Berita Kampus
Optimalisasi Digital Marketing Lewat Pelatihan Media Sosial

Published by: Universitas Pertamina 17 June 2022
Jakarta, 17 Juni 2022 - Universitas Pertamina menggelar pelatihan media sosial bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang bertempat di Ruang Auditorium Gedung Griya Legita (16/06). Pelatihan ini bertujuan untuk membangun pengetahuan bagi para tenaga pendidik dan tenaga kependidikan untuk mengelola sosial media institusi.

Pada pelatihan media sosial kali ini Sekretaris Universitas Pertamina, Roby Hervindo, dan Manajer Marketing Communication Universitas Pertamina, Haryo Windratno, turut memberikan materi mengenai hal-hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan engagement di media sosial khususnya Instagram.

Menurut Roby Hervindo atau yang akrab disapa Roby, media sosial merupakan wajah institusi karena melalui media sosial lah institusi bisa membangun brand awareness hingga brand loyalty bagi konsumen maupun calon konsumen. “Kalau IG nya atau websitenya jelek, konsumen nggak akan percaya sama kita, maka dari itu, buat lah tampilan IG yang menarik”, jelas Roby.

Dalam paparannya, Roby menyampaikan hal-hal yang perlu dilakukan dalam mengelola Instagram. Yang pertama, konsisten dalam melakukan interaksi dengan followers. Hal ini bisa dilakukan dengan cara konsisten melakukan publikasi konten yang relevan dengan identitas brand dan target followers, membentuk feed Instagram dengan grid yang menarik, serta membuat editorial plan agar publikasi konten terjadwal dengan baik.

Yang kedua, buat lah konten yang bervariasi namun masih sejalan dengan fokus dan tujuan institusi terkait. Caranya dengan membuat content pillar yaitu pengelompokkan jenis konten yang akan dipublikasikan serta membuat variasi tipe konten seperti reels, carousel, feed, story, dan IGTV.

Yang ketiga lakukan kolaborasi dengan influencer yang relevan dengan institusi. Sedangkan yang terakhir lakukan monitoring secara berkelanjutan untuk mengukur engagement rate dari konten yang sudah dipublikasi.

Pemaparan materi yang kedua disampaikan oleh Haryo Windratno selaku Manajer Marketing Communication Universitas Pertamina. Pada kesempatan kali ini, Haryo menyampaikan materi terkait kiat-kiat dalam membuat konten Instagram, cara melakukan monitoring konten dengan memanfaatkan fitur Instagram.

Dalam membuat konten Instagram, disampaikan oleh Haryo, staf media sosial harus menyesuaikan tren yang sedang berlangsung di masyarakat. Setelahnya dapat dilakukan copywriting untuk menghasilkan storyline. Kemudian buatlah desain poster atau konten video yang sesuai dengan storyline yang ada. Setelah konten dipublikasikan, lakukan monitoring secara rutin untuk mengetahui feedback dari konsumen.

Monitoring dapat dilakukan dengan cara mengukur engagement rate (ER). Engagement merupakan segala jenis interaksi yang dilakukan antara pemilik akun instagram dengan pengguna lainnya. Sedangkan ER adalah jumlah interaksi di sebuah akun Instagram. 

Mengukur ER bisa dilakukan dengan memanfaatkan fitur yang disediakan oleh Instagram. Instagram memiliki beberapa fitur yang bisa digunakan untuk mengukur ER konten, yakni fitur Insights, Reach, dan Impressions.

Fitur insights dapat digunakan secara maksimal pada akun bisnis. Fitur Insights dapat digunakan untuk menunjukkan data statistik pengunjung dari setiap publikasi konten instastory dari sebuah akun Instagram. Fitur Reach dapat digunakan untuk mengukur jumlah pengguna Instagram (unique account) yang berinteraksi dengan konten (memberikan like dan comment). 

Sedangkan fitur Impressions dapat digunakan untuk mengukur frekuensi seberapa sering konten muncul di halaman pengguna lain. Selain mengukur ER, ada pula fitur instagram lainnya yang dapat membantu mempromosikan konten agar bisa muncul di halaman target audiens yang sudah ditentukan yakni fitur boost post.

“Bila semua fitur ini dimanfaatkan dengan optimal, maka kita bisa mengetahui trik-trik kapan waktu yang tepat untuk mempublikasikan konten supaya bisa dilihat banyak orang” tutur Haryo.

Dengan dilakukannya pelatihan media sosial ini, diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan baru kepada para peserta pelatihan tentang cara efektif meningkatkan pertumbuhan engegement rate. [RD]

© 2021 Universitas Pertamina.
All Rights Reserved