ID / EN
Berita Kampus

Menembus Jarak, Perjalanan Myllan Asal Papua Gapai Cita-Cita lewat Beasiswa Taruna Nusantara


Published by: Universitas Pertamina Senin, 14 September 2026
Dibaca: 136 kali
Akses pendidikan tinggi masih menjadi tantangan bagi sebagian anak muda di wilayah Papua. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, pada 2025 angka partisipasi kasar perguruan tinggi di Papua Tengah dan Papua Pegunungan masing-masing baru mencapai 13,62 persen dan 13,34 persen, jauh di bawah rata-rata nasional sebesar 32,89 persen. 

Di tengah tantangan tersebut, Myllan Kayla Michiko Ansanay, perempuan muda asal Papua, mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan di Program Studi Komunikasi Universitas Pertamina (UPER) melalui Beasiswa Taruna Nusantara. Lulusan SMA Taruna Nusantara Magelang itu kini memulai perjalanan baru dari Papua menuju Jakarta untuk mengejar pendidikan dan cita-citanya.

Sebagai anak bungsu dari tiga bersaudara, Myllan tumbuh dalam keluarga yang menempatkan pendidikan sebagai bekal untuk terus berkembang. Ayahnya yang telah pensiun dari TNI menjadi salah satu sosok yang mendorongnya untuk memanfaatkan setiap kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya.

Bagi Myllan, menjadi penerima Beasiswa Taruna Nusantara bukan sekadar kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Ia melihat beasiswa tersebut sebagai ruang untuk mengembangkan diri, memperluas pengalaman, dan semakin mendekatkan langkahnya pada cita-cita.

“Bagi saya, pendidikan adalah cara untuk terus berkembang. Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk belajar sebanyak mungkin, mendapat lebih banyak pengalaman, dan mempersiapkan diri untuk masa depan,” kata Myllan.

Setelah menempuh pendidikan menengah di SMA Taruna Nusantara Magelang, Myllan memilih Program Studi Komunikasi UPER sebagai tempat melanjutkan pendidikannya. Ia berharap masa kuliah tidak hanya memperkuat kemampuan akademiknya, tetapi juga membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih mandiri dan mampu memberikan manfaat bagi orang lain.

Kesempatan memperoleh beasiswa juga membuat Myllan melihat pentingnya membuka akses pendidikan bagi lebih banyak generasi muda. Ia berharap program serupa dapat terus menjangkau anak-anak dari berbagai daerah, khususnya wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Saya berharap beasiswa seperti ini bisa terus diberikan kepada generasi muda lainnya, termasuk teman-teman dari daerah 3T. Banyak anak muda yang punya keinginan untuk belajar dan berkembang, tetapi mungkin belum mendapatkan kesempatan yang sama,” ujarnya.

Harapan tersebut relevan dengan masih besarnya tantangan pemerataan pendidikan di daerah 3T. Pemerintah sendiri terus memperluas intervensi pendidikan di wilayah tersebut, termasuk melalui revitalisasi sekolah dan program afirmasi untuk mengurangi hambatan kewilayahan.

Bagi Myllan, dukungan keluarga menjadi salah satu sumber motivasi terbesar dalam memulai perjalanan sebagai mahasiswa. Keluarganya menitipkan harapan sederhana agar dapat terus mendampingi dan melihat perkembangan dirinya selama empat tahun ke depan.

“Pesan keluarga saya, semoga kami semua diberikan kesehatan dan umur panjang. Saya ingin empat tahun ke depan mereka bisa melihat bagaimana saya berkembang, apa yang sudah saya pelajari, dan sejauh apa saya melangkah,” tutur Myllan.

Di akhir, Myllan menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan yang diterima.

“Saya sangat bersyukur bisa menjadi penerima Beasiswa Taruna Nusantara. Terima kasih kepada Universitas Pertamina dan Pertamina atas kesempatan yang diberikan. Saya berharap bisa memanfaatkan kepercayaan ini dengan sebaik-baiknya dan suatu hari nanti dapat memberikan manfaat bagi orang lain,” tutupnya. 

Perjalanan Myllan dari Papua ke Jakarta juga menjadi bagian dari semangat UPER Berdampak untuk membuka ruang pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda dari berbagai daerah. Bagi mahasiswa seperti Myllan, kesempatan menempuh pendidikan tinggi bukan hanya tentang berpindah tempat untuk belajar, tetapi juga tentang memperoleh pengalaman, membangun kapasitas diri, dan memperluas kemungkinan untuk berkontribusi di masa depan.

Semangat tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-10: Berkurangnya Kesenjangan, terutama dalam membuka kesempatan yang lebih setara bagi generasi muda dari wilayah dengan akses pendidikan tinggi yang masih terbatas. Upaya ini juga mendukung SDGs ke-4: Pendidikan Bermutu, melalui perluasan akses terhadap pendidikan tinggi yang inklusif dan berkualitas bagi generasi muda dari berbagai latar belakang dan daerah.

Dari sisi pembangunan nasional, upaya memperluas akses dan kualitas sumber daya manusia tersebut turut mendukung Asta Cita ke-4, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas. Semakin terbukanya kesempatan bagi generasi muda dari wilayah seperti Papua untuk menempuh pendidikan tinggi diharapkan dapat memperkaya pengalaman mereka sekaligus memperkuat kapasitas untuk berkontribusi bagi masyarakat dan daerah asalnya. [IH]

Tentang Beasiswa Taruna Nusantara
Beasiswa Taruna Nusantara menjadi salah satu skema dukungan pendidikan di Universitas Pertamina yang memberikan kesempatan bagi lulusan SMA Taruna Nusantara untuk melanjutkan pendidikan tinggi di UPER. Program ini diharapkan dapat membuka akses bagi generasi muda berprestasi untuk mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik dan mempersiapkan diri untuk berkontribusi bagi masyarakat. [IH]
Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved