ID / EN
Berita Kampus

Pilih Jalan Berbeda dari Keluarga, Ian Pegang Disiplin dan Tanggung Jawab untuk Raih Cita-Cita


Published by: Universitas Pertamina Senin, 14 September 2026
Dibaca: 11 kali
Pilihan karier Generasi Z semakin beragam dan tidak selalu mengikuti jalur yang ditempuh keluarga. Survei Deloitte terhadap lebih dari 23 ribu Gen Z dan milenial di 44 negara menunjukkan, hanya 6 persen Gen Z yang menjadikan posisi kepemimpinan senior sebagai tujuan utama karier. Bagi generasi ini, kesempatan untuk belajar, berkembang, serta menemukan pekerjaan yang sesuai dengan tujuan pribadi justru menjadi pertimbangan penting dalam menentukan masa depan.

Pilihan untuk menentukan jalannya sendiri juga diambil Ian Rahman Wijayanta, lulusan SMAN 5 Malang yang kini menempuh pendidikan di Program Studi Kimia Universitas Pertamina (UPER) sebagai penerima Beasiswa APERTI BUMN. Program ini diselenggarakan oleh Aliansi Perguruan Tinggi BUMN bagi lulusan SMA/SMK/MA yang ingin melanjutkan pendidikan di kampus anggota APERTI BUMN, dengan skema beasiswa penuh hingga lulus maupun beasiswa parsial sesuai ketentuan masing-masing perguruan tinggi.

Tumbuh di lingkungan keluarga aparatur sipil negara, Ian justru memilih bidang yang berbeda dari jalur keluarganya. Meski demikian, pilihan tersebut mendapat dukungan penuh dengan satu pesan yang terus ia pegang: kebebasan menentukan masa depan harus diikuti kedisiplinan dan tanggung jawab untuk menjalani pilihan tersebut dengan sungguh-sungguh.

“Bagi keluarga saya, yang terpenting bukan harus mengikuti jalan yang sama, tetapi bagaimana saya bertanggung jawab terhadap pilihan sendiri. Itu yang membuat saya belajar untuk lebih disiplin dan sungguh-sungguh menjalani keputusan yang sudah saya ambil,” kata Ian.

Kedisiplinan menjadi salah satu nilai yang paling banyak ia pelajari dari lingkungan keluarga. Bagi Ian, kebebasan menentukan pilihan bukan berarti dapat menjalani keputusan tanpa arah. Sebaliknya, pilihan tersebut membawa tanggung jawab untuk membuktikan keseriusannya selama menempuh pendidikan.

Ian pun memilih Kimia sebagai bidang yang ingin didalaminya. Selama kuliah, Ian ingin memperluas pengetahuan sekaligus mengenali lebih jauh peluang yang dapat dikembangkan dari bidang tersebut untuk menentukan arah kariernya kelak.

“Ketika sudah menjadi mahasiswa, kita mulai bertanggung jawab terhadap masa depan kita sendiri. Kita yang menentukan ingin berkembang ke arah mana, jadi keputusan itu juga harus diikuti dengan usaha dan komitmen,” ujarnya.

Bagi Ian, memilih jalur yang berbeda dari keluarganya membuat Ian semakin memahami pentingnya konsistensi dalam menjalani keputusan. Dukungan keluarga memberinya ruang untuk menentukan arah sendiri, tetapi sekaligus mengajarkannya bahwa setiap pilihan perlu dibuktikan melalui kedisiplinan dan kesungguhan.

Ian ingin memanfaatkan masa kuliah untuk membangun kemampuan akademik, memperluas pengalaman, dan semakin memahami bidang yang ingin ditekuninya. Bagi Ian, masa depan tidak harus dibentuk dengan mengikuti jalan yang sudah ada, tetapi dapat dimulai dari keberanian memilih dan bertanggung jawab atas pilihan tersebut.

Ian pun menyampaikan apresiasi kepada APERTI BUMN, Universitas Pertamina, dan keluarganya yang telah memberikan kesempatan dan dukungan. Kepercayaan tersebut menjadi motivasi baginya untuk terus disiplin, berkembang, dan menjalani pilihannya dengan sebaik-baiknya. [IH]
Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved