Tingkatkan Sinergi BUMN dan Perguruan Tinggi, APERTI BUMN Luncurkan Beasiswa

Jakarta, 15 Juni 2021 – Untuk mendorong peningkatan riset di Indonesia, tahun ini Kemenristek melimpahkan dana hibah penelitian lebih dari satu triliun rupiah bagi perguruan tinggi negeri dan swasta Indonesia. Diharapkan dana riset ini dapat menelurkan inovasi yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa. Mengacu data UNESCO Institute for Statistics (UIS, 2018), anggaran riset Indonesia memang masih tertinggal di bawah Korea, Singapura dan Malaysia.

Sinergi antara pemerintah, korporasi dan peneliti disebut konsep triple-helix, merupakan kunci utama untuk mendorong riset di Indonesia. Untuk itu, kampus-kampus di bawah Aliansi Perguruan Tinggi (APERTI) BUMN kembali menggulirkan beasiswa APERTI 2021.

“APERTI BUMN kembali membuka pendaftaran beasiswa bagi 40 siswa siswi lulusan SMA/sederajat tahun 2020 sampai 2021 yang mendaftar program S1 di salah satu perguruan tinggi anggota APERTI BUMN. Melalui beasiswa ini, kami berharap dapat melahirkan lulusan perguruan tinggi BUMN yang unggul dan berkualitas sesuai kompetensi dunia usaha dan dunia industri,” ungkap Prof. Dr. H. Adiwijaya, S.Si., M.Si., Ketua APERTI BUMN dalam wawancara daring, Senin (14/06).

Kesembilan perguruan tinggi yang menyediakan beasiswa adalah: Universitas Pertamina, Universitas Internasional Semen Indonesia, Telkom  University,  Politeknik Pos Indonesia, Sekolah Tinggi Manajemen Logistik, Institut Teknologi Telkom Surabaya, Institut Teknologi PLN, BRI Institute dan Institut Teknologi Telkom Purwokerto.

Rektor Universitas Pertamina, Prof. Ir. I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja, Ph.D., mengatakan sejak pertama kali dibuka pada tahun 2019, beasiswa APERTI BUMN diserbu peminat. “Tahun lalu, pendaftar ke Universitas Pertamina saja menembus angka 8.845 orang. Jumlah tersebut diprediksi meningkat tahun ini. Nilai beasiswa yang kami berikan selama 3 tahun berjumlah 1,6 Milyar Rupiah,” pungkasnya.

Tazkia Nafs Azzahra, salah satu mahasiswa penerima Beasiswa APERTI BUMN yang saat ini berkuliah di Program Studi Kimia Universitas Pertamina, mengungkapkan betapa ia beruntung menjadi salah satu penerima beasiswa. Ia mendapat pembebasan 100 persen uang masuk dan 100 persen uang SPP sampai dengan delapan semester.

Selama menjadi mahasiswi UP, menurut Tazkia, dirinya menjalani kuliah yang tak biasa. “Kami mendapat kuliah pakar dari para dosen praktisi pegawai Pertamina. Kami juga beberapa kali melakukan kunjungan ke fasilitas Pertamina. Kampus juga senantiasa mendorong keterlibatan mahasiswa untuk bergabung dalam proyek penelitian dosen yang bekerja sama dengan Pertamina grup,” lanjut Tazkia.

Prof Wirat menambahkan, melalui kedekatan dengan PT Pertamina (Persero), para mahasiswa juga mendapat kesempatan magang di Pertamina Group pada tahun terakhir perkuliahan. Selain itu, UP juga menyediakan program magang alumni bekerja sama dengan beberapa anak perusahaan Pertamina, salah satunya dengan PT Pertamina Lubricants. “Melalui program-program ini kami berharap jumlah inovasi berbasis riset, khususnya terkait energi yang menjadi kekhususan kami, akan terus meningkat,” ujar Prof Wirat.

Proses pendaftaran beasiswa APERTI BUMN dimulai pada tanggal 12 Juni 2021. Penerima beasiswa akan diumumkan pada tanggal 16 Agustus 2021 mendatang. Informasi lengkap pendaftaran dapat diakses disini.

Selain Beasiswa APERTI BUMN, Universitas Pertamina juga menyediakan Beasiswa Ujung Negeri dan Beasiswa Milenial Juara untuk para pendaftar di Seleksi Nilai Rapor Periode 5. Ketiga beasiswa tersebut bernilai sampai dengan 3,5 Miliar Rupiah. Informasi lengkap terkait pendaftaran beasiswa Universitas Pertamina dapat diakses disini. [Pr]

Contact Appointment