Program Studi Hubungan Internasional Universitas Pertamina Selenggarakan Kuliah Tamu “Peran Airpower Dalam Pertahanan Negara Di Abad XXI”

Jakarta – Fakultas Komunikasi dan Diplomasi (FKD) Universitas Pertamina melalui mata kuliah Pengantar Kajian Keamanan (PKK) mengundang Letkol Pnb. Anton Pallaguna, S.E., M.MOAS yang saat ini menjabat sebagai Komandan Skadron Taruna Tingkat 1 Wing Taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) Tentara Nasional Indonesia – Angkatan Udara (TNI-AU) untuk menjadi pembicara dikuliah tamu dengan tema “Peran Airpower Dalam Pertahanan Negara Di Abad XXI” pada Kamis, 26 September 2019 di Auditorium Gedung Griya Legita, Universitas Pertamina.

Kuliah tamu ini dibuka oleh Wakil Dekan FKD Dr. Farah Mulyasari, S.T., M.Sc. Dalam sambutannya, Wakil Dekan FKD menyebutkan bahwa penting bagi penstudi Hubungan Internasional (HI) untuk memahami aspek kekuatan pertahanan udara yang kerap menjadi instrumen bagi diplomasi suatu negara. Selanjutnya, kuliah tamu ini dipandu Dr. Ian Montratama, S.E., MEB, M.Si. (Han) yang merupakan Dosen Tetap Prodi Hubungan Internasional sekaligus seorang penulis dan peneliti isu geopolitik dan strategis yang dalam karyanya Indonesia Inc: Peta Jalan Menuju Poros Maritim Dunia membahas terkait tema kuliah tamu ini. Kuliah tamu ini dihadiri juga oleh delegasi dari Sekolah Komando dan Kesatuan Angkatan Udara (SEKKAU).

Suasana kelas tamu tema “Peran Airpower Dalam Pertahanan Negara Di Abad XXI” – Kamis, 26 September 2019

Sejak tanggal 13 November 2014, Presiden Joko Widodo mencanangkan visi pembangunan nasional yang dinamakan Poros Maritim Dunia (PMD). Visi PMD merupakan satu tonggak sejarah di mana Indonesia kembali menatap lautan sebagai sumber identitas dan masa depan kemajuan bangsanya. Dalam rangka turut mendukung mencapaian visi Poros Maritim Dunia, kekuatan TNI-AU sebagai komponen utama kekuatan militer matra udara harus mampu menjadi airpower yang efektif sesuai dengan dinamika ancaman di abad XXI.

Letkol Pnb. Anton Pallaguna, S.E., M.MOAS sebelumnya merupakan Komandan Skadron Udara 11 dengan armada kebanggaanya Sukhoi SU-27SK dan Sukhoi SU-30MK/MK2. Dalam presentasi materi, beliau menjelaskan bagaimana aspek pertahanan udara dapat mendukung program PMD yang saat ini sedang dipromosikan oleh Presiden Joko Widodo. Selain itu, pemateri menekankan bahwa era pertempuran saat ini dengan yang akan datang akan sangat berbeda. Oleh karena itu diperlukan pengetahuan mengenai musuh, lokasi, waktu dan tujuan agar kekuatan udara dapat dimanfaatkan secara efesien dan efektif guna mendukung kepentingan nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Suasana kelas tamu tema “Peran Airpower Dalam Pertahanan Negara Di Abad XXI” – Kamis, 26 September 2019

Pada akhir kuliah, Letkol Pnb. Anton Pallaguna, S.E., M.MOAS juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional agar dapat menjadi insan berguna bagi nusa dan bangsa serta dapat menjadi diplomat yang handal dalam membela kepentingan negara. Acara ini ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan kepada narasumber oleh perwakilan Dosen Program Studi Hubungan Internasional Dr. Ian Montratama, S.E., MEB, M.Si. (Han), Silvia Dian Anggraeni, M.A., Novita Putri Rudiany, M.A dan perwakilan mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Ariscynatha Putra Ingpraja.

Contact Appointment