Kuliah Sambil Kerja Tetap Berprestasi, Intip Kiat Sukses dari Wisudawan Terbaik UPER
Published by: Humas UPER
Jumat, 30 Oktober 2026
Dibaca: 12 kali
Menjalani kehidupan kuliah bukan perkara mudah, terlebih ketika tugas akademik berjalan bersama organisasi dan pekerjaan. Student Academic Experience Survey 2026 oleh Advance HE dan Higher Education Policy Institute (HEPI), yang melibatkan lebih dari 10.000 mahasiswa sarjana penuh waktu di Britania Raya, mencatat bahwa mahasiswa yang bekerja memiliki total komitmen belajar dan bekerja rata-rata 44,2 jam per minggu.
Sintya Verawati Siahaan, lulusan Program Studi Komunikasi yang menjadi salah satu wisudawan terbaik Universitas Pertamina (UPER) periode Oktober 2026, berbagi pengalamannya menjalani kuliah sambil aktif berorganisasi dan bekerja sebagai barista serta pembawa acara. Berbagai kesibukan tersebut berjalan beriringan dengan pencapaian akademiknya: lulus dengan IPK 3,93 dan turut menulis tiga artikel ilmiah selama studi.
Sintya membagikan tiga tips untuk mengembangkan diri dan menjaga prestasi akademik sambil aktif berkegiatan selama kuliah. Penerima Beasiswa Sekolah Unggulan Nusantara ini menekankan pentingnya mempersiapkan setiap tanggung jawab, menjadikan kegiatan di luar kelas sebagai ruang latihan, serta mengembangkan keterampilan menjadi karya.
1. Siapkan diri sebelum menjalankan tanggung jawab
Bagi Sintya, tugas sebagai pembawa acara dan moderator dimulai sebelum tampil di panggung. Ia menyiapkan naskah, mempelajari susunan kegiatan, serta memahami perannya dalam memandu diskusi. Persiapan serupa dapat diterapkan mahasiswa saat menghadapi presentasi, tugas kelompok, maupun pekerjaan agar setiap tanggung jawab dijalankan dengan lebih terarah.
“Menjadi pembawa acara mengajarkan saya bahwa persiapan sama pentingnya dengan kemampuan berbicara. Saya perlu memahami konsep acara, menyiapkan naskah, dan mendengarkan jalannya diskusi agar bisa merespons dengan tepat,” ungkap Sintya.
2. Gunakan aktivitas di luar kelas untuk melatih keterampilan
Sintya mengembangkan kemampuan komunikasi sebagai duta kampus UPER pada 2023–2026 dan barista di Upper East Cafe pada Oktober 2024–Juni 2025. Sebagai duta kampus, ia menyampaikan informasi kepada calon mahasiswa dan membuat konten media sosial. Sementara sebagai barista, ia melayani pelanggan, memberikan rekomendasi, dan bekerja bersama tim.
Kedua peran tersebut melatihnya memahami kebutuhan audiens yang berbeda, mulai dari menjelaskan informasi pendaftaran dengan jelas hingga mendengarkan kebutuhan pelanggan dan meresponsnya secara tepat. Pengalaman ini menunjukkan bagaimana mahasiswa dapat memanfaatkan organisasi dan pekerjaan sebagai ruang untuk melatih keterampilan yang berkaitan dengan bidang studinya.
Keaktifan tersebut turut diiringi sejumlah prestasi. Sintya meraih juara ketiga Duta Literasi Digital YMKI pada 2024, menjadi finalis Duta Mahasiswa Anti Kekerasan DKI Jakarta dan lima besar Duta Aksi Lingkungan DKI Jakarta pada 2023. Pada 2024, ia juga mengikuti International Youth Exchange and Conference #9 di Malaysia, Singapura, dan Thailand serta menjadi finalis kompetisi paduan suara nasional Kemendikbudristek. Di bidang akademik, ia meraih peringkat kedua Prestasi Akademik Mahasiswa Prodi Komunikasi Angkatan 2022 pada 2026.
3. Wujudkan kemampuan menjadi karya dan portofolio
Selama kuliah, Sintya turut menulis tiga artikel ilmiah bersama tim yang terbit pada 2024, membahas jaringan komunikasi organisasi, representasi seksualitas dalam film Dua Garis Biru, serta fenomena FoMO dalam kegiatan “war takjil” di kampus multikultural. Ia juga menerapkan keterampilan menulis saat magang di TVRI Sumatera Utara pada Juli–Agustus 2025 melalui peliputan, penulisan dan penyuntingan naskah, serta penyusunan urutan berita. Pengalaman tersebut menunjukkan bagaimana penelitian dan pekerjaan selama kuliah dapat dikembangkan menjadi portofolio untuk mendukung peluang profesional.
“Di lingkungan redaksi, saya belajar mengolah informasi menjadi berita yang bisa dipahami pemirsa. Pengalaman ini membuat saya semakin memahami pentingnya ketelitian dalam menulis dan tanggung jawab atas informasi yang disampaikan,” tuturnya.
Sintya menjadi bagian dari 451 lulusan yang dilantik dalam Wisuda XV UPER di Gedung Sasana Kriya, TMII, Jakarta, pada 27 Oktober 2026. Mengusung tema “Lulusan UPER: Profesional Muda Siap Guna”, wisuda tersebut melepas 429 sarjana dan 22 magister untuk melanjutkan perjalanan profesional mereka.
Dalam semangat UPER Berdampak, perjalanan Sintya menunjukkan bagaimana pengalaman akademik, organisasi, pekerjaan, dan kegiatan sosial dapat memperkuat kompetensi serta kesiapan karier mahasiswa, sejalan dengan SDGs ke-8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta Asta Cita ke-4 tentang pembangunan sumber daya manusia berkualitas.
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn
Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE