Peluang mahasiswa Universitas Pertamina (UPER) untuk memperoleh pengalaman akademik di Korea Selatan semakin terbuka. UPER tengah menjajaki program student exchange, mobilitas mahasiswa inbound dan outbound, hingga dual degree bersama Baekseok University, Korea Selatan, dengan target implementasi program mobilitas mulai September 2027.
Penjajakan tersebut berlangsung melalui kunjungan delegasi Baekseok University ke kampus UPER, Jakarta, pada 1 Oktober 2026. Pertemuan ini menjadi momentum bagi kedua institusi untuk membahas pengembangan kerja sama akademik sekaligus mengidentifikasi peluang kolaborasi yang dapat memberikan akses lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman pembelajaran lintas negara.
Delegasi Baekseok University dalam kunjungan tersebut dipimpin oleh Prof. Kim Beom Joon, Head of International Office Baekseok University, bersama perwakilan I-UM Agency. Dari pihak UPER, hadir Wahyu Agung Pramudito, Ph.D., Direktur Inovasi dan Kewirausahaan yang mewakili Koordinator Kerja Sama Internasional, serta Arif Murti Rozamuri, Ph.D., Ketua Program Studi Manajemen, bersama sejumlah perwakilan akademik UPER.
Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi membahas sejumlah skema mobilitas mahasiswa, mulai dari program inbound dan outbound, student exchange, hingga peluang dual degree. Skema tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengikuti proses pembelajaran di lingkungan akademik internasional, sekaligus memperluas jejaring, wawasan, dan pengalaman akademik di luar negeri.
Selain mobilitas mahasiswa, penjajakan kerja sama juga diarahkan pada pengembangan kolaborasi akademik lintas program studi dan penelitian bersama. Bidang yang turut dibahas mencakup Kedokteran, Manajemen, dan Teknologi Informasi. Dengan cakupan tersebut, peluang kerja sama tidak hanya terbuka bagi mahasiswa yang mengikuti program mobilitas, tetapi juga dapat berkembang pada penguatan akademik dan riset kedua institusi.
Direktur Inovasi dan Kewirausahaan UPER, Wahyu Agung Pramudito, Ph.D., menyampaikan bahwa penjajakan dengan Baekseok University menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang dapat memberikan manfaat konkret bagi mahasiswa maupun pengembangan akademik kedua institusi.
“Penjajakan ini tidak berhenti pada pertukaran mahasiswa, tetapi juga membuka peluang pengembangan program akademik dan penelitian bersama. Kami ingin memastikan kerja sama yang dibangun dapat memberikan akses yang lebih luas bagi mahasiswa UPER untuk memperoleh pengalaman belajar internasional sekaligus memperkuat jejaring akademik kedua institusi,” ujar Wahyu.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak akan bertukar profil institusi dan program studi sebagai bagian dari proses penyusunan dan finalisasi perjanjian kerja sama. Setelah proses tersebut selesai, program mobilitas mahasiswa ditargetkan dapat mulai dilaksanakan pada September 2027.
Penjajakan dengan Baekseok University menjadi bagian dari upaya UPER memperluas jejaring akademik internasional dan menghadirkan lebih banyak akses pembelajaran global bagi mahasiswa. Langkah ini sejalan dengan komitmen UPER Berdampak dalam memperkuat kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, sekaligus mendukung Asta Cita ke-4 dalam penguatan sumber daya manusia, pendidikan, sains, dan teknologi.
Melalui peluang student exchange, dual degree, serta kolaborasi penelitian, kerja sama ini berkontribusi pada pencapaian SDG 4 (Quality Education) dengan memperluas akses mahasiswa terhadap pengalaman belajar lintas negara, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan kompetensi global. Sementara itu, penjajakan kerja sama antara UPER dan Baekseok University turut mendukung SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan antarlembaga pendidikan tinggi dan pembukaan peluang kolaborasi akademik serta riset lintas negara. [MV]