ID / EN
Agenda

Dari Teknik Logistik ke Industri Bulk Cargo: Perjalanan Karier Alumni Angkatan 2020


Published by: Muhammad Zulfi Al-Ghifari Kamis, 16 Juli 2026
Dibaca: 2 kali
I Dewa Gede Yogindra Adipramana, alumni Teknik Logistik Universitas Pertamina angkatan 2020, saat ini berkarier sebagai Marketing Logistic Associate di LX International. Selama masa perkuliahan, Dewa aktif mengembangkan diri melalui berbagai kegiatan organisasi dan akademik, termasuk sebagai Kepala Divisi Kaderisasi HIMALOG, bagian dari Dewan Perwakilan Angkatan (DPA), serta aktif dalam berbagai kegiatan seperti Algoritma Pemrograman dan Promodel. Berbagai pengalaman tersebut turut membentuk kemampuan leadership, analytical thinking, dan koordinasi lintas tim yang relevan dengan dunia profesional.

Dalam pekerjaannya saat ini, Dewa berfokus pada bulk cargo logistics, khususnya pengelolaan pengiriman komoditas seperti batubara dan bauksit. Tanggung jawabnya mencakup koordinasi dengan vendor pelayaran, barge owner, shipping agent, dan surveyor, hingga memantau jadwal loading, sailing, dan discharging cargo. Ia juga terlibat dalam pengelolaan dan perbandingan freight rate, negosiasi kontrak barging/charter agreement, koordinasi marine cargo insurance, serta penanganan berbagai kendala operasional seperti keterlambatan barge, perubahan ETA/ETD, demurrage, dan kendala vendor.

Perjalanan karier tersebut tidak terlepas dari pengalaman yang diperolehnya sejak awal memasuki dunia profesional. Dewa sebelumnya menjalani pengalaman sebagai Transport & Vendor Management Intern di Maersk, sebelum melanjutkan karier sebagai Marketing Logistic Associate di LX International. Perpindahan dari pembelajaran di bangku kuliah menuju industri memberikan tantangan tersendiri, terutama dalam memahami istilah seperti shipping terms dan Incoterms, serta menghadapi kompleksitas maritime cargo handling. Menurutnya, proses adaptasi tersebut banyak dilakukan melalui pengalaman langsung atau “learning by doing.”

Beberapa mata kuliah yang menurut Dewa memiliki keterkaitan dengan pekerjaannya antara lain Rantai Pasok Lanjut, Logistik Maritim, Logistik Minyak & Gas, Sistem Pengadaan, Aspek Hukum dalam Logistik, dan Sistem Pengendalian Persediaan. Mata kuliah tersebut memberikan dasar pemahaman mengenai aliran supply chain, operasi transportasi laut, pergerakan kargo dalam skala industri, manajemen vendor dan kontrak, hingga pengendalian biaya dan operasional. Pemahaman tersebut menjadi bekal yang dapat dikembangkan lebih lanjut ketika menghadapi permasalahan nyata di industri logistik.

Berdasarkan pengalamannya, Dewa berpesan agar mahasiswa Teknik Logistik berani mengembangkan kompetensi, memahami proses supply chain secara menyeluruh, serta membiasakan diri berpikir analitis terhadap biaya dan efisiensi. Ia juga menekankan pentingnya kemampuan komunikasi dan koordinasi, yang dapat dikembangkan melalui organisasi maupun kegiatan kemahasiswaan. Jika memiliki kesempatan untuk kembali ke masa kuliah, Dewa ingin lebih banyak mengambil sertifikasi terkait supply chain, memperluas relasi profesional, dan terlibat dalam project research. Perjalanannya menjadi gambaran bahwa pendidikan Teknik Logistik dapat menjadi fondasi untuk berkarier di berbagai bidang, termasuk industri maritime logistics dan bulk cargo.

#TeknikLogistikUPer #LogiscsAlumniSpotlight #BeGlobalLeader
Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved