ID / EN
Berita Kampus

SDGs Lecture UPER Hadirkan Akademisi National Dong Hwa University Bahas Implementasi SDGs di Perguruan Tinggi


Published by: Universitas Pertamina Senin, 27 Juli 2026
Dibaca: 5 kali
Di tengah meningkatnya tantangan perubahan iklim, ketimpangan sosial, dan kebutuhan akan pembangunan berkelanjutan, perguruan tinggi semakin dituntut berperan sebagai penggerak inovasi dan kolaborasi untuk mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). 

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Universitas Pertamina menghadirkan SDGs Lecture dalam rangkaian SDGs Center Conference (SCC) 2026, dengan menghadirkan Prof. Chun Hung Lee, Chief Sustainability Officer National Dong Hwa University, Taiwan, untuk berbagi praktik terbaik implementasi SDGs di lingkungan perguruan tinggi serta strategi menghadapi agenda pembangunan berkelanjutan pasca-2030.

Tren tersebut juga tercermin dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings yang menunjukkan semakin banyak perguruan tinggi di dunia mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam pendidikan, penelitian, tata kelola institusi, hingga pengabdian kepada masyarakat sebagai kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian SDGs.

Pada sesi ini, Prof. Lee membawakan materi bertajuk “Global Best Practice: Universities Driving SDGs Implementation and Shaping Post-2030 Agenda”. Ia menekankan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai penyelenggara pendidikan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sebagai penggerak transformasi menuju pembangunan berkelanjutan melalui tata kelola institusi, riset yang menjawab kebutuhan masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor.

Dalam pemaparannya, Prof. Lee membagikan berbagai praktik terbaik yang telah diterapkan National Dong Hwa University dalam mengintegrasikan SDGs ke dalam kebijakan dan aktivitas kampus. Berbagai inisiatif tersebut meliputi penguatan community resilience, pengembangan ekonomi sirkular, aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, hingga penguatan kemitraan internasional yang menjadi fondasi strategi keberlanjutan institusi.

Menurut Prof. Lee, keberhasilan implementasi SDGs tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar mampu menghasilkan dampak yang berkelanjutan.

Universities should not only educate students but also become living laboratories for sustainable development. By integrating research, governance, community engagement, and international partnerships, universities can drive meaningful action toward the Post-2030 Sustainable Development Agenda,” ujarnya.

Selain memaparkan praktik terbaik, Prof. Lee juga memperkenalkan konsep adaptive capacity sebagai pendekatan untuk membangun ketahanan masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim dan berbagai tantangan global.

Menurutnya, kapasitas adaptif perlu diperkuat melalui peningkatan akses terhadap sumber daya, pembelajaran berkelanjutan, kolaborasi multipihak, serta tata kelola yang inklusif sehingga mampu melahirkan kebijakan yang efektif, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat.

Melalui SDGs Lecture ini, peserta memperoleh wawasan mengenai praktik terbaik implementasi SDGs dari perspektif internasional sekaligus memperluas pemahaman tentang pentingnya kolaborasi lintas negara dalam mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Sebagai bagian dari rangkaian SDGs Center Conference 2026, kegiatan ini memperkuat peran Universitas Pertamina sebagai ruang kolaborasi dan pertukaran pengetahuan yang mendorong lahirnya inovasi, praktik baik, dan aksi nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. 

Semangat tersebut mencerminkan komitmen UPER Berdampak dalam menghasilkan kontribusi nyata melalui pendidikan, riset, inovasi, dan kolaborasi internasional yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Upaya ini juga selaras dengan Asta Cita ke-8, yakni memperkuat harmoni dengan lingkungan, budaya, dan toleransi melalui pembangunan yang berkelanjutan.

Kegiatan ini sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kapasitas akademik dan pembelajaran mengenai pembangunan berkelanjutan, SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi akademik internasional, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui penyebarluasan praktik dan pengetahuan yang mendukung aksi iklim berbasis sains. [MV]
Thumbnail Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved