ID / EN
Berita Kampus

Rizky Bintang Raih Juara Pertama SCALE-UP 2026 lewat Inovasi AI untuk Pengolahan Data Drilling


Published by: Universitas Pertamina Senin, 2 November 2026
Dibaca: 9 kali
Mengembangkan Drill Mind AI, mahasiswa Teknik Geofisika Universitas Pertamina (UPER) Rizky Bintang Praptama meraih posisi pertama dalam SCALE-UP 2026. Inovasi berbasis Large Language Model (LLM) tersebut dikembangkan untuk membantu pengolahan dan penelusuran informasi dari Data Drilling Report (DDR) di industri minyak dan gas bumi.

Ketergantungan industri energi terhadap pengelolaan data membuka peluang pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk meningkatkan efektivitas pengolahan informasi. Melihat peluang tersebut, Rizky bersama tim mengembangkan Drill Mind AI, chatbot berbasis LLM yang dirancang untuk membantu pengguna menelusuri informasi dalam DDR, yaitu laporan yang memuat data dan aktivitas pengeboran.

Melalui teknologi berbasis bahasa, Drill Mind AI memungkinkan pengguna berinteraksi dengan data drilling untuk mendukung proses pencarian dan pengolahan informasi. Meski masih memerlukan pengujian dan penyempurnaan lebih lanjut, inovasi ini menjadi salah satu alternatif pemanfaatan AI untuk kebutuhan industri minyak dan gas bumi.

“Salah satu pelajaran terpenting dari kompetisi ini adalah pentingnya ketekunan dan kemauan untuk terus belajar. Dalam mengembangkan Drill Mind AI, saya menghadapi berbagai tantangan, terutama ketika harus memahami teknologi yang belum sepenuhnya saya kuasai dan menyesuaikannya dengan kebutuhan industri. Proses trial and error menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Dari situ, saya belajar bahwa sebuah inovasi tidak selalu langsung menghasilkan sesuatu yang sempurna. Kita perlu terbuka terhadap masukan, berani mencoba, dan terus memperbaiki kekurangan,” ujar Rizky.

Pengembangan Drill Mind AI melalui rangkaian pembelajaran, pengumpulan data, pelatihan, hingga pengujian. Selama mengikuti SCALE-UP 2026, Rizky memperoleh pendampingan mentor selama dua bulan dan menghabiskan sekitar dua minggu untuk mengumpulkan data proyek.

Dalam prosesnya, Rizky juga berdiskusi dengan para profesional untuk memahami kebutuhan industri dari perspektif praktisi. Pengetahuan dari perkuliahan, khususnya mata kuliah pemrograman, deep learning, dan Geofisika Lubang Sumur, turut menjadi bekal dalam pengembangan inovasi tersebut.

Pengalaman ini sekaligus memperluas kompetensi Rizky, mulai dari kemampuan teknis, terutama pemrograman menggunakan Python, hingga komunikasi dan kolaborasi tim. Menurutnya, kesempatan belajar langsung dari para profesional menjadi salah satu pengalaman berharga selama mengikuti kompetisi.

SCALE-UP 2026 atau Sort of Competition & Learning to Unlock the Potential merupakan program inkubasi dan bootcamp selama dua bulan yang diselenggarakan oleh SPE Java Section, SCOPE Pertamina Hulu Energi, dan SPE UI Student Chapter, dengan dukungan sponsor SLB. Program yang menjadi bagian dari SPE Java Annual Energy Symposium ini berfokus pada pengembangan talenta digital melalui pemanfaatan AI dan teknologi berbasis data di sektor energi.

Pada tahap bootcamp, SCALE-UP 2026 diikuti oleh 259 peserta, terdiri atas 165 mahasiswa dan peserta dari kalangan profesional. Setelah seleksi, sebanyak 44 mahasiswa dan 66 profesional mengikuti pendampingan lebih lanjut. Mereka kemudian dibagi ke dalam 13 tim, dengan 11 tim berkesempatan mempresentasikan proyek pada tahap Demo Day.

Komposisi peserta tersebut memberikan kesempatan bagi Rizky untuk bertukar perspektif dengan individu yang telah memiliki pengalaman di industri. Menjelang presentasi final, ia bersama tim bahkan mempersiapkan materi secara intensif selama satu malam, mulai pukul 18.00 hingga 07.00 keesokan harinya. Upaya tersebut mengantarkan Rizky dan tim meraih posisi pertama SCALE-UP 2026.

Pengalaman Rizky memperlihatkan bagaimana pengetahuan akademik dapat dikembangkan menjadi gagasan yang relevan dengan kebutuhan industri. Kombinasi pemahaman geofisika, pemrograman, dan teknologi AI menjadi bekal dalam mengeksplorasi solusi digital melalui Drill Mind AI.

Bagi Universitas Pertamina, pencapaian tersebut sejalan dengan semangat UPER Berdampak, yakni mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mengembangkan pengetahuan menjadi inovasi yang menjawab tantangan industri dan masyarakat. Pengembangan Drill Mind AI pun berpeluang dilanjutkan melalui pengujian dan validasi agar manfaatnya dalam pengolahan data pengeboran dapat semakin optimal.

Partisipasi dan pencapaian Rizky dalam SCALE-UP 2026 turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran berbasis pengalaman, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui eksplorasi teknologi AI, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi institusi pendidikan, organisasi profesi, dan mitra industri.

Capaian ini juga sejalan dengan Asta Cita ke-4 dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, dan pendidikan. Melalui Drill Mind AI, Rizky menunjukkan peran mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi dan inovasi teknologi untuk mendukung kebutuhan industri sekaligus memperkuat talenta digital Indonesia. [KC]
Thumbnail Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved