Hubungan Internasional

Hubungan Internasional UP berfokus pada Diplomasi dan Keamanan Energi. Diplomasi energi pada program studi ini menitikberatkan pada hubungan antar aktor HI dalam dinamika tata kelola global. Sedangkan keamanan energi difokuskan pada pemenuhan ketahanan dan keamanan energi sebuah negara serta pola interaksinya di tatanan politik global. Kedua kajian tersebut menjadikan program ini sebagai satu-satunya studi HI yang berfokus di bidang energi di Indonesia

Tentang Program Studi

Program Studi Hubungan Internasional (HI) merupakan ilmu interdisiplin yang mempelajari tentang hubungan antar aktor internasional dari segala aspek yang menitiberatkan pada politik dan diplomasi antar bangsa atau ekonomi politik internasional.

Keberadaan ilmu HI bagi masyarakat Indonesia menjadi sangat penting mengingat di era keterbukaan seperti sekarang, berbagai perkembangan yang terjadi di level lokal hingga internasional memiliki pengaruh yang luas terhadap berbagai lapisan masyarakat dunia. Kecermatan dan kepekaan analisis strategis yang diperlukan dalam memajukan dan memperjuangkan posisi serta kepentingan Indonesia di panggung politik internasional, menjadi salah satu materi inti dan keunggulan pembelajaran di Program Studi HI Universitas Pertamina.

Keunggulan Program Studi HI Universitas Pertamina yaitu:

  • Program Studi HI Universitas Pertamina dibangun dari keunggulan dan karakteristik Pertamina dan studi mendalam terhadap program studi HI di berbagai universitas di Indonesia dan universitas ternama di dunia.
  • Kompetensi lulusan program studi HI Universitas Pertamina mencakup kompetensi dasar yang memenuhi standar nasional berdasarkan Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia (AIHII), dan kompetensi khusus berdasarkan pilihan konsentrasi studinya.
  • Program studi HI Universitas Pertamina mencetak lulusan siap kerja dengan pembelajaran yang berbasis student-based learning. Dengan metode ini, mahasiswa akan belajar dengan objek kontekstual dan nyata dalam kehidupan, serta terlatih untuk berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah.

Program studi Hubungan Internasional memiliki akar asal muasal yang sangat kuat dari ilmu politik. Pada awalnya, Hubungan Internasional sebagai bagian dari ilmu politik yang berdimensi lintas batas negara (cross border) atau internasional. Selain itu, Hubungan Internasional juga sangat terkait dengan perbandingan politik (comparative politics) khususnya yang membandingkan politik suatu negara dengan negara lain.

Sebagai bidang kajian yang multidisipliner, Hubungan Internasional sangat terkait dengan bidang kajian yang lain khususnya politik, hukum, ekonomi, sejarah, geografi, sosiologi, dan psikologi. Secara umum, program studi Hubungan Internasional memiliki 8 mata kuliah inti yang ditetapkan Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia (AIHII). Delapan mata kuliah inti tersebut mencakup:

  1. Pengantar Hubungan Internasional
  2. Teori Hubungan Internasional
  3. Politik Dunia
  4. Hukum Internasional
  5. Diplomasi dan Negosiasi
  6. Metode Penelitian Hubungan Internasional
  7. Organisasi Internasional
  8. Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Untuk mendukung mata kuliah inti, program studi Hubungan Internasional Universitas Pertamina juga memiliki beberapa mata kuliah wajib yang terdiri dari:

  1. Sejarah Dunia Modern
  2. Geoekonomi dan Geostrategi
  3. Tatanan Dunia Kontemporer
  4. Pengantar Kajian Keamanan
  5. Pengantar Ekonomi Politik Internasional
  6. Globalisasi dan Regionalisme
  7. Tata Kelola Global
  8. Energi dan Pembangunan
  9. Isu Non-Konvensional
  10. Isu lingkungan dalam Hubungan Internasional
  11. Diplomasi Ekonomi Indonesia
  12. Diplomasi Pertahanan Indonesia
  13. Kebijakan Global China
  14. Kebijakan Global Amerika Serikat
  15. Dinamika Kawasan (Asia Pasifik, Afrika dan Timur Tengah, Eropa, Amerika Selatan, dan ASEAN)
  16. Seminar Pilihan Masalah

Profesi lulusan Program Studi HI Universitas Pertamina memiliki cakupan yang luas dan beragam, mulai dari ranah publik seperti kementerian luar negeri dan kementerian/lembaga lainnya hingga pemerintahan daerah; serta di lingkungan swasta baik di dalam maupun luar negeri. Beberapa profil utama dan profesi lulusannya adalah diplomat, analis di lembaga publik atau swasta, jurnalis internasional, tenaga profesional di lembaga internasional, dan government relations specialist di perusahaan multinasional.

Peminatan Program Studi

Karakteristik Program Studi HI Universitas Pertamina terletak pada konsentrasi yang fokus pada aspek-aspek internasional dari bidang energi, yaitu:

  • Diplomasi Energi

Konsentrasi ini mengedepankan pembelajaran yang fokus pada tata kelola energi global, lalu lintas perdagangan energi, serta peran diplomasi dalam rangka pemenuhan kebutuhan energi nasional. Hal-hal yang dipelajari antara lain Diplomasi Energi Indonesia, Kepentingan Nasional Energi, serta Praktik Simulasi Diplomasi Energi di Forum Multilateral maupun Bilateral.

  • Keamanan Energi

Konsentrasi ini mempelajari bagaimana energi merupakan sumber daya yang strategis dan krusial bagi setiap bangsa.Fokus dari Konsentrasi ini adalah Percaturan antar aktor dalam bidang Energi Internasional dari aspek pertahanan keamanan yang merupakan aspek strategis dari setiap negara. Hal-hal yang dipelajari antara lain Negara dan Keamanan Energi, Bisnis Energi dan Konflik serta Strategi Pertahanan Indonesia.

Selain mata kuliah wajib klaster, terdapat pula mata kuliah pilihan bebas klaster yang terdiri dari:

  1. Geopolitik Energi
  2. Ekonomi Politik Energi
  3. Kebijakan Energi Indonesia
  4. Aktor-aktor Internasional dalam Sektor Energi
  5. Strategi Pertahanan Indonesia
Kegiatan yang Telah Dilaksanakan
  • Model ASEAN Conference Universitas Pertamina (MAC UP) 2016. Topik: Exploring Green Energy: Experience and Network, 14-16 November 2016.
  • Model ASEAN Meeting Universitas Pertamina (MAM UP) 2017. Topik: ASEAN after 50 Years: What’s Next?
  • Studium Generale 2017. Pembicara: Prof. Dr. Dewi Fortuna Anwar, M.A. Topik: Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Era MEA.
  • Studium Generale 2018. Pembicara: H.E. Dr. Mehmet Kadri Sander Gurbuz (Dubes Turki). Topik: Prospective Relations between Indonesia-Turkey in the context of Geopolitics and Geoeconomics.
  • Kuliah Tamu Mata Kuliah Sejarah Dunia Modern. Pembicara: Tai Wan Ping, Ph.D. (Associate Professor, Department of International Business Cheng Shiu University).
  • Kuliah Tamu Mata Kuliah Kebijakan Luar Negeri. Pembicara: Andrew Wiguna Mantong, M.Sc. (Pengamat Kebijakan Luar Negeri dan Peneliti di CSIS). Topik: Analisis Kebijakan Luar Negeri dari Perspektif Hubungan Internasional.
  • Kuliah Tamu Mata Kuliah Diplomasi dan Negosiasi. Pembicara: Nara Masista Rakhmatia, M.Litt. (Assistant for Program of Regional Organization to the Deputy Director at Ministry of Foreign Affairs, Republic of Indonesia). Topik: Diplomacy in Practice: Diplomatic Protocol and Etiquette.
  • Study excursion ke Kedutaan Perancis, British Embassy, dan Pusat Kebudayaan Russia, 15-16 Mei 2017
  • Upcoming study excursion: MetroTV dan CNN (international desk), akhir Maret 2018 dan Office of Defense Cooperation (ODC) Kedutaan Besar Amerika Serikat, 9 Mei 2018
  • Kursus Bahasa Turki

Daftar Dosen

Ketua Program Studi:

Silvia Dian Anggraeni, M.A.

Dosen:

  1. Dr. Ian Montratama
  2. Dr. Rusdi Abbas
  3. Indra Kusumawardhana, M.Hub.Int.
  4. Aninda. R. Tirtawinata, M.Litt.
  5. Dian Novikrisna, M.IS.
  6. Frieska Haridha, M.A.
  7. Iqbal Ramadhan, M.IP
  8. Silvia Dian Anggraeni, M.A.