ID / EN
Berita Kampus

Special Lecture #4 Teknik Geologi UPER Bedah Pore Pressure dan In-Situ Stress pada Cekungan Sedimen Indonesia


Published by: Universitas Pertamina Senin, 19 Oktober 2026
Dibaca: 17 kali
Memahami kondisi bawah permukaan menjadi bagian penting dalam kegiatan eksplorasi dan pengembangan sumber daya energi. Karakteristik batuan, tekanan pori, hingga tegasan yang bekerja di bawah permukaan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi geologi yang perlu dipertimbangkan dalam memahami karakteristik suatu wilayah.
Perspektif tersebut menjadi bahasan dalam Special Lecture #4 yang diselenggarakan Program Studi Teknik Geologi Universitas Pertamina bertajuk “Beneath the Surface: Understanding Pore Pressure & In-Situ Stress in Indonesia’s Sedimentary Basins”. Kegiatan berlangsung di Auditorium Griya Legita Universitas Pertamina, Kamis (1/10/2026), dengan menghadirkan Dr. Sena Reksalegora, Independent Consultant, sebagai narasumber.
Sekitar 160 mahasiswa dari Program Studi Teknik Geologi, Teknik Geofisika, dan Teknik Perminyakan mengikuti kegiatan tersebut. Ketiga program studi merupakan bagian dari Fakultas Teknologi Eksplorasi dan Produksi (FTEP) Universitas Pertamina, sehingga pembahasan mengenai kondisi bawah permukaan dapat dipelajari melalui perspektif keilmuan yang saling berkaitan.
Dalam pemaparannya, Dr. Sena membahas tekanan pori atau pore pressure serta tegasan in-situ atau in-situ stress sebagai bagian dari kajian geomekanika. Kedua konsep tersebut menjadi aspek penting dalam memahami kondisi batuan dan karakteristik bawah permukaan, khususnya ketika dikaji dalam konteks cekungan sedimen Indonesia.
“Ketika konsep tersebut ditempatkan dalam konteks cekungan sedimen Indonesia, mahasiswa dapat melihat bahwa kondisi bawah permukaan bukan sekadar persoalan teoritis. Pengetahuan yang diperoleh di ruang perkuliahan dapat digunakan untuk membaca karakteristik geologi sekaligus memahami berbagai kondisi yang berpotensi muncul dalam kegiatan eksplorasi,” ujar Dr. Sena.
Pembahasan mengenai pore pressure dan in-situ stress memberikan mahasiswa perspektif untuk melihat kondisi bawah permukaan secara lebih menyeluruh. Pengetahuan tersebut juga membantu menghubungkan kajian geomekanika dengan karakteristik geologi yang menjadi bagian dari proses eksplorasi dan pengembangan sumber daya bawah permukaan.
Kehadiran praktisi melalui acara ini turut mempertemukan pembelajaran akademik dengan perspektif profesional. Bagi mahasiswa Teknik Geologi, Teknik Geofisika, dan Teknik Perminyakan, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk melihat keterkaitan konsep yang dipelajari di perkuliahan dengan kebutuhan di bidang eksplorasi dan energi.
Pembelajaran yang mempertemukan perspektif akademik dan profesional tersebut menjadi bagian dari upaya Program Studi Teknik Geologi dalam menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan industri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai konsep geomekanika, tetapi juga mendapatkan konteks mengenai penerapannya dalam memahami kondisi bawah permukaan.
Kegiatan ini turut mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Bermutu dan Asta Cita ke-4 melalui penguatan sumber daya manusia, sains, teknologi, dan pendidikan. Kehadiran praktisi dalam pembelajaran menjadi salah satu langkah untuk memperluas wawasan mahasiswa sekaligus memperkuat keterhubungan pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri energi.
Melalui Special Lecture #4, Program Studi Teknik Geologi Universitas Pertamina terus mendorong penguatan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran yang menghubungkan keilmuan dengan kebutuhan profesional. Upaya tersebut menjadi bagian dari semangat UPER Berdampak dalam mempersiapkan lulusan yang mampu berkontribusi pada pengembangan sektor energi dan menghadapi tantangan di bidang eksplorasi. [MP]
Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved