Persiapkan Diri dalam Menghadapi Persaingan Industri Otomotif, Mahasiswa Pogram Studi Teknik Mesin Universitas Pertamina Melaksanakan Kunjungan Industri

Jakarta – Dewasa ini, persaingan dunia industri, termasuk industri otomotif semakin ketat. Perusahaan penyedia produk otomotif saling bersaing dalam mengaplikasikan teknologi terbaru ke dalam produk otomotif mereka sebagai bentuk inovasi dalam rangka memecahkan permasalahan yang hadir saat ini. Terbukanya pasar bebas juga memberikan kemudahan kepada konsumen untuk memilih dan mendapatkan produk-produk otomotif dengan kualitas dan harga yang kompetitif.

Untuk mendapatkan gambaran tentang kondisi dunia industri otomotif saat ini dan di masa yang akan datang, Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Universitas Pertamina melakukan kunjungan industri ke PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia dan PT Inti Ganda Perdana. Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 10 April 2019 dan diikuti oleh seluruh mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Angkatan 2016 dalam rangka memenuhi mata kuliah Proses Manufaktur. Para mahasiswa didampingin oleh Dr. Eng. Purwo Kadarno, S.T., M.Eng selaku Kepala Program Studi Teknik Mesin Universitas Pertamina, Dr. Eng. Sri Hastuty, S.T., M.T., M.Eng selaku dosen mata kuliah Proses Manufaktur sekaligus penanggung jawab kegiatan, dan Auralius Oberman Manurung, Ph.D selaku dosen Program Studi Teknik Mesin Universitas Pertamina.

Kegiatan diawalil dengan mengunjungi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Sunter 1 Plant yang terletak di Jl. Laksda Yos Sudarso Sunter 1, Sunter Jaya, Jakarta Utara. Kegiatan dibuka dengan pemberian materi terkait sejarah dan perjalanan PT TMMIN dari tahun 1977. Dimulai dari peluncuran mobil generasi pertama, pengembangan proses machining TR-Engine untuk komponen engine block, camshaft, crank shaft, dan cylinder head. Dilanjutkan pada proses assembling komponen dan firing test. Sampai pada proses packing dan delivery.

Setelah penyampaian materi, para mahasiswa diajak untuk melakukan kunjungan ke pabrik PT TMMIN. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk melihat secara langsung proses Quality Control dengan system 12 QC Pos. Sistem ini diberlakukan agar setiap komponen yang dihasilkan dapat memiliki kualitas yang tinggi. Selain itu, mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk melihat secara langsung proses pengaplikasian sistem “Karakuri” yang dirancang oleh karyawan Assembly PT TMMIN. Sistem ini digunakan untuk membantu proses produksi dengan memanfaatkan gravitasi dan utilisasi tuas untuk memindahkan barang dengan baik tanpa menggunakan energi listrik sehingga dapat meningkatkan efisiensi, safety, dan menghilangkan waste.

Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke PT Inti Ganda Perdana (IGP) yang beralamat di Jl. Raya Pegangsaan dua blok A3 KM 1,6, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kegiatan diawali dengan penyambutan para mahasiswa oleh Ienez Prameswari Rusyadi selaku Human Resource PT Inti Ganda Perdana, dilanjutkan dengan penyampaian materi. Ienez menyampaikan bahwa anak perusahaan dari PT Astra Otopart tersebut memproduksi komponen otomotif seperti rear axle propeller shaft, drive axle dan propeller shaft, yang digunakan oleh berbagai merk mobil yang ada di Indonesia, salah satunya Toyota.

Setelah penyampaian materi, para mahasiswa dibagi menjadi empat kelompok yang dibimbing oleh empat orang karyawan PT IGP untuk melaksanakan plant tour. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk melihat proses produksi berbagai komponen mobil dengan proses welding dengan menggunakan 2 jenis pengelasan, yaitu arc welding dan friction welding. Arc welding merupakan proses penyambungan logam dengan menciptakan panas dari busur listrik yang tercipta antara ujung elektroda dengan logam. Sementara, friction welding adalah proses penyambungan logam dengan memanfaatkan panas dari gesekan dan tekanan akibat perputaran logam yang satu terhadap lainnya. Setelah semua komponen dihasilkan, dilakukan pre-delivery check untuk memastikan barang tersebut dalam kualitas yang baik sebelum diantar kepada customer.

Menurut Dr. Eng. Purwo Kadarno, S.T., M.Eng, kegiatan kunjungan industri ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam memahami pengaplikasian mata kuliah Proses Manufaktur di dunia industri otomotif. “Tema dari kegiatan ini adalah ‘Mengenal Lebih Dekat Proses Manufaktur di Dunia Industri Otomotif’, dengan harapan memacu mahasiswa untuk turut andil dalam menemukan solusi bagi permasalahan di dunia industri guna mendorong pertumbuhan perindustrian khususnya industri otomotif di masa depan.” Tambahnya.