ID / EN
Berita Kampus

UPER dan PLN Nusantara Power Kolaborasi Kenalkan Green Extraction untuk Dorong Edukasi Kimia Hijau


Published by: Universitas Pertamina Selasa, 13 Oktober 2026
Dibaca: 6 kali
Pemanfaatan bahan alam terus berkembang seiring kebutuhan terhadap teknologi yang lebih ramah lingkungan. Salah satunya melalui green extraction, pendekatan ekstraksi yang menerapkan prinsip kimia hijau untuk mengurangi penggunaan pelarut berisiko dan mendukung pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.

Sejalan dengan kebutuhan tersebut, Program Studi Kimia Universitas Pertamina (UPER) bersama PLN Nusantara Power menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Penerapan Green Extraction: Teori dan Simulasi Ekstraksi Senyawa Bioaktif Krustasea Menggunakan NADES”. Kegiatan berlangsung pada 11 September 2026 di Desa Segara Jaya dan Pantai Makmur.

Kegiatan ini diikuti warga Desa Segara Jaya dan Pantai Makmur, staf PLN Nusantara Power, dosen, serta panitia Program Studi Kimia. Turut hadir Dr. Eng. Paramita Jaya Ratri, M.Si., S.Si., Wakil Dekan Fakultas Sains dan Ilmu Komputer, Dr. Nila T. Berghuis, SSi, MSi., Ketua Program Studi Kimia, serta perwakilan PLN Nusantara Power dan pemerintah desa.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai teknologi ekstraksi dan konsep kimia hijau. Materi kemudian diperdalam melalui demonstrasi ekstraksi senyawa bioaktif dari krustasea menggunakan Natural Deep Eutectic Solvent (NADES), yang dilengkapi diskusi dan permainan interaktif.

Dr. Nila, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menghubungkan pengetahuan kimia dengan potensi bahan alam yang tersedia di masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuka wawasan peserta mengenai penerapan teknologi ekstraksi dalam mendukung pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa konsep kimia dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan di lingkungan sekitar. Pemanfaatan NADES dalam ekstraksi senyawa bioaktif menjadi salah satu contoh bagaimana inovasi di bidang kimia dapat dikembangkan untuk mendukung pemanfaatan bahan alam yang lebih berkelanjutan,” ujar Dr. Nila.

Donar Parluhutan Sijabat, PH Senior Manager PLN Nusantara Power, menyampaikan pentingnya kolaborasi dalam mendorong keberlanjutan.

“Melalui kolaborasi ini, kita dapat memperluas pengetahuan masyarakat dan mendorong pemanfaatan potensi di lingkungan sekitar. Mari membangun ekonomi berkelanjutan bersama menyelamatkan bumi melalui pengetahuan, inovasi, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.

Kolaborasi UPER dan PLN Nusantara Power melalui kegiatan ini turut memperluas edukasi mengenai kimia hijau kepada masyarakat. Pengetahuan tersebut diharapkan mendorong pemanfaatan bahan alam melalui teknologi ekstraksi yang lebih ramah lingkungan sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan dampak bagi masyarakat.

Kegiatan ini sejalan dengan SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengenalan teknologi ekstraksi yang mempertimbangkan aspek keberlanjutan. Penerapan prinsip kimia hijau juga mendorong pemanfaatan bahan alam secara lebih bertanggung jawab.

Sebagai bagian dari UPER Berdampak, kegiatan ini mendukung Asta Cita melalui penguatan sains dan teknologi. Upaya tersebut diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat yang mendorong pemanfaatan ilmu pengetahuan untuk memperluas edukasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. [MP]
Thumbnail Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved