Lewat “UPSTRACT 2.0”, Teknik Lingkungan Universitas Pertamina Ajak Seluruh Civitas Academica untuk Peduli Terhadap Sampah dan Asap Rokok

Jakarta – Pengelolaan sampah menjadi permasalahan kruisial yang sedang dihadapi oleh seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia. Menurut riset dari Sustainable Wate Indonesia (SWI) masih ada sekitar 24% atau sebanyak 15 juta ton sampah di Indonesia belum terkelola dengan baik.  Jumlah penduduk yang terus meningkat dan lahan yang terbatas menjadikan isu pengelolaan sampah menjadi tanggung jawab seluruh pihak. Berangkat dari hal tersebut, Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Pertamina menyelenggarakan acara Universitas Pertamina Starting To Act (UPSTRACT) 2.0 pada 26 Januari 2019 bertempat di GOR Universitas Pertamina, Jakarta.

Mengusung tema “Our Trash Our Responbility” diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian Civitas Academica Universitas Pertamina terhadap penanganan sampah. “Tidak hanya menerapkan prinsip 3R (Reduce,Reuse, Recycle) namun para civitas academica juga turut menjadi agen perubahan bagi sekitar dalam pengelolaan sampah” ungkap Dr. Eng. Ari Rahman, S.T., M.Eng. selaku Ketua Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Pertamina.

Turut hadir sebagai pembicara Agus Supriyanto selaku Kepala Seksi Bina Peritel Direktorat Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Ahmad Zaki dari Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik. UPSTRACT 2.0 juga menampilkan Adera Ega dan Glass Band.

UPSTRACT 2.0 menghasilkan penandatanganan kesepahaman untuk seluruh civitas academica dalam mendukung kegiatan area disiplin asap rokok yang ditandatangani oleh seluruh Ketua Himpunan Program Studi Universitas Pertamina. “Terima kasih Universitas Pertamina telah mendukung untuk menjaga lingkungan, kegiatan ini sudah beyond the expectation”  ujar Agus Supriyanto. (DA/IH)