ID / EN
Berita Kampus

Inovasi IoT untuk Konservasi Mangrove, Mahasiswa Universitas Pertamina Raih Silver Medal di Malang Edufest 2026


Published by: Universitas Pertamina Rabu, 17 Juni 2026
Dibaca: 301 kali
Pelestarian mangrove menjadi salah satu upaya penting dalam menjaga kawasan pesisir sekaligus mendukung mitigasi perubahan iklim. Berangkat dari kebutuhan akan sistem pemantauan yang lebih efektif, dua mahasiswa Universitas Pertamina mengembangkan inovasi berbasis teknologi yang mengantarkan mereka meraih Silver Medal pada ajang Malang Edufest 2026.

Mereka adalah Muhammad Hasyim Hudoyo dari Program Studi Teknik Lingkungan angkatan 2024 dan Muzaki Ahmad Fathir dari Program Studi Teknik Elektro angkatan 2024. Keduanya mengembangkan MOPI (Mangrove Optimization Platform with Internet of Things atau IoT), sebuah platform yang dirancang untuk mendukung pemantauan kondisi ekosistem mangrove secara lebih akurat, efisien, dan berkelanjutan.

Inovasi tersebut lahir dari besarnya potensi sekaligus tantangan pengelolaan mangrove di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Kehutanan tahun 2025, Indonesia memiliki sekitar 3,44 juta hektare hutan mangrove atau sekitar 23 persen dari total mangrove dunia. 

Luasan tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan tanggung jawab besar dalam menjaga ekosistem mangrove yang berfungsi sebagai penyerap karbon alami, pelindung wilayah pesisir dari abrasi, serta penopang keanekaragaman hayati.

Dalam pengembangannya, MOPI memanfaatkan teknologi sensor dan sistem pemantauan digital untuk mengumpulkan data lingkungan secara real-time sehingga kondisi ekosistem dapat dipantau secara lebih terukur dan berbasis data. Capaian ini sekaligus menunjukkan bagaimana Universitas Pertamina terus mengembangkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi untuk mendukung pelestarian lingkungan.

Pemanfaatan data secara real-time memungkinkan proses pengambilan keputusan dalam pengelolaan kawasan mangrove dilakukan secara lebih cepat dan berbasis kondisi lapangan. Dengan demikian, berbagai pihak dapat merespons perubahan lingkungan secara lebih tepat sekaligus meningkatkan efektivitas upaya konservasi.

Keunggulan MOPI juga terletak pada kolaborasi lintas disiplin antara bidang lingkungan dan teknologi. Sinergi keilmuan antara mahasiswa Teknik Lingkungan dan Teknik Elektro menghasilkan solusi yang menggabungkan pemahaman terhadap karakteristik ekosistem dengan penerapan teknologi digital dalam pemantauan lingkungan.

Muhammad Hasyim Hudoyo menjelaskan bahwa pengembangan MOPI berangkat dari kebutuhan akan sistem pemantauan lingkungan yang lebih adaptif dan mudah diterapkan di lapangan.

“Kami melihat bahwa teknologi dapat menjadi alat yang efektif untuk mendukung pelestarian lingkungan. Melalui MOPI, kami ingin menghadirkan sistem yang dapat membantu pemantauan kondisi mangrove secara lebih terukur sehingga pengelolaan ekosistem dapat dilakukan secara lebih tepat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia berharap inovasi tersebut dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan dalam pengelolaan kawasan pesisir di berbagai daerah.

“Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa solusi terhadap tantangan lingkungan dapat lahir dari kolaborasi lintas disiplin. Kami berharap MOPI dapat terus dikembangkan dan memberikan kontribusi bagi pengelolaan ekosistem pesisir di Indonesia,” tambahnya.

Inovasi MOPI sejalan dengan implementasi Asta Cita ke-8 Presiden Republik Indonesia, yaitu memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya. Melalui pemanfaatan teknologi berbasis Internet of Things (IoT), MOPI mendukung pengelolaan ekosistem mangrove yang lebih efektif dan berkelanjutan. 

Inovasi ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 13, Climate Action melalui pemanfaatan teknologi untuk mendukung mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, serta SDGs poin 14, Life Below Water melalui penguatan upaya konservasi dan pengelolaan ekosistem pesisir secara berkelanjutan. [MV]
Thumbnail
Bagikan:
Bagikan ke WhatsApp
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan ke Telegram
Bagikan ke LinkedIn

Tinggalkan Balasan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalan UU ITE

© 2026 Universitas Pertamina.
All rights reserved