuaria di Universitas Pertamina sebagai langkah awal menuju karir masa depan yang cemerlang.