ID / EN
Berita Kampus

Universitas Pertamina Gelar Student Debate Competition IPA Convex 2026, Dorong Mahasiswa Kritis Bahas Energi di Industri Migas


Published by: Universitas Pertamina Selasa, 7 April 2026
Dibaca: 119 kali
Jakarta, 7 April 2026 – Universitas Pertamina menjadi tuan rumah pelaksanaan Student Debate Competition – The Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 yang digelar di Auditorium Griya Legita. Ajang ini merupakan bagian dari program Youth @ IPA Convex yang mendorong keterlibatan generasi muda dalam merespons tantangan energi masa depan melalui diskusi yang kritis dan terbuka.

Mengusung tema “Seberapa Pentingkah Energi Transisi dibandingkan Pertumbuhan Industri Migas?”, kompetisi debat mahasiswa ini diikuti oleh delapan tim dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya Universitas Pertamina, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), STT Migas Balikpapan, dan AKAMIGAS, yang beradu argumen terkait isu strategis sektor energi.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Pertamina, Wawan Gunawan A. Kadir, menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menjawab tantangan sektor energi ke depan.

“Transisi energi membutuhkan energy security yang kuat agar pasokan energi tetap terjaga tanpa mengabaikan aspek lingkungan. Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa dapat memperkaya perspektif dan menghadirkan ide-ide baru yang relevan bagi masa depan sektor energi,” ujarnya.

Pada tahap preliminary, peserta beradu argumen menggunakan format Asian Modified Parliamentary System dengan posisi pro dan kontra. Rangkaian debat berlangsung dalam beberapa sesi sejak pagi hingga sore hari, di mana setiap tim diuji dari sisi kekuatan argumen, kedalaman analisis, serta kemampuan komunikasi.

Penilaian dalam kompetisi ini dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari kalangan akademisi dan praktisi industri energi, yaitu Junaedi (Sr. Subsurface Engineer CCS/CCUS MedcoEnergi & Energy Transition Committee IPA), Ir. Gede Adhyaksa, Ph.D. (Sustainability Center Universitas Pertamina), serta Ir. Firman Herdiansyah, S.T., M.T. (Dosen Teknik Geologi Universitas Trisakti).

Teresita Listyani, Ketua IPA Convex 2026, menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai pemikir masa depan yang akan berkontribusi dalam pengembangan sektor energi di Indonesia. Menurutnya, kontribusi tersebut tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dalam memperkuat struktur bisnis serta mendorong terciptanya kemakmuran bagi masyarakat.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang pertukaran ide antara mahasiswa, akademisi, dan praktisi industri. Beragam argumen yang berkembang mencerminkan dinamika pemikiran generasi muda dalam melihat keseimbangan antara energi transisi dan keberlanjutan industri migas.

Kompetisi ini akan berlanjut ke tahap final yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Mei 2026 dalam rangkaian IPA Convex 2026 di ICE BSD, Tangerang. Kegiatan ini sekaligus mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui penguatan kapasitas generasi muda dalam memahami serta merumuskan solusi terhadap tantangan energi global. [AH]

Thumbnail Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved