Bekali Calon Lulusan di Dunia Kerja, Program Studi Manajemen Universitas Pertamina menggelar Sarasehan bertema Human Resource & Finance Collaboration: From Opposite to Collaborate

Jakarta – Di sebuah perusahaan acapkali sejumlah departemen memiliki peranan vital dalam menjalani fungsi perencanaan dan operasional perusahaan. Sejumlah departemen seperti Departemen Sumber Daya Manusia dan Departemen Keuangan dianggap memiliki peranan penting bagi keberlangsungan suatu perusahaan mengingat dari kedua departemen itulah fungsi bisnis dapat berjalan. Meskipun dianggap penting bagi eksistensi suatu perusahaan, terkadang kedua fungsi tersebut kurang memiliki kolaborasi yang cukup baik karena dianggap memiliki tugas yang berlawanan. Padahal kekuatan bisnis dan kesuksesan perusahaan tidak dapat tercapai tanpa kolaborasi yang baik antar departemen. Para Human Resource (HR) pun berlomba-lomba untuk mendapatkan SDM berkualitas yang tidak hanya pintar secara akedemis tetapi juga mampu memiliki kemampuan komunikasi yang baik.  Untuk menyiapkan hal tersebut, Program Studi Manajemen Universitas Pertamina menggelar sarasehan berjudul Firework 1st (Finance And Human Resource Work In Action 1st) pada 27 September 2018. Kegiatan yang mengangkat tema “Human Resource & Finance Collaboration: From Opposite to Collaborate” untuk membekali mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja.  

Acara yang dipandu oleh Wenty Gaffrina Martin, S.Mn selaku Manajer Hubungan UKM Bank CIMB Niaga, Tbk.,.  Firework 1st  turut mengundang Alexander Bram Widi Kusuma selaku Kepala Divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Umum PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Berlian Anom Sari selaku Deputi Manajer Umum Keuangan & Akuntansi di PT Bungasari Flour Mills Indonesia, dan hadir pula Dosen Manajemen Universitas Pertamina yang pernah menjabat sebagai Manajer Faktur di Weatherford Indonesia, Evi Sofia, untuk memberikan gambaran pentingnya kolaborasi fungsi Departemen Sumber Daya Manusia dan Departemen Keuangan dalam dunia kerja yang dilangsungkan dalam diskusi panel.

Pada sesi pertama, Alexander Bram Widi Kusuma dan Berlian Anom Sari memberikan pemaparan mengenai peran dan strategi bisnis dari Departemen Sumber Daya Manusia dan Departemen Keuangan sebagai pendukung organisasi. Alexander menjelaskan bahwa untuk mencapai tujuan perusahaan diperlukan strategi yang tepat untuk memastikan organisasi memiliki sumber daya dengan keterampilan, kompetensi, dan posisi yang tepat. Dalam pengelolaah sumber daya perlu adanya peningkatan motivasi untuk meningkatkan retensi karyawan. Untuk mencapai hal  tersebut, Departemen Keuangan memegang peranan penting untuk mendukung pengelolaan anggaran, kegiatan perekrutan karyawan, atau pengadaan program pelatihan karyawan. Di sisi lain, Berlian juga menjelaskan bahwa untuk melakukan perencanaaan dan pengelolaan keuangan serta aset perusahaan dengan baik, Departemen Keuangan bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan oleh Departemen Sumber Daya Manusia saat perekrutan karyawan baru sehingga sejatinya kedua fungsi departemen ini saling bergantung satu sama lain.

Selanjunya pada sesi kedua diskusi panel, moderator acara yaitu Wenty, berserta tiga pembicara lainnya; Alexander, Berlian, dan Evi Sofia membahas kolaborasi yang terjadi di Departemen Sumber Daya Manusia dan Departemen Keuangan di perusahaan. Dalam diskusi panel tersebut, ketiga pembicara setuju bahwa pemanfaatan teknologi dapat memudahkan terciptanya kolaborasi efektif. Salah satu platform yang sukses melakukan integrasi antar kedua departemen tersebut adalah FinancialForce. Aplikasi ini dianggap dapat membantu kedua departemen dalam pengawasan dan pelaporan kinerja dengan informasi real- time yang dapat membantu bisnis proses berjalan efektif dan efisien.

Diharapkan dengan terselenggaranya acara ini, Mahasiswa Universitas Pertamina dapat memiliki gambaran mengenai kondisi dunia kerja dengan menganalisa permasalahan yang ada di dunia kerja dan merencanakan penyelesaian permasalahan salah satunya dengan mengemukakan pendapat yang masuk akal dan sistematis. (VP)