Hadiri Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko), Mahasiswa Universitas Pertamina Berkomitmen Menjaga Dan Mengamankan Kegiatan-kegiatan Nasional

Jakarta – Sebanyak enam orang perwakilan Mahasiswa Universitas Pertamina didampingi oleh Manajer Pengembangan Bakat dan Organisasi Kemahasiswaan (PBOK) Universitas Pertamina, Teuku Muhammad Roffi, Ph.D, mengikuti Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Selatan yang diselenggarakan oleh Polres Metro Jakarta Selatan bekerjasama dengan Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Serbaguna Blok B Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan pada hari Jumat, 11 Oktober 2019.

Dalam kegiatan bertajuk “Coffee Morning bersama Sivitas Akademika se-Jakarta Selatan” tersebut, hadir Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Marullah Matali, Lc., M.Ag.; Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Bastoni Purnama, S.IK; Dandim 0504/JS Kolonel Arh Tony Aris Setyawan; Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Anang Supriatna, SH., MH; serta Rektor Perguruan Tinggi di Wilayah Jakarta Selatan atau yang mewakili dan perwakilan mahasiswa/i Perguruan Tinggi di Wilayah Jakarta Selatan yang berjumlah lebih dari 30 orang.

Melalui kegiatan ini, para Pimpinan Kota Jakarta Selatan mengajak mahasiswa Perguruan Tinggi di Wilayah Jakarta Selatan untuk senantiasa menjaga wilayah Jakarta Selatan agar menjadi wilayah yang aman, damai dan nyaman. Para Pimpinan Kota Jakarta Selatan juga menghimbau agar mahasiswa dapat menyampaikan pendapat secara santun dan mengutamakan audiensi dengan pihak terkait, menghindari cara-cara anarkis yang berpotensi untuk merusak fasilitas umum serta merugikan masyarakat dan lingkungan.

Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Perminyakan Universitas Pertamina, Fadhil Risnanda menyatakan bahwa forum ini sangat bermanfaat dan merupakan awal yang baik dalam menjaga hubungan antara pemerintah, aparatur sipil negara dan akademisi. “Semoga forum semacam ini dapat secara rutin dilaksanakan dengan konsep yang lebih komprehensif, sehingga mahasiswa dapat dilibatkan dalam penyelesaian isu-isu tertentu,” tambahnya.

Manajer Pengembangan Bakat dan Organisasi Kemahasiswaan (PBOK) Universitas Pertamina, Teuku Muhammad Roffi, Ph.D, mengatakan bahwa mahasiswa dapat menjaga arah pembangunan dengan tetap menjunjung etika akademik dan profesi serta mengutamakan dialog, diskusi, dan kanal akademik lainnya dalam penyampaian pendapat.

Contact Appointment