Internasionalisasi Lulusan, Universitas Pertamina Gandeng Universiti Teknologi Petronas

Jakarta, 17 Juni 2021 – Hasil riset Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) bertajuk The Future of Jobs Report 2020, mengungkapkan 43 persen dari perusahaan yang disurvei akan mengurangi tenaga kerja karena integrasi teknologi. Peran pekerjaan yang cenderung berulang akan berkurang. Sementara profesi yang sedang berkembang akan meningkat 13,5 persen.

Hal ini tentu menjadi tantangan sekaligus peluang baru bagi para pencari kerja. Jika tak membekali diri dengan kompetensi yang mumpuni, bersaing di bursa kerja akan terasa sangat berat. Perang bakat dan keterampilan tak lagi jadi fokus utama. Kemampuan menyesuaikan kompetensi diri dengan kualifikasi yang dibutuhkan dunia kerja adalah kunci keberhasilan.

Menggandeng kampus kenamaan asal Malaysia yakni Universiti Teknologi Petronas (UTP), Universitas Pertamina (UP) menjalin kerjasama untuk program gelar sarjana ganda atau lebih dikenal dengan dual degree. Kerja sama UP dan UTP telah terjalin sejak ditandatanganinya perjanjian kerja sama pada tahun 2017. Selain dual degree, beberapa program kerja sama lain juga telah terlaksana, diantaranya pertukaran pelajar, pertukaran tenaga pengajar, dan kolaborasi penelitian.

“Sebanyak 36 mahasiswa UP telah merasakan berkuliah di UTP melalui mekanisme exchange student. Sebaliknya, 36 mahasiswa UTP juga pernah berkuliah di UP melalui program yang sama. Kemudian, 13 dosen UTP mengajar di UP secara virtual pada semester genap tahun ini. Untuk semester ganjil tahun ajaran baru mendatang, akan ada 13 dosen UP yang mengajar di UTP,” ungkap Prof. Ir. I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja, Ph.D., Rektor Universitas Pertamina dalam wawancara daring, Rabu (15/06).

Pengalaman berkuliah di kampus luar negeri, lanjut Prof Wirat, akan membantu para mahasiswa mempelajari berbagai perspektif baru. Berinteraksi dengan orang lain yang memiliki latar belakang budaya berbeda juga akan membantu mereka dalam meningkatkan adaptabilitas. “Bagi mahasiswa, ini akan membantu meningkatkan kompetensi diri untuk bersaing di era pasar bebas. Bagi para dosen, kesempatan mengajar di kampus luar negeri akan memperluas jejaring internasional mereka,” ujar Prof Wirat.

Terkait program dual degree yang akan terlaksana di tahun ini, Prof. Dr. Mohamed Ibrahim Abdul Mutalib, Vice-Chancellor UTP, mengungkapkan program ini memungkinkan mahasiswa dari UP belajar di dua negara, dan lulus dengan dua gelar sekaligus, hanya dalam jangka waktu belajar empat tahun. “Skema perkuliahan adalah 2+2. Yakni, mahasiswa UP belajar dua tahun di Indonesia, kemudian dua tahun di UTP, Malaysia. Tersedia pula skema fast-track, dimana mahasiswa UP bisa mengambil program sarjana di UP dan melanjutkan program pascasarjana di UTP dengan waktu yang lebih singkat,” lanjutnya.

Terpilihnya UTP sebagai kampus mitra UP bukan tanpa alasan. Perguruan tinggi milik perusahaan migas multinasional, Petronas, tersebut menempati urutan ke-439 pada QS World University Rankings 2021 dan berada di urutan ke-70 pada QS Asia University Rankings 2021. “Disamping itu, kedua universitas juga memiliki kesamaan tujuan untuk membangun industry-oriented university. Konsep ini bertujuan menjawab kebutuhan industri dengan mengembangkan SDM unggul yang fleksibel dan adaptif terhadap perkembangan dunia industri,” pungkas Prof Wirat. 

Bagi siswa siswi SMA yang ingin berkuliah di kampus besutan PT Pertamina (Persero) tersebut, saat ini tengah dibuka Seleksi Nilai Rapor, Ujian Masuk Online, dan Seleksi Nilai UTBK untuk Tahun Akademik 2021/2022. Informasi lengkap pendaftaran untuk ketiga jalur masuk dapat diakses disini .

Pendaftar di Seleksi Nilai Rapor juga berkesempatan memperoleh dua jenis beasiswa yakni Beasiswa Ujung Negeri dan Beasiswa Milenial Juara. Sedangkan pendaftar di Seleksi Nilai UTBK berkesempatan memperoleh Beasiswa GENKRAF. Ketiga beasiswa tersebut bernilai 3 Milyar Rupiah. Bersama kampus BUMN lainnya, Universitas Pertamina juga membuka peluang seleksi beasiswa APERTI BUMN senilai 650 Juta Rupiah. Informasi syarat dan ketentuan, serta tata cara dan periode pengajuan beasiswa dapat diakses disini. 

Contact Appointment