ID / EN
Berita Kampus

Siap Masuk Dunia Kerja, Bright UP Session UPER Bekali Mahasiswa Strategi Hadapi Rekrutmen


Published by: Universitas Pertamina Kamis, 17 September 2026
Dibaca: 4 kali
Survei Kickresume (2025) terhadap 1.277 responden menunjukkan bahwa 58 persen fresh graduate masih mencari pekerjaan pertama setelah lulus. Survei tersebut juga menemukan bahwa resume menjadi bagian dari proses pencarian kerja yang paling banyak dianggap menantang, baik bagi lulusan baru maupun mereka yang telah lebih lama memasuki dunia kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa kesiapan memasuki dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kompetensi, tetapi juga oleh kemampuan kandidat dalam mempresentasikan pengalaman, keterampilan, dan nilai dirinya selama proses rekrutmen.

Untuk membantu mahasiswa mempersiapkan hal tersebut, Universitas Pertamina melalui Career Development Center (CDC) menyelenggarakan Bright UP Session bertajuk “Mastering the Job Recruitment Process” pada Jumat, 4 September 2026. Kegiatan ini menghadirkan Siva Norman, Human Resources (HR) Pertamina, sebagai narasumber.

“Menjadi kandidat yang dipertimbangkan perusahaan membutuhkan lebih dari sekadar latar belakang akademik. Kandidat harus mampu mengenali nilai yang dimiliki, mengomunikasikannya dengan jelas, serta menunjukkan relevansinya terhadap kebutuhan perusahaan. Hal tersebut tidak terbentuk secara instan, tetapi melalui persiapan, pengalaman, dan latihan yang konsisten,” ujar Siva.

Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami proses rekrutmen secara menyeluruh, mulai dari menyiapkan CV dan cover letter, menghadapi wawancara, hingga mempertimbangkan tawaran kerja. Siva menekankan bahwa CV dan cover letter menjadi kesempatan awal bagi kandidat untuk menunjukkan pengalaman, kompetensi, dan kesesuaiannya dengan posisi yang dilamar. Karena itu, mahasiswa diarahkan untuk tidak sekadar mencantumkan seluruh pengalaman, tetapi memilih informasi yang paling relevan dan menyesuaikannya dengan kebutuhan perusahaan.

“CV bukan hanya daftar pengalaman. Yang lebih penting adalah bagaimana kandidat mampu menunjukkan pengalaman mana yang relevan, apa kontribusi yang pernah diberikan, dan mengapa hal tersebut sesuai dengan posisi yang dilamar,” jelas Siva.

Pada tahap wawancara, peserta didorong untuk tidak hanya menyiapkan jawaban, tetapi juga memahami cerita yang ingin dibangun tentang pengalaman dan kompetensinya. Pengalaman, kontribusi, serta kemampuan yang relevan perlu disampaikan secara runtut agar kandidat mampu menunjukkan nilai dirinya secara lebih meyakinkan. Pemahaman terhadap nilai diri juga menjadi penting ketika kandidat memasuki tahap penawaran kerja, terutama dalam mempertimbangkan standar posisi dan menyampaikan ekspektasi secara profesional.

“Pada akhirnya, proses rekrutmen bukan hanya tentang bagaimana kandidat mendapatkan pekerjaan, tetapi tentang bagaimana mereka mampu menunjukkan nilai dan relevansi yang dimiliki. Ketika seseorang memahami kompetensinya, mampu mengomunikasikan pengalaman, dan berani menyampaikan value secara tepat, mereka tidak hanya siap menghadapi proses rekrutmen, tetapi juga lebih mampu menentukan arah kariernya,” jelas Siva.

Melalui Bright UP Session, Career Development Center Universitas Pertamina terus menghadirkan pembelajaran yang terhubung dengan kebutuhan dunia kerja sebagai bagian dari semangat UPER Berdampak. Program ini menjadi salah satu upaya Universitas Pertamina dalam membekali mahasiswa dengan kesiapan karier, kemampuan beradaptasi, serta kompetensi yang relevan dengan perubahan kebutuhan industri.

Upaya tersebut sejalan dengan Asta Cita ke-4 dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia serta mendukung SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kesiapan mahasiswa dalam memasuki dunia kerja. [MP]


Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved