Rektorat

Prof. Akhmaloka Ph.D.

Rektor Universitas Pertamina

Barisan dosen terbaik tentu dipimpin oleh pemimpin yang brilian pula. Prof. Akhmaloka ditunjuk sebagai Rektor Universitas Pertamina dengan visi menjadikan UP sebagai universitas berstandar internasional.

Reputasinya terbukti baik ketika menjabat sebagai Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) periode 2010-2015. Selama masa kepemimpinannya, ia sukses menghasilkan sejumlah kemajuan di universitas ternama di Indonesia itu. Beliau ditunjuk sebagai ketua delegasi RI di sejumlah kegiatan internasional, seperti Joint Working Group France-Indonesia bidang pendidikan di Lille, Perancis, dan studi banding pengembangan mobil listrik nasional di berbagai negara (Tiongkok, Jepang, dll), Komite Inovasi Nasional (KIN).

Tak hanya itu, kiprahnya yang luar biasa di bidang pendidikan mengantarkannya mendapat penghargaan Doctor of Science (Honoris Causa)dari University of Selangor, Malaysia. Beliau telah mendapatkan sejumlah bintang jasa dari Presiden RI dan terpilih sebagai Peneliti Hibah Bersaing Terbaik bidang Bioteknologi.

Sebagai civitas akademis, Beliau mendapatkan gelar Diploma in Biotechnology di International Institute of Biotechnology, Inggris dan gelar doktornya di University of Kent at Canterbury, Inggris dan memfokuskan diri pada bidang penelitian Molecular Biology of Thermophilic Bacteria dan Thermostable Enzyme. Sejak tahun 1992 sampai dengan sekarang, beliau aktif dalam berbagai riset-riset bidang bioteknologi.

Hasil dari berbagai penelitian tersebut telah dipresentasikannya di ratusan seminar di dalam dan luar negeri serta dipublikasikan pada setidaknya dalam 70 jurnal internasional dan buku ilmiah. Sebagai pendidik, beliau telah membimbing dan menghasilkan lulusan setidaknya 35 orang mahasiswa Sarjana, 45 orang mahasiswa Master, dan 25 orang mahasiswa Doktor.

Sosoknya yang pekerja keras dan sederhana menjadikannya seorang teladan. Beliau menaruh perhatian yang sama antara pegawai akademik dan pegawai non akademik. Beliau pun tak segan berdialog dengan himpunan mahasiswa tentang segala permasalahan kemahasiswaan. Di tangannya, Universitas Pertamina yakin dapat menjadi salah satu universitas terbaik di Indonesia maupun dunia.

Dr. Dofa Purnomo

Sekretaris Universitas Pertamina

Dofa Purnomo mengawali karier profesionalnya dengan bekerja pada sejumlah perusahaan multinasional. Pada tahun 2007, ia bergabung dengan PT Pertamina (Persero), dan hingga saat ini telah berkiprah di sejumlah bidang, mulai dari Pemasaran BBM untuk pasar bunker dan industri, Gas Domestik, Marketing & Trading Transformation Project Coordinator, Strategic Sourcing, Pertamina Corporate University, Media Relations, Board Support, dan saat ini menjabat sebagai Sekretaris Universitas – Universitas Pertamina.

Selama berkiprah di PT Pertamina (Persero), ia telah terlibat dalam berbagai program transformasi yang dilakukan perusahaan, hingga ia mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari Direksi PT Pertamina (Persero) atas partisipasi dan dukungan aktif dalam pelaksanaan dan pengelolaan Breakthrough Project RJPP Tahun 2009 sebagai Project Leader M&T Endgame Plan – Radical Ideas.

Kiprahnya dalam sejumlah program transformasi di PT Pertamina (Persero) memberikan motivasi untuk melanjutkan studi ke Program Doktoral dan menulis  disertasi tentang Change Management.  Pada bulan Januari 2018, Dofa berhasil meraih gelar Doktor di bidang Strategic Management dari Program Pascasarjana Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, setelah berhasil mempertahankan disertasinya  yang berjudul “Divergent Organizational Change as a Result of Influence Process: Perspective of an Indonesian State-Owned Enterprise in the Energy Sector”. Gelar S1 dan S2 juga diraihnya dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia.

Karya ilmiah yang telah ditulisnya antara lain berjudul “How Does Personality Affect Employee Engagement in Change Management? It Depends on Role of Personal Mastery and Network Centrality”, yang ditulis bersama Prof. Rhenald Kasali, Ph.D., Budi W. Soetjipto, Ph.D., dan Dr. Tengku Ezni Balqiah (Pertanika Journal Social Sciences & Humanities, 2018), serta “The Challenge of Sharia Banking in Indonesia” yang ditulis bersama Prof. Dr. Martani Huseini dan Adwin Wibisono, MSM (Journal of Finance and Banking, 2007).

Dofa juga telah menulis beberapa artikel di media cetak nasional (Media Indonesia dan Seputar Indonesia), media internal Pertamina, serta menulis 2 buah buku bersama Satrio Wahono, M. Hum, yaitu “Animal-Based Management: Rahasia Merek-Merek Raksasa Berjaya” (diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama, 2010) dan “Nature-Based Management: Belajar Manajemen dari Alam” (diterbitkan oleh Republika Penerbit, 2011).

Selain aktif menulis, Dofa juga memiliki keahlian mengajar, di antaranya menjadi pengajar pada Program Magister Manajemen (MM) FEB UI  untuk mata kuliah Marketing Management pada tahun 2011 – 2014 (salah satu prestasi yang diraih adalah masuk dalam daftar peringkat 10 Dosen Terbaik MM FEB UI), menjadi pembicara di sejumlah acara yang diselenggarakan PT Pertamina (Persero), dan mempresentasikan karya ilmiah pada konferensi internasional, yaitu bersama Adwin Wibisono, MSM menjadi pembicara  pada The 3rd International Islamic Banking and Finance Conference, yang diselenggarakan oleh Monash University Malaysia di Kuala Lumpur, Malaysia, dengan paper berjudul “Religion-Based Positioning: Advantages and Limitations of Syariah Bank Positioning from the Consumer Point of View” (2005), dan pada The 4th International Islamic Banking and Finance Conference, yang juga diselenggarakan oleh Monash University Malaysia di Kuala Lumpur, Malaysia, dengan paper berjudul “The Effect of Islamic Bank’s Innovation in the Banking Industry: Expecting the Tipping Point of a Disruptive Technology” (2006).

 

Prof. Dr. Ir. Ichsan Setya Putra

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Pertamina

Prof. Ichsan Setya Putra turut mengawal visi Universitas Pertamina dengan menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan. Beliau adalah guru besar kelima Teknik Penerbangan ITB dan pernah menduduki jabatan sebagai Ketua Satuan Penjaminan Mutu ITB, Direktur Pendidikan ITB, dan Ketua Departemen Teknik Penerbangan, FTI ITB.

Sebagai civitas akademis, beliau mendapatkan gelar doktornya di Faculty of Aerospace Engineering Delft University of Technology, Belanda. Beliau aktif melakukan riset dalam bidang fracture mechanics and fatigue. Saat ini, beliau menjadi salah satu direktur FEOFS (Far East & Oceanic Fracture Society).

Ketertarikannya bergabung dengan Universitas Pertamina didasarkan keinginan yang tulus untuk ikut menciptakan perubahan budaya akademis dan sosial yang berguna bagi kehidupan mahasiswa di masa datang.

Bagi murid-muridnya beliau dianggap sebagai dosen teladan dan menginspirasi bagi para dosen lain. Pribadi yang sederhana, meski memiliki gelar profesor, beliau tak suka dipanggil dengan embel-embel “Prof” melainkan cukup dengan sapaan “Pak”. Beliau dikenal disiplin memasukkan daftar nilai akhir mahasiswa setiap akhir semester. Pada saat menjadi Ketua Departemen Teknik Penerbangan, beliau rajin mengirimkan transkrip nilai ke rumah para wali mahasiswa. Hal ini dilakukannya agar wali mahasiswa dapat memantau hasil belajar putra/putrinya.

Disiplin waktu menjadi bagian penting dalam pendidikan yang ditanamkan Universitas Pertamina. Beliau pun percaya bahwa pendidikan bukan hanya soal mendapatkan pengetahuan tapi yang paling penting adalah pembentukan karakter. Menurutnya, nilai A hanyalah bonus, yang menjadi tujuan utama adalah pemahaman mahasiswa. Baginya cara berpikir kritis dan kreatif adalah modal terpenting bagi mahasiswa.

Pribadinya yang menginspirasi membuatnya kerap diundang untuk mengisi pelatihan motivasi bagi para siswa, mahasiswa, guru, dan dosen. Beliau telah mengantongi Licenced trainer of 7 Habits of Highly Effective College Students and Licenced trainer of 7 Habits of Highly Effective People. Selain itu, beliau telah menulis buku Strategi Sukses di Kampus, Sukses dengan Softskills, dan Sukses Berlatih Kepemimpinan.

Simson Panjaitan

Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Sumber Daya Organisasi

Simson Panjaitan menyelesaikan pendidikan sarjana dari Fakultas Hukum, Universitas Gajah Mada, Jogjakarta pada tahun 1988. Lalu meraih gelar Master of Business Administration pada tahun 1995 dari Universitas Dallas, Amerika Serikat. Dia berpengalaman lebih dari 27 tahun di dunia profesional sejak tahun 1989 di industri perminyakan melalui Pertamina mencakup bidang human resources, general affairs, legal advising, risks management dan juga finance baik di bisnis upstream dan downstream.

Dari 2001-2008, dia terlibat sebagai Finance Legal Counsel pada beberapa proyek pendanaan Direktorat Keuangan Pertamina. Beliau juga pernah menjabat sebagai Koordinator Hukum Internal untuk Pertamina yang menangani kasus arbitrase Karaha Bodas, yaitu kasus geothermal Pertamina yang terbesar yang pernah ada saat itu. Dia juga terlibat menangani kasus arbitrase proyek jaringan pipa gas Transjavagas, serta pada penyelesaian beberapa sengketa internasional lainnya, merger dan akuisisi, dan juga menjabat sebagai Manajer Risiko Bisnis.

Dia juga pernah menjabat sebagai Direktur di anak perusahaan Pertamina, Pertamina EP Libya Ltd (PEPL), yang berurusan dengan eksplorasi dan produksi minyak dan gas di Libya, Afrika Utara dari April 2008-2011. Tanggung jawab utamanya adalah menyelesaikan perselisihan antara Pertamina dan Commerce Asia Emerald Ltd yang terhubung dengan Commerce Bank, salah satu bank utama di Jerman.

Sebelum menjabat sebagai Wakil Rektor II di Universitas Pertamina,  Simson menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Business Support untuk Pertamina Energy Trading Limited (PETRAL) dan juga untuk Pertamina Energy Services Pte Ltd (PES), yang masing-masing bertempat di Hongkong dan Singapura. Dia telah mentransformasi perusahaan dan mendapat beberapa penghargaan dan pengakuan diantaranya:

  • 2012: 2nd Best Financial & Management Report, APSA (Annual Pertamina Subsidiary Award)
  • 2013: 1st Best Quality Financial & Management Report, APSA
  • 2013: Fastest Financial Report Audited FY 2012: 18 Jan 2013
  • 2014: Doubled, trade of finance facility to USD 5.1 Billion
  • 2014: Fastest Financial Report Audited FY 2013: 17 Jan 2014
  • 2014: Best Company to Work For by HR ASIA Magazine
  • 2011-2014: 650% produktivitas bertambah dalam hal manajemen keuangan internal dan pemasukan lain.

Budi W. Soetjipto, Ph.D.

Wakil Rektor III Bidang Riset, Pengembangan dan Kerjasama Universitas Pertamina

Budi W. Soetjipto menyelesaikan pendidikan master dan doktoralnya di Cleveland State University, Cleveland, Ohio, Amerika Serikat dalam bidang manajemen sumberdaya manusia (minor: manajemen operasi) dan perilaku organisasi (minor: manufacturing). Sedangkan pendidikan sarjananya dengan kekhususan manajemen sumberdaya manusia dan manajemen transportasi, Budi tempuh di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.

Sejak tahum 1990 hingga saat ini, Budi masih menjadi dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia dan pernah mengajar matakuliah-matakuliah seperti teori dan perilaku organisasi, manajemen sumberdaya manusia, manajemen perubahan, kepemimpinan, dinamika kelompok, manajemen kinerja, serta negosiasi dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial. Selain itu, Budi masih menjabat sebagai Chief Editor South East Asia Management Journal dan Human Resource Ambassador for Indonesia di Academy of Management.

Sebelum bergabung di Universitas Pertamina, Budi antara lain pernah menjadi Kepala Lembaga Management Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Direktur Eksekutif Institut Pengembangan Manajemen Indonesia, Dekan Sampoerna School of Business, Anggota Dewan Pengupahan Nasional dan Komisaris Independen PT Pertamina Geothermal Energy.

Budi juga seorang konsultan di bidang organisasi dan sumberdaya manusia. Diantara perusahaan-perusahaan besar dan instansi pemerintah yang pernah Budi tangani adalah Korps Lalu Lintas Polri, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Mitra Pinasthika Mulia Tbk, PT Freeport Indonesia, Kementerian Tenaga Kerja, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Centra Proteina Prima Tbk, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Tbk, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero), PT Telkomsel dan Markas Besar Polri. Budi adalah seorang asesor bersertifikasi internasional untuk WorkPlace Big Five Profile yang dikeluarkan oleh Center for Applied Cognitive Studies, Charlotte, North Carolina, Amerika Serikat.

Prof. Ir. Suprihanto, Ph.D.

Dekan Fakultas Perencanaan Infrastruktur & Fakultas Teknologi Industri

Suprihanto memiliki latar belakang pendidikan dengan menyelesaikan gelar sarjananya di Institut Teknologi Bandung (ITB)padatahun 1979 dan selanjutnyamemperolehgelar magister dan doktornya di School of Environmental and Biological Sciences, Murdoch University, Australia pada 1991. Setelah menyelesaikan doktornya, pria kelahiran Desember 1954 ini dipercaya untuk menjadi Sekertaris di Jurusan Teknik Lingkungan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1993 hingga 1994 dan terus menjajaki karirnya hingga menjadi dekan di Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan dan selanjutnya menjadi dekan di Fakutas Perencanaan Infrastruktur dan Dekan Teknologi Industri Universitas Pertamina.

Suprihanto juga memiliki sejumlah peranan penting terutama dalam pengembangan laboratorium di ITB seperti menjadi kepala laboratorium fluid mechanics and hydraulic Teknik Lingkungan dan kepala laboratorium Teknik Pengolahan Air (water treatment)di Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB pada tahun 2003 hingga tahun 2006.

Sejumlah afiliasi juga diikuti oleh Suprihanto untuk memperluas jaringannya seperti menjadi anggota di Persatuan Insinyur di Indonesia (PII), Japan Society for Promoting Science dan International Water Association (IWA).

Suprihanto juga memiliki sejumlah pengalaman profesional lainnya yang digeluti sejak tahun 1978 dengan menjadi insinyur yang bertanggung jawab dalam perencanaan dan pembangunan sistem penyediaan air bersih bagi masyarakat di beberapakota di Indonesia. Pengalamannya semakin bertambah di tahun-tahun setelahnya dengan menjadi ketua tim di berbagai project yang terkait dengan penyediaan air dan sistem sanitasi di sejumlah wilayah di Indonesia, penasihat senior untuk berbagai kegiatan seperti evaluasi desain dan konstruksi pengawasan perancangan instalasi pengolahan air, perencanaan pipa, saluran air limbah dan drainase dan lain sebagainya.

Selama lima tahun terakhir, Suprihanto terus mengembangkan pengalamannya di bidang reuse &recycle limbah air, penyediaan air bersih, perancangan instalasi pengolahan air.

Prof. Dr. rer. nat. Awali Priyono

Dekan Fakultas Teknologi Eksplorasi dan Produksi & Fakultas Sains dan Komputer

Awali Priyono adalah seorang Profesor Seismologi Eksplorasi di ProgramStudi Teknik Geofisika, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM), Institut Teknologi Bandung (ITB),Indonesia. Dia menyelesaikan Program Studi Geofisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), ITB pada tahun 1980 dan mendapatkan gelar Doktor rerum naturalis dari Universitas Kiel, Jerman dalam bidang Geofisika pada tahun 1988.

Dia memulai karirnya sebagai dosen ITB pada tahun 1980 dan sampai saat ini masih bekerja sebagai guru besar di almamaternya. Dia banyak terlibat langsung dalam masalah akuisisi, pengolahan dan interpretasi data seismik dan memiliki banyak pengalaman  konsultasi dalam bidang eksplorasi dan pengembangan minyak dan gas bumi, khususnya dalam pengolahan data seismik baik pada perusahaan  nasional maupun internasional. Penelitian utama yang dilakukan difokuskan dalam masalah atenuasi gelombang seismik, anisotropi seismik, pengolahan data seismik, kharakterisasi reservoir dan carbon capture sequestration (CCS).

Selain sebagai dosen dan peneliti, diapernahmenjabat di berbagai posisi administrasi dan manajerial seperti: Kepala Jurusan Geofisika dan Meteorologi, FMIPA-ITB, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral, FIKTM-ITB dan Ketua Program Magister Teknik Geofisika, FTTM-ITB dan sebagai Kepala Kelompok Keahlian Geofisika Global, FTTM-ITB. Saat ini, dia menjabat sebagai Dekan Fakultas Eksplorasi dan Produksi dan Fakultas Sains dan Komputer di Universitas Pertamina, Jakarta.

Prof. Dr. Ir. Dermawan Wibisono, M.Eng.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis & Fakultas Komunikasi dan Diplomasi

Dermawan Wibisono menyelesaikan pendidikan doktoralnya di University of BradfordInggris pada bulan April2003 di bidang  Corporate Performance Management Systems. Dermawan merupakan penerima beasiswa PhD dari Islamic Development Bankyang pertama dari ITB dan menjadi satu-satunya orang Indonesia yang melanjutkan studi di universitas tersebutpada bulan November 1999 bersama dengan 20 orang penerima beasiswa dari Negara lain yang diseleksi dari 51 negara anggota organisasi Islam sedunia tersebut.

Sebelum bergabung dengan Universitas Pertamina sebagai Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis dan Dekan Fakultas Komunikasi & Diplomasi, Dermawan memulai karirnya sebagai seorang asisten manajer di Perusahaan National Astra Motor Indonesia pada tahun 1989 hingga 1991. Kemudian Dermawan melanjutkan karirnya sebagai seorang dosen di Jurusan Teknik Industri ITB dari 1991-2003, dan menjadi pendiri bersama dengan 9 dosen ITB lainnya bagi Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB pada Desember 2003 serrta berkarir di sana hingga saat ini. Dermawan juga pernah menjadi visiting professor di Universiti Utara Malaysia, Kedah, Malaysia pada tahun 2013 hingga 2014.

Selain aktif mengajar,melakukan penelitian, dan pengabdian pada masyarakat, Dermawan juga aktif menulis sejumlah paper jurnal, buku dan artikel. Setidaknya sampai saat ini, Dermawan telah mempublikasikan 10 buku teks akademik seperti Mengelola Kinerja Kementerian dan Pemerintahan (Penerbit Andi, 2016), How to Create World Class Company: Panduan Bagi Manajer dan Direktur yang diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 2012 (yang kemudian diterbitkan edisi ke 2 nya oleh Penerbit ITB pada tahun 2016), Active Learning with Case Methods(Penerbit Andi, 2014), Panduan Penyusunan Skripsi, Tesis dan Disertasi (Penerbit Andi, 2013) dan berbagai buku teks menarik lainnya.

Pengabdian kepada masyarakat, diantaranya diberikan kepada PT Pertamina (Persero) dengan membantu dalam melakukan perancangan perfomance management systems pada tahun 2014 hingga 2015, menjalin kerjasama antara PT Telkom dengan SBM ITB tahun 2014 dengan memberikan pelatihan kepemimpinan Telkom batch 1 hingga 5 serta menjalin kerjasama antar universitas, di antaranya dengan sejumlah universitas ternama di Tokyo dan Malaysia, dan sebagainya.

Sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah di bidang pendidikan, Dermawan mendapatkan penghargaan Satya Lencana Karya Satya XX Tahun dari Presiden RI Ir. Joko Widodo pada tahun 2015.

rektor-pertamina
Rektor Universitas Pertamina

Prof. Akhmaloka Ph.D

sekretaris-pertamina
Sekretaris Universitas Pertamina

Ir. Sugiyarto, MBA.

wakilrektor-i-pertamina
Wakil Rektor I Universitas Pertamina

Prof. Dr. Ir. Ichsan Setya Putra

wakilrektor-ii-pertamina
Wakil Rektor II Universitas Pertamina

Simson Panjaitan, MBA.

wakilrektor-iii-pertamina
Wakil Rektor III Universitas Pertamina

Budi W. Soetjipto, Ph.D.

dekanftefsk-pertamina
Dekan Fakultas Teknologi Eksplorasi dan Produksi & Fakultas Sains dan Komputer

Prof. Dr. Rer. Nat. Awali Priyono

dekanfpb-fkt-pertamina
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis & Fakultas Komunikasi dan Diplomasi

Prof. Dr. Ir. Dermawan Wibisono M.Eng

dekanfpifti-pertamina
Dekan Fakultas Perencanaan Infrastruktur dan Fakultas Teknologi Industri

Prof. Ir. Suprihanto Notodarmojo, Ph.D